Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Berkabung


__ADS_3

Nirmala tertidur di kursi ruang tunggu rumah sakit bersama Keyra, Audy, dan Nia..!


Kasian mereka seperti pengungsi yang kebanjiran aja. gumam Josep menatap anak dan menantunya.


Tiba tiba dokter berlari keruangan pak Sarimin dan masuk dengan tergesa gesa..


"Ada apa ya pah? tanya aki Rahmat yang memangku kepala Nirmala.


Papa juga nggak tau Rahmat..!"jawabJosep dengan wajah bingung nya.


Erna yang sejak tadi duduk diam disamping nek encim terlihat ikut kaget dan cemas melihat dokter yang masuk tiba tiba kedalam ruangan suaminya.


Kreeeeeeeeak"


Dengan keluarga pasien..pangil dokter dengan wajah lesu seperti tak bertenaga.


"Iya dok!" jawab Josep dan Erna bersamaan.


Dengan berat hati saya mengatakan pak Rasimin sudah meningal. kami sudah berusaha semampu kami, tapi Tuhan berkehendak lain.Ucap dokter itu dengan wajah penuh penyesalan.


Mas Rasimin.! huuuuuu......huuuuuu...huuuu.


Jerit Erna yang langsung berlari memasuki ruangan tempat Rasimin berada.


Bagai mana dengan kondisi paman saya pak?" tanya limin keponakan pak Rasimin.


Paman mu meningal karena keracunan obat kuat .Jawab pak Josep yang kesal karena limin baru datang, padahal sejak tadi malam sudah diberi tahu..dengan alasan istrinya ngambek limin tidak bisa datang kerumah sakit.


"Apa!" teriak limin dengan wajah kagetnya.


Kenapa sih ribut banget!"omel Audy yang baru bangun.


"Pak Rasimin meningal, sayang. ucap Josep.


"Haah" beneran pa? tanya Audy yang masih mengumpulkan nyawanya.


"Iya," ibu sama Erna sudah didalam..ayo kita kedalam ajak Josep.


Audy melihat anak dan menantunya yang masih tidur.


"Mala, Nia, Keysa bangun. pak Rasimin meningal.. teriak Audy.


Keysa yang kaget langsung terjengkang kebawah kursi. Ada gempa!" teriak Keysa.


Nia yang baru mengusap matanya karena kaget, langsung bangun dan berlari keluar.


lari ada gempa.. teriak Nia .


"Abang!" gendong Mala sekarang. ayo kita keluar cepat bang ada gempa..ayo cepat dengan paksa Nirmala menarik tangan Aki Rahmat yang bingung .


"Nia, Mala. nggak ada gempa!" yang ada nek encim sama Erna yang sedang berduka..


pak Rasimin meningal barusan. ucap Audy.

__ADS_1


"Apaaa..!ucap Nirmala dan Nia bersamaan dengan wajah kagetnya.


Dengan berlari Nia dan Keysa berlomba masuk kedalam kamar tempat pak Rasimin dirawat.


Huuuuuu....huuuuuu..huuuuuu..mas Rasimin kenapa cepat banget perginya..ucap Erna dengan tangis kesedihan.


Udahlah nak, ini sudah takdir ikhlaskan dia bujuk nek encim dengan wajah pasrah.


Ini semua karena aku memberikan obat kuat pada paman dengan dosis tinggi,seandainya aku nggak ngasih tiga botol pasti paman masih hidup ucap limin dengan lirih.


Mari kita keluar. jenazah akan di bawa kerumah untuk diurus dan di shalatkan ucap Josep pada Erna.


*. *. *. *. *


Pak Josep mengadakan tahlilan dirumahnya setelah tadi siang jasad pak Rasimin dimakam kan..Erna terus menangis didalam kamarnya dengan Bu encim yang terus menghiburnya.


Sementara Audy dan yang lain sibuk membereskan bekas tahlilan yang sudah selesai.


Reynal sama Reyhan pada kemana? tanya pak Josep yang ikut membantu membersihkan piring juga gelas untuk dibawa kedapur.


Paling dikamar mereka kelelahan dan nggak sempat istirahat sejak pulang dari luar kota tadi pagi..ucap Audy yang terlihat kelelahan.


Capek banget rasanya. keluh Nia dengan menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.


"Iya mbak!" key juga capek..nggak nyangka ya pak Rasimin meningal secepat ini.ucap Keysa.


Namanya juga ajal..mau gimana lagi. jawab Audy pelan.


Yang harus kita pikirkan kedepan nya nanti gimana kalau nek encim bikin sayembara baru lagi. kita yang akan jadi korbannya..kata Nirmala dengan mengusap perutnya yang sudah semakin membesar.


Kalian pada ngumpul disini ya..kata nek encim dengan wajah sedihnya.


Ibu nggak habis pikir kenapa ini bisa terjadi sama Erna, Josep. sekarang ibu bingung nggak tau mesti ngapain.. keluh nek encim


Semua udah takdir Bu. kita harus ikhlas!" jawab pak josep.


Bu saya kekamar dulu ya,pengen istirahat rasanya lelah banget. kata Josep yang sengaja inggin menghindar dari semua keluhan ibu sambungnya.


"Kami juga permisi ya nek. pamit Reyhan dan Reynal bersamaan.


Nek encim hanya terdiam melihat anak sambung dan cucunya. yang berjalan menuju kamar masing masing.


Audy yang mengerti kode Suaminya langsung paham.


Bu Audy juga mau istirahat ya..tadi malam Audy kurang tidur. kepala Audy rasanya sakit banget..ucap Audy beralasan dengan memijit kepalanya.


Iya silahkan!" jawab nek encim.


Tingalkan NiaKeysa dan Nirmala serta aki Rahmat di ruangan itu bersama nek encim.


Abang kaki Mala sakit gendong Mala kekamar pinta Nirmala dengan mengulurkan tangan nya.


Iya sayang..nek kami kekamar dulu ya ucap aki Rahmat pada nek encim.

__ADS_1


Iya..jawab nek encim yang masih terdiam dengan renungan nya.


Keysa dan nia saling mengkode..


Nek mas Reynal minta dipijit bahunya katanya sakit..Keysa permisi ya nek..kata Keysa dengan berlari kearah kamar nya.


"Keysa sialan, nggak solid banget sih. omel Nia dalam hati..


Nia mengotak Atik ponselnya dalam diam.


Dengan berjalan pelan Nia meningalkan ruang keluarga menuju kamarnya.


Nia kamu mau kemana? temaninnenek dulu.. pinta nek encim yang baru sadar jika hanya dia yang masih duduk di kursi.


"Maaf nek!" mas Reyhan barusan WA katanya dia mau minta jatah sekarang..kan Dosa nek kalau nolak suami. ucap Nia beralasan


Nia kekamar dulu ya nek pamit Nia sambil berlari kearah kamarnya.


Nek encim menatap sekitar ruangan yang dapat dijangkau matanya.


Rumah besar seperti istana, tapi sepi kaya kuburan gumam nek encim .


Eh kuburan..kembali nek encim bergumam dengan melihat kearah kiri dan kanannya..


Ko jadi serem sih, lebih baik aku kekamar Erna aja..ucap nek encim sambil berlari kearah kamar Erna.


Dikamar Erna, nek encim melihat Anaknya masih menangis dengan wajah dititipi kemeja milik Pak Rasimin.


"Erna?" pangil nek encim lirih.


"Erna" udahlah ini udah malam. lebih baik kamu istirahat aja.. kata nek encim sambil menggoyang tubuh Erna.


Erna nggak bisa tidur Bu..hiks hiks..jawab Erna masih dengan Isak tangisnya.


"Udahlah!" biarkan aja Rasimin meningal, toh kita udah dapat hartanya. nanti ibu Carikan suami yang lebih baik untuk kamu.. hibur nek encim pada Erna.


Nek encim merasakan sekelebat bayangan putih melintas disampingnya, dengan bau kapur Barus serta air kembang yang menyengat..tanpa berfikir dua kali nek encim berlari menuju kamar Nia yang paling dekat..


Nia buka pintu.. nenek mau ikut tidur dikamar kalian. jerit nek encim yang ketakutan.


Maaf nek, Nia sama mas Rey masih dalam kondisi polos..nenek kekamar Keysa aja.


jawab Nia dari dalam kamarnya.


Nek encim berlari kekamar Keysa..Keysa buka pintunya Nenek numpang tidur sama kalian ya..?Teriak nek encim yang semakin ketakutan. setelah sekian lama tak ada jawaban nek encim berlari kekamar Audy yang bersebelahan dengan kamar Nirmala.


Audy buka pintunya!"teriak nek encim..ibu mau numpang tidur dikamar kamu..ibu takut teriak nek encim..!"Maaf Bu lagi tangung Audy sama mas Josep belum keluar jawab Audy dari dalam.


Nek encim berlari kearah kamar nirmala tapi ditengah jalan nek encim merasakan sekelebat angin yang melintas didepannya.


Nek encim langsung berlari kearah kamar pembantu dengan kondisi ketakutan. hingga nek encim tak sadar sudah terkencing sambil berlari.


Tanpa mengetuk pintu. nek encim langsung mendobrak pintu kamar pembantu Audy yang kebetulan masih terbuka sedikit.

__ADS_1


Dengan ketakutan nek encim langsung menaiki tempat tidur pembantu audy tanpa menyadari jika dia dalam kondisi masih terkencing.


__ADS_2