Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Gara gara rakus


__ADS_3

"Mala"ayo makan!" panggil Audy dari depan pintu kamar Nirmala


"Bentar ma, Mala" pake baju dulu !"jawab Nirmala dari dalam kamar.


Audy duduk dimeja makan bersama josep dan Nia, yang dipaksa menginap di situ karena suaminya keluar kota.


Hasanah dan anak anak nya yang sejak tadi berdiam di kamar langsung keluar menuju meja makan.


"Maaf" ya, saya terlambat!" ucap Hasanah.


"Heem!" jawab Audy acuh.


Udah mulai makan ya ma?" tanya Nirmala yang baru datang bersama aki Rahmat .


"Belum, nunguin kamu!" jawab Audy yang langsung menyendok nasi dan meletakan nya ke piring suaminya.


Baru selesai Audy meletakan sendok nasi.


Hasanah langsung menyerobot dan mengambil nasi, serta memasukan ke piring nya dan anak anak nya..


Makan yang banyak ya nak" biar cepat besar!" ucap Hana tanpa perduli jika nasi di atas meja ludes tanpa sisa karena di ambil semua nya.


Nia dan Nirmala yang melihat tingkah Hasanah hanya terbengong tanpa bisa mengatakan apa apa.


"Mala" dia kesurupan apa gimana, ko nasi nya di ambil?"semua bisik Nia.


Nggak tau mbak" barang kali dia setahun puasa, sekarang baru berbuka!" jawab Nirmala pelan.


"Bik, nasinya masih ada nggak di belakang?" tanya Audy menahan sabar.


"Ini nyonya" ujar pembantu Audy menyodorkan nasi kedepan Nirmala.


"Terima kasih, bik!" ucap Nirmala yang langsung mengambil nasi untuk aki Rahmat.


Baru selesai Audy mengambil lauk. semua lauk habis di ambil Hasanah" hingga piring nya dan anak anak nya penuh bahkan hampir tumpah.

__ADS_1


"Bik, lauknya masih ada nggak?tanya pak Josep menahan amarah.


"Ada tuan"! ucap pembantu Audy, yang langsung mengambilkan semua lauk dan meletakan nya di hadapan Nirmala, hingga jauh dari jangkauan hasanah.


"Ko, lauk sama nasi nya di letakan disana sih bik? nanti kalau kita mau nambah gimana?" tanya Hasanah tanpa rasa malu sedikit pun.


Habis kan yang di piring kamu.. gertak pak Josep dengan tatapan tajam.


Uhuk...! uhuk..!.Hsuuuuuusss.... !hsuuuuuuu...!


Anak anak Hasanah menyedot ingus, serta mengelap nya dengan lap tangan yang ada di atas meja, hingga semua yang ada di situ langsung berhenti makan termasuk aki Rahmat.


Josep tidak jadi makan dan langsung meningalkan meja makan begitu saja dengan wajah memerah menahan amarah.


"Hasanah" besok besok kamu makan di kamar mu saja, jangan di meja makan seperti ini, bawa anak anak mu makan di kamar sekalian!" omel Audy yang langsung meningalkan meja makan diikuti Nirmala dan Nia.


"Hana"jaga sikap mu, jangan bikin malu bapak seperti itu!" tegur aki Rahmat yang langsung ikut masuk kekamar.


Selama sebulan Hasanah mengikuti perintah Audy dengan makan didalam kamar bersama anak anaknya, hingga setiap makanan yang ada di dapur habis di bawa kekamar semua membuat pembantu Audy naik darah.


Awas aja nanti aku kasih pelajaran orang itu..ucap pembantu Audy yang langsung lari kekamarnya.


Nah ketemu juga tidak sia sia aku menyimpan obat pencahar sisa milik nek encim ini!' gumam pembantu Audy yang langsung membubuhi makanan yang baru di masak nya dengan obat pencahar.


Biar tau rasa, biar dia kapok nanti nya!" gumam pembantu Audy langsung pura pura kekamar untuk mengintip Hasanah


Hasanah yang merasa kelaparan langsung kedapur saat melihat hidangan di atas meja Hasanah langsung membawanya kekamar tanpa meningalkan sisa sedikit pun.


"Kena juga kamu, di pikir nggak capek apa masak sampai tujuh kali sehari, Dasar perempuan ular!"dumel pembantu Audy yang langsung berbaring di kasurnya.


Tiba di kamar.


Anak anak ayo kita makan lagi, ini lauk nya enak enak banget Lo!" Pangil Hasanah pada anak anaknya.


Ibu bawa apa?" wah, kita makan lagi mas!" Enak banget ya tingal di sini.. makanan nya enak enak!" Bu kita tingal selamanya aja ya disini, kan kita nggak perlu mulung lagi kalau mau makan"! ujar anak hasanah yang langsung mengambil makanan yang di bawa Hasanah.

__ADS_1


" Iya, ibu juga nggak mau pergi dari sini, di sini kan enak mau makan tingal ambil mau jajan, beli pakaian, tingal minta sama Nirmala.


"Bener Bu, Arik suka Disini. besok belikan Arik ponsel yang paling mahal ya!" pinta anak sulung Hasanah yang berusia empat belas tahun.


"Iya, tenang aja besok kita minta belikan aja sama Nirmala!" jawab Hasanah dengan senyum bahagia.


Baru sepuluh menit habis makan. Hasanah dan anak anak nya langsung bolak balik kekamar mandi karena sakit perut yang tidak berhenti.


"Ibu, sakit!" teriak Arik yang terduduk di toilet Karana tidak sanggup berdiri lagi.


Bruuuuk....! Anak bungsu Hasanah terkapar jatuh di lantai dalam kondisi pingsan.


Tolong....!tolong....! teriak Hasanah yang panik melihat anak anaknya sudah terlihat lemas.


Ada apa Hasanah?" tanya Aki Rahmat yang inggin mengambil air minum didapur.


"Pak" anak anaku pak, mereka sakit!" jerit Hasanah sambil memeluk anak bungsu nya.


Aki Rahmat yang melihat itu langsung mengendong anak Hasanah dan membawanya kerumah sakit.


*******


Tiba di rumah sakit Hasanah serta anak anaknya langsung di rawat di rumah sakit.


Kreeeeeeek...


"Dokter, anak dan cucu saya sakit apa?"tanya aki Rahmat yang terlihat panik.


Mereka tidak sakit apa apa pak, mereka hanya memakan obat pencahar perut dengan dosis cukup tinggi!" jawab dokter itu yang langsung meningalkan Aki rahmat sendirian di depan kamar Hasanah


" Hasanah, tadi makan apa, ko bisa seperti ini?" tanya aki Rahmat setelah Hasanah dipindahkan keruangan biasa.


Kami cuma makan nasi sama lauk di dapur pak!"jawab Hasanah, apa jangan jangan ada yang nggak suka sama kami ya pak" makanya kami dikerjai seperti ini ucap Hasanah.


" Sudah lah, kamu" istirahat aja, bapak mau pulang dulu nanti bapak kesini lagi!" ucap Aki Rahmat yang langsung pergi meninggalkan Hasanah.

__ADS_1


__ADS_2