Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
mantan mertua menjadi tetangga.


__ADS_3

Nirmala menepati perkataan nya dengan kembali kejakarta di ikuti Audy dan Josep.


"Abang" Mala mau kita pindah kerumah baru yang tidak terlalu besar, tapi asri juga banyak pohon buahnya .pinta Nirmala pada suaminya.


Kita cari dulu ya sayang lokasinya, untuk sementara kita tinggal dirumah kemarin aja. kata aki Rahmat dengan lembut.


"Maaf Abang!"Mala sudah mendapatkan rumah nya, bahkan barang barang kita udah dipindahin kerumah baru dengan bantuan Ajeng.. kata Nirmala dengan senyum bahagia nya.


"Ko kamu nggak cerita dari kemarin sayang?" tanya aki Rahmat dengan wajah kagetnya.


"Mala lupa, Abang!" jawab Nirmala dengan santai.


Aki Rahmat hanya bisa menghela nafas mendengar jawaban istrinya.


"Emang rumahnya di daerah mana Mala?" tanya Audy yang sejak tadi hanya jadi pendengar.


"Disamping rumah Ajeng" ma..!jawab Nirmala tanpa menjelaskan letaknya.


"Jauh nggak dari rumah mama?" tanya Audy dengan perasaan kecewanya.


"Nggak jauh sih mah!" paling setengah jam juga udah nyampai. jawab Nirmala asal.


Mama langsung ikut kamu aja ya Mala. pengen ngelihat rumah baru mu..kata Audy.


'Boleh juga!" jawab Nirmala dengan menyandarkan kepalanya di dada suaminya.


Mereka tiba dirumah baru Nirmala saat hari sudah menjelang magrib..


"Akhirnya, sampai juga dirumah baru kita Abang..kata Nirmala dengan segera memasuki rumahnya.


Ajeng yang masih berdiri didepan rumah Nirmala hanya bisa mengelengkan kepalanya.


Jangan di ambil hati ya Nak Ajeng, Mala emang gitu kalau udah sama suaminya..bisa lupa orang tua bahkan dunia aja bisa dia lupakan. kata Audy berusaha menghibur Ajeng.


"Iya Tante!"jawab Ajeng menahan tawa.


"Ayo masuk nak, meski nggak disuruh sama tuan rumah. ajak Audy menarik tangan Ajeng kedalam rumah.


"Iya Tante!" jawab Ajeng.

__ADS_1


"Mala, setelah sholat magrib kita pesan makan nan direstoran aja ya..sejak tadi kita belum makan. kata Audy dengan mengelus perutnya.


"Mama pesankan aja ya, sekarang Mala mau kekamar..jawab Nirmala dengan menarik lengan aki Rahmat .


"Mau ngapain, kan kita mau makan?"tanya Audy.


"Iya" ini Mala juga mau makan, tapi makan Abang dulu.. habis itu baru makan nasi. jawab Nirmala acuh.


"Maksudnya apa sih?tanya Ajeng bingung.


"Terlanjur ngidam ini!" kamu mana tau..kan kamu belum nikah..mama kalau mau makan papa, jangan ajak Ajeng ya nanti bahaya.. ucap Nirmala sebelum menutup pintu kamarnya.


"Anak siapa sih tuh?bikin gedeg aja. omel Audy dan di dengar oleh Ajeng.


"Mala sejak udah nikah berubah banget ya Tante!"kata Ajeng yang mengikuti langkah Audy menuju ruang tengah.


"Iya nak Ajeng, Mala emang udah berubah wataknya Sejak udah sering bikin anak sama si Rahmat..Nirmala semakin bertambah suka bikin Tante naik darah tingkat dewa..oceh Audy .


"Tante ada ada aja..!"komentar Ajeng menahan tawa.


"Ting..! "tong...!


kaya nya sudah datang tuh pesanan kita..ayo kita kedepan nak.ajak Audy pada Ajeng.


"Iya Tante!" jawab Ajeng dengan mengikuti langkah Audy.


kreeeeeeeeak..!"


"Astagfirullahallazim"


Kirain pengantar makanan, nggak taunya mantan besan.. gerutu Audy melihat Bu Sri sedang berdiri didepan teras dengan cengengesan.


"Wah..!nggak nyangka ternyata kita tetanggaan ya Audy..ucap Bu Sri dengan wajah ceria.


"Ngapain mbak kesini?tanya Audy menahan kesal dihatinya.


Dua hari yang lalu, saya ngelihat ada orang yang membawa barang banyak kerumah ini. makanya saya penasaran siapa yang akan jadi tetangga saya, nggak taunya kamu..!


Ko kamu pindah kesini Audy..apa suamimu sudah bangkrut?"tanya Bu Sri dengan wajah usilnya.

__ADS_1


"Nggak!"jawab Audy.


Saya tinggal di depan rumah ini.. itu rumah menantu baru saya, menantu saya orang nya baik banget, nggak kaya anak kamu yang pelit


oceh Bu Sri.


"Saya nggak nanya ko!"jadi nggak perlu jawaban mbak Sri..dumel Audy .


Ya saya kan cuma ngasih tau aja..siapa tau kamu penasaran sama tetangga kamu..


kata Bu Sri dengan pedenya


Saya bukan seperti mbak Sri, yang suka kepo sama urusan orang lain..jawab Audy sinis.


"selamat malam Bu!" ini pesanan nya..ucap seorang pengantar makanan.


"oh iya," terima kasih mas!" ini uangnya. kata Audy sambil memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu.


Ko kamu pesan makanan Audy.? oh iya saya lupa, kamu kan emang nggak bisa masak..


kasihan banget si Josep, punya istri cantik tapi nggak bisa masak..hina Bu Sri pada Audy.


Yang penting saya nggak suka ngurusin hidup orang lain kaya mbak ..jawab audy yang semakin menahan kesal.


Tapi dari baunya enak banget, saya boleh minta dikit nggak Audy..tanya Bu Sri dengan tanpa rasa malu.


"Nggak boleh!" jawab Audy acuh.


,Ya udah deh, saya mau pulang. mau nyiapin makan malam buat mantu kesayangan saya.


dia nggak bisa makan kalau nggak saya yang masakin.. kata Bu Sri dengan wajah bangganya.


"kebalik" mestinya menantumu yang masakin bukan mbak Sri yang memasak untuk menantu..oceh Audy


"Ya nggak apa apa, dari pada dia gajih orang lain.. kan lebih baik uang nya untuk saya..kata Bu sri.


"Berarti ibu jadi pembantu, di rumah menantu ibu sendiri dong ?"celetuk Ajeng yang sejak tadi diam.


'Ya nggak apa apa!" yang penting kan saya dapat uang dan dapat mantu kerja kantoran. walau pun cuma jadi sekretaris doang.. jawab Bu Sri sambil berlalu pulang tanpa berpamitan sama sekali.

__ADS_1


"Dosa apa si Nirmala, dapat tetangga mantan mertua kaya gitu? ucap Audy dengan menyiapkan makan malam di bantu Ajeng


__ADS_2