Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Rencana nek Encim


__ADS_3

Nek encim pulang dengan hati dongkol. karena dalam sehari dia sudah kehilangan uang jutaan rupiah hanya untuk menuruti keinginan Bu Sri.


Dasar Sri pembohong, ujung ujungnya aku juga yang bayar katanya sudah kaya. omel nek Encim yang Baru turun dari mobil.


"Ibu kenapa, baru pulang udah marah marah nggak jelas? tanya Erna yang baru keluar dari kamar Broto.


"Nggak apa apa" kamu ngapain Dari kamar Broto, jangan jangan kamu berbuat mesum sama Broto ya?" tanya nek Encim seperti menyelidiki melalui tatapan matanya.


Erna cuma beresin kamar mas Broto Bu, diakan masih di kantor. jadi karena Erna nggak ada kegiatan ya Erna beresin aja pakaian calon suami Erna


jawab Erna yang mulai berani membantah.


Kamu sejak bergaul dengan Audy, jadi berani menjawab setiap ibu berbicara ya. omel nek Encim dengan menunjuk ke wajah Erna.


Setiap orang berhak membantah jika apa yang dituduhkan padanya itu tidak benar. lagi pula kita tidak perlu diam saja jika diminta melakukan hal yang diluar kemauan kita, selama itu tidak melanggar aturan agama. ucap nek Inayah yang baru dari dapur.


"Kamu juga, selalu ikut campur dalam urusan keluarga ku ya Inayah. oceh nek encim.


Aku tidak akan ikut campur kalau kamu tidak terlalu menekan Erna, kasihan dia. masa ia harus nurutin kemauan kamu terus, sekali sekali biarkan dia mengikuti kata hatinya. lagi pula kita sebagai orang tua jangan suka menekan anak, jadinya mereka akan berontak..kata nek Inayah berusaha menyadarkan nek encim yang egois.


Kamu sama anakmu sama sama bermulut lemes, benci aku sama kalian semua. maki nek encim yang langsung berjalan menuju kamarnya.


Nek Inayah dan Erna hanya bisa menghela nafas melihat kekerasan kepalaan Nek encim.

__ADS_1


Besok akan aku beri kalian pelajaran, awas aja. ancam nek encim menatap kearah Audy sekeluarga.


Ko kamar ibu masih terang ya? apa ibu belum tidur ?" gumam Erna yang hendak mengambil Air untuk persediaannya minum dikamar.


Jadi Serbuk itu cukup di taburkan ke makanana aja gitu ya?" kata nek Encim entah berbicara dengan siapa melalui ponsel.


Erna inggin mengacuhkan obrolan ibunya entah dengan siapa, tapi karena ibunya menyebut nama Audy dan Nirmala. Erna langsung menguping pembicaraan ibunya.


"Biar aja, biar Audy dan Josep malu kalau para tamu akan merasakan sakit perut semuanya "haaaa...!"haaaaa....!tawa nek Encim terbahak bahak.


Maksud ibu apa sih?"tanya Erna dalam hati.


"Iya terima kasih" ya Sri. besok kamu akan mendengar berita heboh jika semua tamu Nirmala akan mencret mencret di tempat!' iya aku juga sudah tidak sabar menantikan kejadian itu besok.. kata nek encim yang masih bertelfon ria bersama Bu Sri.


Senang benget akhirnya aku bisa membalas dendam pada mereka. ucap nek Encim dengan mengeluarkan serbuk dalam plastik dari dompetnya..


Itu serbuk apa yang ada ditangan ibu,? pikir Erna bingung.


Dengan serbuk pencahar ini akan aku buat kalian malu dihadapan seluruh tamu besok. kata nek encim yang langsung memasukan kembali serbuk itu kedalam dompetnya dan meletakan nya di atas meja lampu tidur di sampingnya..


Erna langsung kembali kekamarnya setelah mendengar ucapan ibunya yang punya niat keji dan jahat.


Aku harus menukar serbuk itu, tapi dengan apa? pikir Erna yang terus berjalan bolak balik di dalam kamarnya.

__ADS_1


"Gula halus, ya gula halus. aku harus cepat menukarnya agar tidak ada kejadian memalukan nantinya..dengan berjalan pelan Erna kembali menuju kamar ibunya.


Akhirnya ibu sudah tidur. aku harus segera menukar serbuk itu dengan gula halus di dapur!_ ucap Erna yang langsung mengambil serbuk pencahar perut dari dalam tas nek Encim.


Akhirnya bisa juga aku mengambil serbuk ini. kata Erna dengan tersenyum senang.


"Erna" kamu lagi ngapain?" tanya pembantu Audy yang baru habis makan mie.


Ini mau membuka dan Menganti serbuk ini. jawab Erna dengan jujur.


Emang serbuk apa an? tanya pembantu Audy kepo.


Serbuk obat pencahar. mau aku ganti sama Serbuk gula halus aja, biar ibuku nggak curiga. kata Erna yang polos dan jujur .


Emang Nek encim mau membersihkan perutnya?" kembali si mbak bertanya pada Erna.


Ibu mau mempermalukan Nirmala dan mbak Audy di hadapan para tamu, agar semua tamu sakit perut dan aku nggak mau itu terjadi.. kata Erna dengan wajah sedihnya.


"Begitu ya..!gini aja biar saya yang menukar isi nya, mbak tingal terima beres. kata si mbak itu dengan senyum culas nya.


Baiklah saya mau mengambil air minum dulu ya mbak, Kalau udah diganti tolong kasih kesaya lagi. pesan Erna


"Tapi!"kata pembantu itu dengan hati senang.

__ADS_1


awas aja nek Encim akan aku balas niat buruk mu itu nanti..kata pembantu Audy yang sudah selesai Menganti serbuk dengan gula halus.


__ADS_2