Suami Ku Aki Aki Perkasa

Suami Ku Aki Aki Perkasa
Kemarahan Audy


__ADS_3

Audy langsung pingsan mendengar berita dari nek encim. kalau putri satu satunya telah tiada..sementara Josep menangis dalam diam dengan tubuh melemas..


Mala cucu ku, Jerit nek Inayah dengan tubuh lunglai dipelukan pak Ilham.


Kita harus masuk sekarang.. ucap Nia dengan air mata berderai.


Nia dan Keysa langsung berlari keruang operasi setelah dokter keluar..


Dengan tangan gemetar Nia membuka kain penutup jenazah. sementara Keysa menutup mata karena tak sanggup melihat mayat Nirmala yang terbujur kaku.


Key dia bukan Mala..!"coba lihat. teriak Nia sambil bertepuk tangan.


Keysa mendekati jenazah yang terbuka kainnya dibagian kepala.


Iya mbak dia bukan Mala kita, ayo kita keluar. ajak Keysa dengan menarik tangan Nia..


"Mama, bangun ma..!"Mala masih hidup..yang didalam bukan Mala kita ma, tapi Mala lain.. teriak Keysa yang merasa bahagia.


Audy yang baru mulai sadar langsung terduduk mendengar teriakan Keysa.


Mama udah sadar..!ayo kita tanya Ajeng ma. dimana ruangan Mala..Mala masih hidup ayo ma..ucap Keysa yang langsung menyeret tangan Audy yang masih linglung.

__ADS_1


Sementara Nia menarik tangan nek Inayah dengan berlari menuju ruangan Ajeng..


Nia langsung masuk keruangan Ajeng tanpa permisi lebih dahulu.


Ajeng Mala mana?" tanya Nia dengan wajah tegang.


Mala diruangan umum tempat bersalin mbak. dia udah melahirkan secara normal anaknya kembar tiga!"jawab Ajeng dengan senyum bahagia..


Mendengar penjelasan Ajeng Nia kembali menyeret nek Inayah menuju ruangan yang disebutkan Ajeng .


"Nia, mana Mala?" tanya pak Josep..


Tiba diruangan Nirmala Nia melihat aki Rahmat yang mengendong seorang bayi sementara Nirmala sedang belajar menyusui bayi yang satunya.


"Mala!" pangil Nia dan nek Inayah sambil memeluk Nirmala dengan derai air mata bahagia.


Audy yang baru masuk langsung menubruk Nirmala dengan mata memerah dan masih tersisa air mata..


Jangan pernah ningalin mama nak, mama nggak akan terima dan mama nggak akan ikhlas.. ucap Audy sambil tergugu dengan tangis bahagia nya.


Kalian kenapa sih..?"Mala baik baik aja ko. Mala melahirkan juga normal tanpa operasi terus kenapa kalian seperti habis terkena badai tornado begitu?"tanya Nirmala bingung.

__ADS_1


Ini semua karena nek encim yang mengatakan kamu udah meningal diruang operasi, makanya kita seperti ini oceh.. Nia dengan wajah kesalnya menatap keluar dimana nek encim berada.


"Sembarangan,"Mala masih hidup ko dikatakan meningal. dasar nek encim sialan.. maki Nirmala ikutan kesal.


"Papa" mama nggak mau tau cepat Carikan suami untuk Erna dan istri untuk Paijo, habis itu pulangkan nek encim bersama sekutunya ke desa..mama udah kepalang sakit hati tau nggak..omel Audy dengan wajah garangnya.


Iya ma akan segera papa usahakan.. kata Josep yang juga merasa sakit hati pada ibu sambungnya.


Hei encim sialan pergi kamu dari sini, setiap kamu ada selalu aja bikin masalah!' usir nek Inayah sambil mengacungkan sendalnya kepada nek encim...


Mana aku tau..tadi waktu aku masuk," aku dengar dokter bilang Mala udah meningal diruang operasi karena pendarahan..


Karena Mala hamil anak tiga kan bisa aja emang Mala yang meningal. apa lagi namanya sama Mala.. jawab nek encim membela diri.


Makanya jangan hidup dikampung aja kebanyakan makan daun singkong. jadi otak mu seperti kingkong.. apa nggak lihat siapa yang ada didepan ruang operasi..maki pak Ilham yang ikutan marah.


Kalian juga salah, kenapa nggak bertanya sama orang disana..sekarang malah nyalahin aku..kembali nek encim menyangkal.


Pergi sekarang kalau nggak mau sendal ini menyumpal mulut mu..ancam nek Inayah yang berjalan menuju nek encim.


Iya aku pulang sekarang..emang keluarga aneh, bisa nya nyalahin aku terus..oceh nek encim sambil berlari meninggalkan ruangan Nirmala diikuti Erna dan Paijo.

__ADS_1


__ADS_2