Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
MENJADI JUTAWAN BARU.


__ADS_3

Aki Rahmat berjalan terburu buru menemui mertuanya yang sedang miting penting dengan rekan bisnisnya, di sebuah restoran mewah. sambil membawa berkas yang ketinggalan.


" tok......!"tok..!


"masuk!" suara Josep.


"maaf, pah!"


ini berkas yang tadi ketinggalan!" ucap Aki Rahmat, sambil menyodorkan berkas itu kehadapan pak Josep.


duduk lah dulu Rahmat, sekalian kita makan siang Bareng disini. kata Josep.


"iya, pah!"


jawab aki Rahmat, dengan sopan sambil duduk di samping pak Josep.


"Rahmat!"


kamu Rahmat kan, teman SMA ku dulu? tanya seorang laki laki paruh baya..


"kamu, Radit kah?"tanya aki Rahmat, yang masih mengingat teman SMA nya.


"iya, aku Radit!"


aku bener bener nggak nyangka, bisa bertemu kamu disini Rahmat.


ucap Radit, sambil memeluk aki Rahmat dengan tetesan air mata bahagia.


"pak Radit" kenal dengan menantu saya?.tanya Josep binggung.


"iya, pak Josep! saya sangat mengenal Rahmat ini, dari orok sampai lulus SMA .


jawab pak Radit


dia yang banyak membantu saya, di saat orang lain tidak pernah percaya pada saya!"


dia juga yang meminjam kan modal, hingga saya bisa menjadi seperti saat ini,"kata pak Radit, dengan senyum bangganya


"Rahmat, akhirnya beban ku segera hilang dari punggung ku!"


ucap Radit lagi.


"maksud, kamu apa sih Radit?" aku nggak paham. tanya aki Rahmat.


"pak Josep!"

__ADS_1


saya pernah mengatakan pada anda bukan, jika perusahaan yang di beri nama Rahmat company itu bukan milik saya," tapi milik Rahmat ini. dia pemilik sebenarnya yang selama ini saya cari cari..


Radit menjelaskan duduk permasalahannya .


"tolong jelaskan semuanya, Radit!" aku tidak mengerti, dan aku tidak pernah punya perusahaan seperti yang kamu katakan. timpal aki Rahmat .


"Rahmat" aku membangun usaha itu dari modal yang kamu pinjam kan, dan aku berhasil membangun dua buah perusahaan sekaligus..satu atas namaku, dan satu lagi atas nama mu.


sesuai janji ku dulu, aku akan berusaha membangun dua usaha, dan akan aku kembalikan usaha itu pada mu jika aku sukses.


"dan inilah janjiku, Rahmat!"aku tepati janji ku. bertahun tahun aku mencari mu, tapi tidak pernah bertemu.


"aku mohon, Rahmat!"


terimalah perusahaan itu, karena itu memang milik mu mutlak..aku hanya membantu mengurusnya selama ini. pinta Radit, dengan penuh harapan.


" t'tapi bagai mana bisa, Radit,! aku binggung. ucap aki Rahmat, dengan tatapan binggung.


nggak usah bingung, kamu jalani aja, kamu orang cerdas lulusan luar negri, kamu pasti bisa. kata Radit memberi semangat pada aki Rahmat.


"apa kalian, sudah selesai!? jika sudah sekarang giliran aku.


"Rahmat" apa kamu masih mengenali gelandangan hina, yang dulu kamu beri tumpangan dan tempat tinggal.


"aku, aji" Rahmat!" orang yang kamu selamatkan, saat aku dipukuli warga karena berusaha mencuri jemuran, demi membeli sebungkus nasi untuk nenek ku yang sakit.


"ajisaka!" gumam aki Rahmat.


"ya Rahmat!"


aku ajisaka, teman bermain kamu saat kita masih kecil dulu.


aji langsung memeluk aki Rahmat, dengan penuh rasa sukur dan bahagia .


berkat bantuan mu, aku sekarang menjadi pengusaha di bidang perkapalan dan perhotelan!" aku juga sudah menyiapkan sebuah perkebunan cengkeh dan teh di malang dan Bandung, perkebunan itu atas nama mu Rahmat..ucap aji.


"tapi aku" tidak pernah, memberikan kamu apa pun!"ucap aki Rahmat heran.


" kamu pernah menjual dua hektar kebun mu!" demi mengobati aku, disaat aku menderita penyakit tumor otak!" kamu rela menjual nya hanya karena inggin aku hidup lebih lama, dan kamu membantu nenekku dengan merawat nenek ku sampai beliau wafat!"


jasa mu tidak bisa ku lupakan Rahmat, hingga saat ini!.aku bersumpah dan berjanji saat itu, jika aku berhasil. aku akan membalas semua kebaikan yang pernah kamu berikan pada ku, meski itu tidak akan. pernah bisa ku bayar dengan apapun.


ucap aji.


Santo juga sedang mencari mu Rahmat, dia acap kali menangis jika mengingat bantuan yang kamu berikan padanya,!" kini Santo sudah menjadi seorang pengusaha tambang emas dan berlian serta batu bara.

__ADS_1


kata Radit menambahkan.


" Santo, juga sudah mengatas namakan tambang emasnya atas nama mu.


Rahmat.


aki Rahmat hanya terdiam tanpa bisa berkata apa apa.


"kenapa kamu diam, Rahmat!"


jangan pernah kamu beranj, menolak pemberian kami Rahmat.


gertak Radit, dan Aji bersamaan.


"sekarang, kamu sudah menjadi jutawan kaya Rahmat. puji pak Josep, dengan tatapan. kagumnya pada menantunya.


"kriiiiiiiiiiiiing.!."kriiiing.!


suara ponsel aki Rahmat.


"waalaikum salam"


"iya Mala, ada apa?"tanya aki Rahmat, pelan.


"Abang lagi diruang miting, sama papamu!


"tapi ..!


"Mala, kenapa lagi Rahmat? tanya pak Josep heran.


"maaf, pah!"


Mala meminta saya makan siang dirumah, kalau saya nggak makan dirumah sekarang!. saya nggak boleh tidur dikamar pah. jawab aki Rahmat, dengan wajah tertunduk.


" ya sudah"kamu pulang aja sekarang, dari pada kamu ketiban sial karena di angurin sama istri kamu. ucap pak Josep, sambil menahan tawa.


saya pulang sekarang ya pah!" aji, Radit saya permisi. ucap aki Rahmat, dengan sopan.


"kamu nggak perlu, balik lagi kekantor!"


temani Mala aja, anak itu kalau kemauan nya nggak dituruti pasti bakalan ngamuk.


"Iya, pah" jawab aki Rahmat, sambil membuka pintu restoran yang ditempati mertuanya.


Tunggu Rahmat!, nanti sore aku akan kerumah mu, untuk menyerahkan berkas kepemilikan perusahaan itu. kata Radit.

__ADS_1


Aku juga akan kerumah mu, untuk menyerahkan sertifikat perkebunan itu!" pada mu Rahmat, sekalian akan aku ajak Santo kerumah mu.. biar semuanya nyaman dan tenang .ucap aji, sambil mengacungkan. jempolnya.


Aki Rahmat, hanya menjawab dengan senyuman. dan angukan kepalanya.


__ADS_2