
Audy dan nek Inayah serta Keysa dan Nia sibuk membantu Nirmala berberes beres untuk pulang dengan perasaan bahagia. Nirmala mengendong putrinya sementara kedua putranya ada
digendongan nek Inayah dan Audy.. aki Rahmat mendorong kursi roda yang diduduki Nirmala.
Mala jadi ya lusa kamu ngadain cukuran. sekaligus akikahan anak mu? tanya pak Josep yang membantu membawa barang barang Nirmala.
"Belum tau pa!" jawab Nirmala yang menutuoi kepala putrinya dari terpaan angin.
Nanti aja kalau udah dirumah kita pikirkan. ucap Audy yang lebih dahulu memasuki mobilnya.
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam akhirnya mereka tiba di rumah.
Mereka masuk kerumah dengan buru buru karena anak Nirmala sudah mulai merengek
sejak tadi..
Mala langsung kekamar ya. kasian anak anak Mala, kayanya udah kehausan sejak tadi ucap Nirmala.
__ADS_1
Iya Mala cepat susuin anakmu. kata Audy yang langsung membaringkan kan anak Nirmala di atas kasur Nirmala.
Nek encim terlihat iri dengan kebahagian yang dirasakan Nirmala dan suaminya, tidak seperti anaknya Erna yang disuruh menikah dengan pria jelek dan berkulit hitam Keling dan bertubuh seperti raksasa.
Josep tidak adil, Nirmala mendapatkan suami kaya dan tampan, sementara Erna dikasih lelaki jelek dan kere. aku akan buat perhitungan dengan mereka nanti.. kata nek Inayah dengan tatapan kesalnya.
Nek inayah menatap heran pada nek encim yang sejak tadi berjalan mondar mandir didepan kamar Audy dengan gaya seperti orang mencari sesuatu.
Kamu ngapain sejak tadi berjalan bolak balik seperti setrikaan panas melicinkan pakaian encim?" tanya nek Inayah.
Nek Inayah menatap kearah jam yang terletak di dinding. kamu waras nggak sih, ini kan udah jam dua malam waktunya tidur bukan waktu ngobrol.. besok aja dari pada kamu di omelin Audy karena mengangu waktu istirahatnya..saran nek Inayah yang ingin mengambil air minum di dapur.
Nek encim menatap kepergian nek Inayah dengan penuh dendam, Awas aja akan aku buat perhitungan pada kalian semua..gumam nek encim pelan dengan berlalu kearah arah kamarnya.
Keesokan harinya Nirmala dan Audy sibuk memandikan anak Nirmala yang baru berumur seminggu..
"Mala" papa mu berpesan besok langsung aja Adain cukuran dan selamatan untuk kelahiran anak anak mu. sekalian adakan Aqiqah anak anak mu lebih cepat lebih baik.. katanya ucap Audy menyampaikan pesan Amanat suaminya.
__ADS_1
"Iya ma, Mala sama bang Rahmat juga berencana seperti itu, tapi mama bantuin ya ,unta Nirmala pada Audy.
Iya nak nanti mama bantuin, anakmu udah dikasih nama apa belum sih?" kalau belum mama pengen bantu bikin nama untuk anak kamu..tanya Audy.
Udah ma namanya Nano, Nina dan Nino ..
Jawab Nirmala.
Kenapa namanya singkat banget sih Mala..?
Biar enak nyebutin nya mah, nano Rahmat Nina Rahmat dan Nino rahmat bagus kan. singkat padat dan tepat..jawab Nirmala dengan mata berbinar bahagia.
"Kamu ya Mala, ada ada aja. y jadi kali nama anak dibikin seperti perlombaan cerdas cermat seperti itu.. omel Audy.
Kan biar gampang diingat dan di ucapkan ma.
apa lagi mereka kembar tiga, Mala nggak mau bikin nama yang ribet ntar pusing nyebutinnya..jawab Nirmala acuh.
__ADS_1