Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Pernikahan Erna


__ADS_3

Hari yang dinanti Erna dan nek encim telah tiba. hari bahagia bagi nek encim, tapi penyiksaan untuk Audy dan menantunya.


karena mereka harus mengurus tempat acara dalam seminggu.


Mah nek Encim waras nggak sih, masa iya kita dipaksa kerja Rodi gini? keluh Nia.


Mama juga capek banget Nia, tapi mau gimana lagi. dari pada dengerin kicauan nya yang bikin telinga panas, terpaksa dituruti.


jawab Audy yang langsung meneguk jus bikinan pembantunya.


"Mama" Keysa nggak kuat lag.! jerit Keysa yang membawa barang pesanan nek Encim.


"Itu apa Kesya? tanya Audy bingung.


Nggak tau mah, nek encim minta ditemenin ke mall. belanja nggak kira kira, kaki Keysa seperti mau patah. keluh Keysa langsung terduduk di kursi ruang tamu.


Sabar aja, ntar kalau erna udah nikah kita akan terbebas dari serangan negara api nek encim ..kata Audy berusaha menghibur kedua menantunya. meski sebenarnya dia juga kesal.


Nikahnya ntar malam kan ma..?tanya Nia.


Iya sayang" ntar malam. semoga semuanya lancar jadi kita terbebas dari siksaan ini. ucap Audy dengan doanya.


"Amin..!jawab Nia dan Keysa bersamaan.


*

__ADS_1


*


Tamu undangan sudah banyak yang datang. bahkan penghulu pun sudah duduk dari tadi.


tapi mempelai pria belum nampak batang hidungnya.


Apa mempelai prianya belum datang juga? tanya pak penghulu yang gelisah sejak tadi.


"Belum pak," tadi katanya sudah dijalan.. jawab pak Josep dengan wajah tak enak.


Tiiiit.!


Nah itu mereka datang. kata nek encim dengan wajah bahagia.


"Maaf" kami terlambat, tadi ada kejadian tabrak lari makanya kami telat.. kata pengantar pengantin sambil menuntun kakek Sarimin ke dekat penghulu.


"Mari pak jabat tangan saya!"kata pak penghulu.


Kenalkan saya Sarimin, calon suami dek Erna,


umur saya....!


"Saya sudah tau!" kata pak penghulu dengan wajah kesalnya.


Sarimin bin Sariman saya nikahkan dan saya kawin kan..!

__ADS_1


Bapak saya sudah almarhum. kenapa nggak disebutin almarhum pak penghulu..potong kakek Sarimin.


pak Sarimin bin Sariman almarhum saya nikah kan dan saya kawin kan engkau dengan saudari Erna binti Saparudin almarhum. dengan mas kawin tabungan dua ratus juta kerbau dua puluh ekor emas dua batang di bayar tunai..


"SAH!"jawab Kakek Sarimin.


Anda ini sudah datang terlambat, cerewet. salah pula!" omel pak penghulu.


"Maaf pak penghulu, saya sering ngucapin kata sah kalau ada yang nikah ditempat saya..jawab kakek Sarimin menunduk malu.


Kalau sekali lagi salah. saya tingal pergi, saya juga sudah ditunggu di tempat lain untuk menikah kan orang..ancam pak penghulu.


PAK SARIMIN BIN SARIMAN ALMARHUM SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU DENGAN SAUDARI ERNA BINTI SAPARUDIN ALMARHUM DENGAN MAS KAWIN TABUNGAN DUA RATUS JUTA,SERTA KERBAU DUA PULUH EKOR EMAS DUA BATANG DI BAYAR TUNAI.


SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINYA ERNA BINTI SAPARUDIN ALMARHUM DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI.


Bagaimana saksi sah..tanya pak penghulu.


Sah..!sah..!jawab para saksi.


"Alhamdulilah..!kata Audy


Pak penghulu membacakan doa pernikahan di amini oleh orang orang disekitar mereka.


Mah" semoga setelah ini nek encim nggak bikin rusuh lagi ya. bisik Nia.

__ADS_1


Iya" mama juga berharap begitu..kata Audy.


Para tamu undangan, silahkan menyantap hidangan yang sudah tersedia. kata nek encim dengan mata berbinar bahagia melihat tabungan dan emas batangan dihadapannya.


__ADS_2