Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Kedatangan Bu Inayah


__ADS_3

Nirmala merasa sangat bahagia saat memeriksa kandungannya..dengan perasaan bahagia Nirmala mengusap perutnya dengan perasaan bangga.


Silahkan lihat di monitor bapak, ibu..ucap dokter kandungan yang memeriksa Nirmala.


Janiny sehat dan berkembang sempurna. tapi..wah ternyata ibu mengandung bayi kembar tiga..lihat itu yang satunya bersembunyi diam diam disamping kakanya..kata dokter itu dengan wajah takjubnya


"Benarkah dokter?" tanya aki Rahmat dengan wajah kaget dan bahagianya.


"Benar pak, lihat ini..dokter memperlihat kan layar monitor dan menunjukan nya..


Sayang kita akan menjadi orang tua..Abang bener bener bahagia sayang. ucap Aki Rahmat dengan memeluk Nirmala penuh sayang.


"Iya bang, sebentar lagi kita akan jadi orang tua. jawab Nirmala dengan binar bahagia dimatanya!" impian nya untuk segera memiliki momongan akan segera terwujud.


Terus kapan saya akan melahirkan ya dok? tanya Nirmala penasaran.


Perkiraan nya tanggal 15 bulan depan Bu..tapi ini hanya prediksi sementara. adakalanya nya bayinya lebih cepat lahir, bisa juga lebih lambat dari perkiraan..kita tunggu aja ya Bu!" jawab Dokter sambil tersenyum.


Setelah selesai memeriksa kandungan nya Nirmala bergegas kerumah mamanya untuk memberi tahu tentang bayinya yang kembar tiga..


Abang kita langsung kerumah mama aja ya. Mala mau cerita sama mama dan mbak Nia..ucap Nirmala.


"Iya sayang!" jawab Aki Rahmat dengan perasaan bahagia pula.


Tiba dirumah Audy. Nirmala langsung masuk tanpa mengucapkan salam terlebih dahulu.

__ADS_1


Lo Mala ko nggak ngasih tau mama mau kesini? tanya Audy yang baru dari kamar..


Sengaja ma ngasih kejutan. ko rame di dalam nek encim bikin ulah apa lagi ma? tanya Nirmala.


Nek encim lagi berdebat sidang isbat sama nek Inayah Mala..jawab Audy sambil terkekeh.


"Haah!"kapan nek Inayah datang ma, ko Mala nggak dikasih tau? tanya Nirmala yang langsung berjalan menuju tempat neneknya berada.


Asalamualaikum nek ,kakek..kapan datang ko nggak ngasih tau Mala mau kesini?" tanya Nirmala dengan mencium tangan nenek dan kakeknya.


Barusan Mala, kandungan kamu udah besar banget ya..udah berapa bulan sayang?" tanya nek Inayah dengan mengusap perut Nirmala.


Udah delapan bulan nek, iya perut Mala emang besar banget kaya balon ya nek, maklum Mala kan lagi mengandung bayi kembar tiga.! jawab Nirmala santai.


"Benarkah, syukurlah nenek senang dengernya.. ucap Bu Inayah dengan perasaan bahagianya.


Mala nggak mau cium tangan nenek, karena nenek kemarin bau Pesing dan bikin Mala muntah. sampai nggak bisa bangun karena ulah nenek!" jawab Nirmala.


"Apa Mala? si ikan cucut ini bau Pesing, ko bisa?" tanya nek Inayah .


Iya nek, kemarin malam Nek encim kencing sambil berlari kearah kamar si mbak. bahkan kasur mbak juga dikencingi nek encim.. adu Nirmala pada Nek Inayah.


Kamu itu ya Mala, sama aja dengan si manis jembatan Ancol ini.. kalau ngomong bikin sakit hati aja..omel nek encim dengan wajah memerah menahan malu.


"Iya lah, Mala kan cucu kandungku. dasar ikan cucut setiap Hari nggak pernah nggak bikin masalah. ejek Inayah.

__ADS_1


Sudah -sudah!" kalian ini sudah tua masih aja ribut, nggak malu sama umur apa.. lerai Pak Ilham.


Mas Ilham sejak dulu emang nggak berubah. masih bijak sana selalu.. puji nek encim menatap kearah pak Ilham dengan tatapan memuja.


Ngapain kamu natap suami ku seperti itu ikan cucut..apa kamu masih tergila gila pada suamiku seperti dulu?" tanya nek Inayah dengan menyipitkan matanya.


Kalau iya emang kenapa? nggak ada salahnya kan?" jawab nek encim menantang nek Inayah.


Coba saja kalau kamu berani jadi pelakor dalam rumah tangga ku. akan aku pendam tubuh peot mu di kolam belut milik suami ku..ancam nek Inayah.


Nggak apa apa lah, kan enak dapat belut mas Ilham!" jawab Nek encim sambil terkekeh senang dan mengedipkan matanya kearah pak Ilham.


Mas mau dia jadi istri mas?" tanya nek Inayah pada suaminya.


Ya jelas mau lah, aku kan kaya.. banyak harta dari warisan papanya Josep!' dengan bangga nya nek encim membeberkan hartanya.


Haaaaa....haaaaaa....haaaaa.


Harta dari warisan mantan suami bangga, emang dasar ikan cucut nggak punya urat malu!" ejek Bu Inayah setelah puas tertawa.


Emang apa salahnya kan nggak ngerugiin situ!" ucap nek encim.


Kek emang udah dari dulu ya mereka musuhan?" tanya Nirmala pada pak ilham dengan berbisik.


"Iya Mala, neneknu dan encim sejak dulu nggak pernah akur, encim selalu memancing amarah nenekmu dengan fitnah nya yang keji, hanya merasa iri karena nenek mu menjadi primadona desa dulu jawab pak Ilham.

__ADS_1


Dasar ikan cucut. awas aja kalau nanti jadi pelakor di rumah tangga ku!" akan aku kubur hidup hidup kamu..kembali nek Inayah mengancam nek encim .


Dasar si manis jembatan Ancol. sok cantik!" oceh nek encim sambil berlalu menuju kamarnya.


__ADS_2