Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Menyusahkan Saja


__ADS_3

Sesampai di kampus.


Mobil Yoga pun berhenti dengan sempurna di halaman parkir.


Jojo yang sedang berkumpul dengan para sahabat nya di depan kampus melihat Kinan turun dari sebuah mobil,yang asing bagi jonatan karena jojo sangat mengenal mobil Ayah Kinan yang biasa mengantar Kinan ke kampus bila Mobil Kinan ada masalah.


"Eh sama siapa tu Kinan?" Tanya Heri sahabat Jojo.


"Engak tahu,kaca nya gelap gak keliatan siapa,mungkin om alex ganti mobil." Tebak Jojo.


"Mas Yoga,nanti gak usah jemput aku,aku pulang sama teman - teman aja,mereka boleh kan kerumah." Tanya Kinan.


"Aku juga tidak mau menjemput mu." Balas Yoga lalu menjalan kan mobil nya.


"Hm.." Kinan menarik nafas dalam - dalam dan membuang nya.


"Nyebelin banget sih jadi orang." Gumam Kinan sambil mata nya menatap mobil yoga yang berlalu dari hadapan nya,meninggalkan kampus.


Jojo pun menghampiri Kinan yang berjalan masuk." Hai Kinan" Sapa Jojo.


"Hai jojo." Balas Kinan.


"Datang sama siapa?" Tanya Jojo.


"Em....sama..."


"Kinan!...sini." Teriak Joana dari jauh.


"Aku ke sana dulu ya Jo,bye jojo." kata Kinan dan melangkah kan kaki meninggal kan jojo.

__ADS_1


"Oke Kin." Balas Jojo menatap Kinan yang berlalu pergi sembari tersenyum.


"Bagaimana jelas kan kalau aku datang dengan suami ku,pasti kampus bakal heboh dengar aku sudah memiliki suami,sementara tidak ada acara yang terdengar,mereka pasti berfikir aku hamil duluan,atau lain nya." Gumam Kinan sembari berjalan mendekati Joana yang sedang duduk bersama Jeslin menunggu Kedatangan nya.


Sementara ditempat lain.


.


.


Yoga yang sedang dalam perjalanan ke kantor nya mendengar ponsel nya berbunyi.


Yoga pun segera mengangkat telefon saat melihat nama Papa nya yang menghubungi nya.


"Iya pa."


"Menuju ke kantor,ada apa pa?" Jawab Yoga.


"Kinan mana?"


"Sudah Aku antar ke kampus."


"Oh..Papa mau bilang Nanti malam,Orang tua Kinan mengajak makan malam di rumah nya,kamu nanti siang jemput dia pulang kuliah antar dia ke rumah orang tua nya dulu,papa dengar mobil nya masih di rumah mertua mu." jelas Pak bambang.


"Tapi pa,Aku banyak kerjaan di kantor,biar dia naik taxi saja." Balas Yoga agak malas mendengar kata menjemput Kinan.


"Tidak bisa,kamu yang harus jemput,tunjukan sikap kamu sebagai seorang suami,masa istri kamu di suruh naik taxi,apa lagi kalian masih pengantin baru." Ucap Bambang dengan tegas.


Yoga membuang nafas dengan kasar ." Iya, nanti aku jemput,sudah dulu pa,aku lagi di jalan" Jawab Yoga dan ingin segera mengakhiri pembicaraan nya.

__ADS_1


"Baik lah,hati - hati menyetir nya." Balas pak bambang dan mematikan sambungan telefon nya.


"Menyusah kan saja, kalau begini terus aku tidak perlu kerja lagi,urus dia saja ." Ucap Yoga dengan kesal sambil menyetir.


Saat sampai di kantor,Yoga baru ingat kalau dia belum mempunyai nomor telefon Kinan,Yoga pun tampak seperti orang putus asa dan menyandar kan tubuh nya di sandaran kursi kerja nya.


Siska yang datang membawa kan teh hangat untuk Yoga seperti biasa,melihat wajah Yoga tampak tidak baik mood nya hari ini.


"Pengantin baru ada apa?" Tanya Siska tersenyum.


"Kepala ku pusing sekali,aku mau jemput Kinan pulang kuliah,aku bahkan tidak tahu kapan jam selesai kuliah nya." Jawab Yoga sembari memijat dahi nya.


"Ya ampun begitu saja ambil pusing,apa guna nya ponsel kalian." Balas Siska tersenyum mendengar apa yang membuat sahabat nya itu pusing.


"Justru itu,aku tidak punya nomor nya." Balas Yoga dan membuang nafas dengan kasar.


"Kalian kan suami istri bagaiman bisa gak ada nomor pasangan? Aku tidak percaya ini,kalian memang di jodoh kan,tapi jangan terlalu kaku,masa nomor telefon saja tidak ada." Tutur Siska mengeleng - geleng kan kepala.


"Tidak usah mengejek ku."


"Aku tidak mengejek mu,tidak ada untung nya,ini nomor nya Kinan,cepat catat." Kata Siska menyodor kan ponsel nya.


"Bagaimana bisa kau ada nomor nya?" Tanya Yoga terkejut.


"Apa yang aku tidak tahu? cepat lah catat! 1jam lagi kita ada meeting." balas Siska dengan tangan di lipat kan di perut nya.


Siska mendapat nomor telefon Kinan dari Ibu nya Yoga,saat Siska ke rumah orang tua Yoga untuk mengambil berkas membuat surat nikah Yoga dan Kinan,Siska meminta nomor Kinan,agar disaat nomor Yoga tidak bisa di hubungin Siska bisa menghubungi Kinan untuk bertanya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2