Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Kedatangan Sahabat.


__ADS_3

Setelah selesai mandi.


Kinan dan Yoga duduk kembali di ruang keluarga,Kinan mendengar kan penjelasan Yoga lain nya.


Tiba - tiba Bik Sumi datang memberi tahu,ada Max,Daven dan Siska datang dan ada di ruang tamu.


"Ayo sayang,kita keluar." Ajak Yoga dan kinan mengiyakan ajakan Yoga,sambil tangan nya menggandeng tangan suami nya,mereka berjalan ke arah ruang tamu.


"Kalian tidak jadi makan malam?" Tanya Yoga.


"Siska mengajak kami untuk makan di rumah mu saja,karena tidak enak kau tidak ikut,ada yang ingin dia bicarakan." jawab Daven.


Siska sengaja mengajak Daven dan Max untuk kerumah Yoga,karena ia ingin mengkhusus kan malam ini,menatap laki - laki yang ia cintai itu lebih lama,sebelum ia pergi dari kota ini.


"Padahal kami baru selesai makan." Kata Yoga.


"Makan lah sedikit untuk menghargai ku sebelum aku pergi." Kata Siska sembari mengeluar kan kue yang ia beli.


Max dan Daven yang mendengar kata pergi,tentu saja menjadi kaget dan binggung apa yang di bicarakan Siska,tidak bagi Yoga,karena ia sudah tahu lebih dulu.


"Apa maksud mu kau akan pergi?" Tanya Max.


"Karena sudah berkumpul,aku ingin memberi tahu pada kalian,kalau aku akan pergi ke London dan menetap di sana selama 2 Tahun." Kata Siska memulai pembicaraan.


"Apa yang ingin kau lakukan di sana selama itu?" Tanya Max.

__ADS_1


"Max,kalian tahu kan kalau aku ingin sekali menjadi model dan aku mendapatkan tawaran itu sekarang,jadi aku tak ingin menyia - yiakan kesempatan ini." jelas Siska.


"Apa kau sudah benar - benar nyakin?" Tanya Max lagi dan Siska mengangguk pelan dan mengedip kan kedua mata nya mengisyarat kan,kalau ia sudah nyakin.


"Kami pasti akan merindukan bawelan mu jika kau pergi." Kata Daven bercanda tapi dia juga merasa sedih.


"Sialan kau,ayo makan,Kinan ayo makan kue nya." Kata siska.


"Iya,Makasih Mba." balas Kinan.


Kinan melihat mata Siska berkaca - kaca,Siska mencoba menundukan kepala agar para sahabat nya tidak melihat kesedihan yang teramat dalam di mata nya.


Sementara Max tampak tidak percaya dengan apa yang ia dengar,mata max pun tampak sendu,tapi ia mencoba menutupi nya dengan mencoba tersenyum tipis.


Hatinya hancur saat mendengarkan kalau Siska,wanita yang ia cintai diam - diam akan pergi di waktu yang lama.


•••


Hari pun semakin malam.


Sahabat - sahabat Yoga pun sudah pulang.


"Sayang,apa kau tidak sedih mba Siska pergi?" tanya Kinan saat berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamar.


"Sedikit sedih,memang nya kenapa?" Tanya Yoga heran.

__ADS_1


"Tidak,aku hanya bertanya." jawab Kinan.


Sesampai di kamar,Kinan berdiri di ambang pintu,sementara Yoga sudah berbaring di tempat tidur lebih dulu.


"Apa karena Mas Yoga mba Siska memutus kan pergi ke London? beberapa kali aku melihat Mba Siska mencuri - curi pandang melihat Mas Yoga tadi,bukan hanya hari ini,sebelum - sebelum nya juga begitu." gumam Kinan di dalam hati.


"Sayang apa yang kau lamunkan,sini berbaring dengan ku." panggil Yoga dan membuyarkan lamunan istri nya.


"Iya Sayang." Jawab Kinan dan berbaring di pelukan suami nya.


Yoga memeluk istri nya dengan lembut,karena rasa lelah nya,Yoga pun tertidur lebih dulu,Sementara Kinan melihat wajah suami nya yang sangat dekat dengan wajah nya.


"Sayang,aku mencintai mu dan aku tak ingin kehilangan mu,itu alasan kenapa aku sangat curiga dan sensitif yang menyangkut tentang wanita di hidup mu,maaf jika aku terlalu sensitif." Ucap Kinan dengan tatapan sendu.


Setelah menatap wajah suami nya beberapa saat,Kinan pun mencoba memejam kan mata nya dan tertidur dengan posisi saling berpelukan.






__ADS_1


Bersambung


__ADS_2