
Pak Ilham baru saja keluar dari toko bangunan di sebrang taman, saat tanpa sengaja matanya melihat istrinya sedang duduk bersama seorang pria di kursi taman.
Pak Ilham bergegas mendekati istrinya dengan maksud menyapa,.tapi saat dia sudah dekat pak Ilham mendengar laki laki itu meminta istrinya untuk meningalkan dirinya jika dirinya menyakitinya.
Dengan hati kesal pak Ilham langsung menyela pembicaraan mereka.
Siapa yang mau direbut dan siapa yang disakiti ?"tanya pak Ilham dengan wajah mengelap.
Bu Inayah tersentak kaget melihat suaminya sedang berdiri di belakang kursi yang didudukinya.
"Mas Ilham!"desis bu Inayah dengan perasaan takut.
"Saya, bang Ilham..!jika sampai Abang nyakitin mbak Inayah, saya bersumpah akan merebut mbak Inayah dari tangan bang Ilham..ucap Damar dengan lantang dan berani..
"Berani kamu sama saya!"tantang pak Ilham dengan wajah murkanya.
"Kenapa saya harus takut.. jawab Damar dengan berdiri mendekati pak Ilham.
Bu Inayah langsung berlari menarik tangan suaminya, tanpa mengucapkan sepatah kata pun ..dengan paksa Bu Inayah menarik lengan suaminya dan menyetop taksi dan segera memasuki mobil itu.
Tiba di rumah pak Ilham langsung menyeret lengan istrinya kedalam rumah, dan melewati Audy dan Nirmala yang berebut remote tv.
__ADS_1
"Kakek sama nenek, kenapa main tarik tarikan begitu mah..?tanya Nirmala heran .
"Mama juga nggak tau Mala, ko kaya film India aja ya..!jawab Audy dengan menompang dagunya dengan kedua tangannya.
"Mungkin mereka lagi bikin drama mah, biar viral masuk ke tok tok..oceh Nirmala yang sejak tadi asik mengunyah kacang rebus.
"Iya kali Mala!" jawab Audy .
Dari kemarin kamu selalu memancing emosiku ya Inayah, apa mau mu sebenarnya? bentak pak Ilham di dalam kamarnya.
"Nggak ada!" jawab Bu Inayah acuh.
"Kemarin dipasar, kamu seenak nya tertawa tawa dengan tokeh toserba .
"Dengan siapa pun yang tertarik, sama wajah pantat kuali ini..jawab Bu Inayah tanpa melihat kearah pak Ilham.
"Jadi kamu masih menganggap omongan itu.. tanya pak Ilham menahan kesal dihatinya.
"Iya!" jawab Bu Inayah sambil berjalan menuju pintu dan membukanya.
Mau kemana kamu Inayah, saya belum selesai bicara!" sentak pak Ilham yang inggin mengejar langakh istrinya.
__ADS_1
"Nenek lagi main drama India ya..?tanya Nirmala yang kepo.
"Iya Mala!" jawab bu inayah asal.
Nenekmu emang sudah gila Mala ..!"dia mulai berani selingkuh..seperti perempuan murahan aja. maki pak Ilham.
Kemarin pantat kuali, sekarang perempuan murahan, bagus juga ya gelar yang mas sematkan padaku ..jawab bu Inayah tak tingal diam.
Maksud kakek sama nenek ini apa sih?" pantat kuali sama selingkuh..Mala nggak paham. tanya Nirmala yang tidak tau situasi.
Kakek mu mengatakan wajah nenek seperti pantat kuali Mala, saat kami pergi ke acara nikahan anak bupati..nenek sakit hati Mala.
makanya nenek mau buktikan ke kakek mu kalau nenek nggak sejelek itu..meski tua masih ada yang mau sama nenek..jawab Bu inayah dengan menahan amarah yang sudah lama ditahannya.
Kenapa kakek Sampai hati, mengatakan hal seperti itu pada nenek.. tanya Nirmala yang mulai paham duduk masalah nya.
"Kakek cuma bercanda Mala!" nggak serius. jawab pak Ilham.
Kakek tau kan hati seorang wanita itu lembut dan mudah tersingung ..bercanda atau pun tidak jangan pernah mengucapkan kata merendahkan seperti itu..apa kakek lupa nenek lah yang menemani hari hari kakek dalam suka maupun duka..hingga mama dan Tante sita hadir di antara kalian ..apa kakek lupa nenek lah yang setiap hari mengurus kakek hingga nenek tidak sempat mengurus diri seperti wanita lain..kini disaat nenek sudah tua karena usia kakek inggin menyepelekan nenek dengan kata kata seperti itu..dimana akal dan pikiran kakek.omel Nirmala pada pak Ilham.
"Nenek juga, bukan nya berfikir jernih malah bikin masalah, apa mesti begitu cara menyelesaikan masalah..dengan berdandan berlebihan seperti wanita malam..apa nggak ingat umur ..sebentar lagi nenek akan punya cicit tolong kasih contoh yang baik untuk kami keturunan nenek dan kakek..jangan karena emosi. kalian berubah seperti anak remaja yang baru kenal puber..kembali Nirmala menceramahi bu Inayah..
__ADS_1
Nirmala kecewa Dengan kakek dan nenek. sore ini juga Mala akan kembali ke Jakarta.. disini sudah nggak nyaman lagi..nggak ada ketenangan sama sekali seperti kemarin.
Jangan temui Mala, kalau kakek sama nenek nggak saling menyadari kekeliruan sikap kalian.. ucap Nirmala dan berlalu memasuki kamarnya.