Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Pelajaran Nek encim pada aki Rahmat


__ADS_3

Tanpa terasa sudah tiga bulan Aki Rahmat pergi dari rumah Pak Josep, sudah tiga bulan pula aki Rahmat menjalani hidup sendiri di bengkel berukuran empat kali empat yang terletak di tepi jalan raya, suka duka kembali di rasakan aki Rahmat sejak berpisah dari Nirmala.. Hidup yang awalnya semarak serta bahagia berubah menjadi duka.


"Mala" Abang kangen"! Desis aki Rahmat yang menatap atap kamar sempitnya.


Maafkan Abang Mala, Abang salah udah membentak kamu, Abang kesepian Mala tanpa kamu!" gumam aki Rahmat dengan mata berkaca kaca menatap foto Nirmala dan anak anaknya di ponsel milik nya.


Sementara di rumah pak Josep.. seluruh keluarga pak Josep berkumpul dari nek encim, nek Inayah, pak Ilham!"sampai Adik Josep yang menetap di Amerika ikut hadir Karana mendengar kabar jika aki Rahmat sudah menyakiti Nirmala sang princes Keluarga Josep.


Kurang ajar si Rahmat!' lancang sekali dia membentak cucuku"! umpat nek Inayah yang kesal mendengar Nirmala dibentak aki Rahmat..


Awas aja kalau ketemu, aku bikin perkedel dia!" ujar pak Ilham yang juga merasa kesal mendengar cucu kesayangan nya tersakiti oleh aki Rahmat.


Tenang aja semua, kalau ketemu dia kita serang sama sama!" ucap enak encim sambil menggulung lengan bajunya sampai ke siku.


"Sekarang, apa yang akan kamu lakukan Nirmala? tanya adiknya pak Josep yaitu Jemima.


"Mala, akan mengajukan gugatan cerai Tante?" Mala nggak mau bersatu lagi dengan dia?" jawab Nirmala yang sudah mulai terlihat lebih bersemangat setelah insiden di bentak oleh aki Rahmat.


"Bagus Mala, nenek mendukung keputusan kamu, gugat cerai si Rahmat habis perkara!" ucap nek Inayah yang memangku anak Nirmala..


Nggak segampang itu Mala" pernikahan pertama kamu udah gagal, apa iya harus gagal lagi, Tante akui kamu cantik serta pintar tapi apa kamu nggak mikirin anak mu kedepannya gimana, hidup tanpa merasakan kehadiran seorang ayah..Tante nggak mau kamu bernasib sama seperti Tante Mala!" ucap Tante nya nirmala yang mengusap pundak Nirmala penuh rasa sayang.


Emang kenapa kalau Mala cerai lagi? kan nggak masalah Nirmala bisa dapat suami yang lebih baik dari si Rahmat bodoh itu!.


ujar nek encim.


"Bener,! Nirmala bisa dapatin suami lebih baik dari si Rahmat, tapi pikirin psikis anak nya nanti gimana, Apa Nirmala tidak akan mendapat cercaan di luar sana jika sampai dua kali gagal berumah tangga.. opini masyarakat pasti jelek terhadap Nirmala dan itu bisa berdampak pada anak anak nya.. dulu saya juga mengalami seperti Nirmala" tapi apa.. anak anak saya yang jadi korban nya makanya saya terpaksa hijrah ke Amerika hingga mendapatkan suami orang sana..


"Kamu" benar Jemima, semua harus kita pikirkan baik baik!. jangan sampai salah langkah...Mala" untuk sementara biakan seperti ini dulu tunggu dua bulan lagi jika tidak Ada perubahan, kamu bisa mengajukan gugatan cerai itu!"sekarang kamu tenang kan dulu pikiran kamu"! ujar pak Ilham memberi saran.


"Baiklah kek" akan Mala,, usahakan untuk berfikir jernih!"jawab Nirmala.

__ADS_1


"Mala" kamu mau nggak liburan di tempat Tante, disana seru Lo?" tanya Jemima pada Nirmala.


Malas Tante, ngapain ujung ujungnya cuma dirumah aja!" jawab Nirmala yang tanpa semangat.


Mau aja Mala" disana kan banyak bule cakep tentu lebih perkasa dari pada si Rahmat Gila itu!" jika kamu mau, Nenek ikut ya.. siapa tau ada bule yang bisa nenek gaet jadi suami nenek"! ucap nek encim.


"Encim gila, udah tua masih aja ganjen!" dumel nek Inayah.


Ya nggak ada salah nya kan Inayah" lagi pula aku udah lama menjada jadi wajar kalau cari suami baru, beda sama kamu masih bersuami ada yang menghangatkan kalau musim hujan"!oceh nek encim tanpa tau malu..


Encim- encim udah tua masih tidak berubah malah makin jadi gila nya...cuma orang buta kali yang mau sama kamu"! omel pak Ilham yang langsung beranjak meningalkan ruang keluarga menuju kamarnya


" Mala" kita jalan jalan mau nggak? anak anak mu biar sama mama mu aja.. ngilangin suntuk!" ajak Jemima yang hanya bisa mengurut dada mendengar celotehan ibu sambungnya.


Kemana Tante? Tanya Nirmala tanpa semangat...


"Kemana aja, asal jangan keneraka"! jawab Jemima Sambil tertawa.


Pergilah Mala, urusan anak anak mu serahkan pada mama!" perintah Audy yang merasa iba melihat kondisi putrinya.


"Jemima" tolong hibur Nirmala ya!" mbak nggak mau dia terpuruk seperti kemarin"! pinta Audy.


Tenang aja mbak, akan Mima hibur Nirmala!" jawab Jemima.


"Mima" ibu ikut ya, biar bisa menghibur Nirmala juga..pinta nek encim yang sudah siap dengan gaya bak wanita sosialita.


"Iya,,tapi jangan Bikin ulah ya ntar Mima tenggelamkan ibu di sungai Citarum!" ancam Jemima.


"Iya" jawab Nek encim dengan wajah cemberut.


"Mala" kita ke pantai mau nggak?" tanya Jemima yang duduk di samping pak supir..

__ADS_1


"Boleh Tante" udah lama Mala nggak ke pantai!"jawab Nirmala yang menatap ke arah pertokoan yang mereka lewati.


"Jemima" tolong berhenti!" pinta nek encim yang sudah mengurung baju nya sebatas siku.


"Emang ibu" mau ngapain?" tanya Jemima kebingungan.


"Adalah, kalian tunggu di sini ya, ibu mau ke bengkel itu ada yang mau ibu tanyakan!" ucap nek encim yang langsung turun dari mobil.


Ibu mau beli apa si di bengkel?" gumam Jemima menatap ke arah nek encim.


Barang kali mau nyari apa gitu Tante, nek encim kan orangnya emang aneh!" jawab Nirmala yang terus menatap ponsel nya.


Ko ibu lama banget ya? pak" mundurkan mobil nya kita ke bengkel itu!" pinta Jemima.


"Baik nyonya" jawab pak Supir..


Wah parah Mala" lihat itu ibu encim menghajar siapa?" tanya Jemima menunjuk kedalam bengkel motor.


"Itu aki Rahmat, sama Hasanah!"jawab pak sopir sambil meringis menatap ke arah aki Rahmat yang terjengkang ditimpa ban motor yang di pukul kan oleh nek encim ke arah aki Rahmat.


"Apa..? jadi itu suami mu Mala" ko tua biarpun ganteng seperti orang turki..apa mata mu udah rabun ya Mala, nyari suami aki aki tua begitu?" tanya Jemima yang terus menatap ke arah nek encim.


"Ampun nek, Aku salah""ampun!" teriak aki Rahmat yang wajahnya sudah bonyok dengan darah yang mengalir dari hidung nya..


"Ampun" kamu bilang, dasar laki laki tua gila?" berani sekali kamu nyakitin Nirmala cucu kesayangan ku dan Inayah..aku aja yang sejak Nirmala masih kecil ikut mengurus nya tidak pernah membentak nya, sedang kamu yang sudah enak- enak kan dapat udah gede, udah bisa kamu rudal paksa seenak nya.! membentak dia!"ini rasakan tendangan ala nek encim yang jawara kampung di masa muda"! ucap nek encim yang langsung menendang Senjata keramat milik aki Rahmat hingga aki Rahmat berteriak histeris.


Aaaaaaaaaaaaa.....teriak Aki Rahmat sambil memegang benda keramatnya.


"Bapak" pangil Hasanah yang berusaha membantu aki Rahmat.


Jadi kamu anak si Rahmat yang nggak jentelmen ini, nih rasakan pukulan maut encim binti Sadikin plaaaak....!plaaaaak....!plaaaaak...!plaaaaak..!

__ADS_1


Rahmat kalau kamu mau nuntut saya,silahkan saya tunggu di rumah.! awas aja kamu nyari cucuku Nirmala, akan aku gorok leher mu sekalian aku gantung di atas Monas sana!"ancam nek encim yang langsung berjalan menuju mobil mereka.


Nirmala menatap takjub pada nek encim meski udah tua tapi begitu gesit menangkis pukulan Hasanah, hingga Hasanah ikut terjengkang dan langsung masuk ke got di samping bengkel..


__ADS_2