
Sejak pagi Nirmala yang sibuk menjemur pakaian di samping rumah merasa heran melihat dua orang lelaki seperti tukang ojek yang mangkal didepan rumahnya dengan mata terus menatap ke arah rumahnya membuat Nirmala ketakutan dan langsung berlari masuk kedalam rumah mereka.
"Abang ada orang yang sejak tadi ngawasin rumah kita terus, Mala takut mereka mau ngerampok kita bang!" ucap Nirmala yang langsung masuk kekamar mereka.
"Masa sih sayang coba Abang lihat kalau mereka mencurigakan akan Abang hajar mereka," kata aki rahmat yang langsung berjalan ke arah depan.
Jadi disini kamu sembunyikan anak saya bajingan,! bentak Josep yang sudah berdiri didepan Rumah aki Rahmat.
"Papa mari masuk pa!" ajak aki Rahmat dengan wajah memucat ketakutan.
Buk.. !buk..!buk.. !buk..!.!Josep terus menghajar aki Rahmat .
Hentikan Josep" bentak Nek encim yang baru pulang dari warung langsung menerjang pak Josep hingga pak Josep jatuh terjengkang ke tanah.
Kenapa ibu membela dia, jadi ibu dalang dari semua ini", bentak Josep yang inggin menampar nek encim tapi di tangkis nek encim bahkan nek encim berhasil m nonjok wajah pak Josep hingga hidungnya berdarah.
Jangan kamu pikir karena ibu sudah tua kamu bisa main tangan dengan ku Josep, aku tidak selemah itu bisa kamu kalahkan"!ejek nek encim yang membantu aki Rahmat berdiri.
Pa mana Mala ?'teriak audy yang baru datang bersama nek inayah dan pak Ilham.
"Papa nggak tau ma, barang kali di sembunyikan Manusia sialan ini" tunjuk pak Josep ke arah aki Rahmat.
__ADS_1
Masuk lah Audy, inayah, mas ilham" selain Josep dia tidak boleh masuk, awas aja kalau berani masuk aku jadi kan teri giling kamu!" ancam nek nek encim menatap tajam ke arah Josep.
"Mala pangil nek Inayah yang langsung berlari memeluk Nirmala yang sedang menuntun anaknya ke arah ruang tamu.
Nenek, mama, kakek" maafin Mala karena udah pergi gitu aja..ucap Nirmala yang langsung memeluk tubuh nenek nya.
Nggak apa apa sayang, nenek ngerti. Lho anak mu udah mulai belajar berjalan ya Mala? tanya nek Inayah yang langsung mengendong anak perempuan nirmala.
Iya nek bang Rahmat yang setiap hari selalu ngajarin anak anak jadi mereka terbiasa jawab Nirmala.
"Papa nggak ikut ma?"tanya nirmala setelah .lepas pelukan mama nya.
Ada tu di depan lagi dijagain nek encim" jawab Audy sambil terkekeh geli.
Iya dia mukulin si Rahmat, tapi dilerai sama nenek mu makanya dia dilarang masuk sama nenek mu!" jawab Audy yang terus menciumi cucu cucu nya.
"Bu apa alasan ibu melakukan ini?"tanya Josep yang sudah mulai tenang.
Tidak ada ibu hanya kasian sama mereka setiap orang bisa melakukan kesalahan apa saja Josep, tapi tidak berarti mereka tidak bisa berubah.. tuhan aja maha pengampun kenapa kamu sebagai manusia tidak bisa mencoba memaafkan kesalahan rahmat.
Apa kamu sudah merasa sempurna hingga seenaknya bertindak kejam seperti itu jika bukan karena ancaman mu Rahmat tidak akan pergi membawa anak anak nya
__ADS_1
jawab nek nek encim.
Encim benar Josep bagai mana pun keras nya kamu inggin memisahkan mereka itu perbuatan dosa mereka masih sah suami istri terlebih ada anak diantara mereka biarkan mereka mencari kebahagian sendiri jangan terus bersikap keras seperti itu tegur pak Ilham.
Iya pak aku ngaku salah jawab Josep Dengan perasaan takut pada mertuanya.
Masuklah lihat cucu mu mereka sudah mulai bisa berjalan dan menjadi minta maaflah agar keluarga kita akan selalu damai selama nya..
Josep memasuki rumah nirmala dan aki Rahmat dengan perasaan gelisah .
Papa mari silahkan duduk pa ucap aki rahmat meletakan kursi didepan Josep.
Rahmat papa minta maaf karena sudah keras dan kasar pada mu ucap pak Josep yang langsung memeluk menantu nya.
Aku juga minta maaf karena sudah berani melawan papa maafkan aku ya pa balas aki Rahmat.
Kalau begini kan enak damai lebih menyenangkan dari pada bermusuhan.
Semoga cinta rahmat dan Nirmala abadi selalu hingga anak cucu dan cicitnya ya dia nek Inayah yang memeluk nek encim dengan penuh rasa bangga.
Amin jawab yang lain bersamaan.
__ADS_1
Sekian terima kasih karena sudah mendukung author selama ini.