Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Kinan,Aku Mencintaimu!


__ADS_3

...Dimeja Makan...


Kinan dan Yoga tampak duduk menikmati makan malam mereka.


Kinan tampak tertunduk dan tidak berani menatap Yoga ,sementara sedari tadi Yoga terus menatap Kinan yang tampak tertunduk.


Tidak ada pembicaraan diantara keduanya.


Ditengah - tengah makan malam,Kinan mengambil minuman yang berisi air dan meminum nya.


"Kinan! Aku mencintaimu!" Kata Yoga tiba - tiba dan membuat Kinan lansung tersedak minuman,ia sampai merasa sulit bernafas dan mencoba batuk.


Khuk


Khuk


Khuk


Kinan tampak diam tidak tahu harus menjawab apa.


"Apa aku salah mendengar nya? Apa Aku harus menyuruh nya mengulangi Ucapan nya?" gumam Kinan tampak ia sulit bernafas,ia merasa hati nya berdetak sangat Kencang.


"Ekhm" Kinan mencoba mengatur nafas untuk membalas Yoga yang menatap nya.


•••


Ting - Tong


Bel rumah berbunyi sebelum Kinan bisa berkata apa - apa,suara bel membuat Yoga dan Kinan menatap kearah pintu utama yang tertutup.


"Seperti nya ada yang datang,aku akan membuka kan pintu" Kata Kinan dengan suara pelan dan begitu gugup beranjak dari duduk nya.


Yoga pun menyusul Kinan yang berjalan lebih dulu ke pintu utama.


"Kenapa dia tidak menjawab ku? apa dia tidak menyukai ku?" Batin Yoga sembari melangkah dan menatap punggung istri nya yang berjalan didepan nya.


Saat Kinan membuka pintu kedua orang tua Yoga berdiri di ambang pintu dengan sebuah koper ditangan nya.

__ADS_1


"Papa,mama" Kinan mencium punggung tangan Ayah dan Ibu Mertuanya di ikuti Yoga.


"Kinan,Yoga ,kenapa kok awal sudah tutup pintu?" Tanya Bu Sara


"Iya Ma,Ayo masuk ma!" Ajak Kinan


Bu Sara dan Pak Bambang pun masuk dan duduk di sofa ruang tamu.


"Ada apa pa?" Tanya Yoga yang masih heran melihat ayah dan ibunya membawa sebuah koper kecil.


"Engak apa - apa,mama dan papa sengaja datang untuk menginap,2hari lagi kalian jadi kan keluar kota ikut Yoga perjalanan bisnis?" Jawab pak bambang dan memastikan lagi,Yoga jadi mengajak Kinan untuk perjalanan bisnis nya.


"Jadi Pa,kami akan berangkat bersama Max dan Daven" Jawab Yoga


"Siska?"


"Iya,Siska sekertaris ku,tentu saja dia ikut" saut Yoga.


"Kalau Kinan? Kamu tidak mengajak Sahabat kamu?" Tanya Bu Sara.


"Bagus lah,mama dan papa akan menginap di sini sampai kalian pulang,papa Kinan juga sedang mengambil cuti,jadi Papa dan Mama Kinan juga akan menginap disini." Jelas Bu Sara dan Kinan dan Yoga pun mengiyakan.


Disela perbicangan mereka,Kinan menatap Yoga yang duduk bersebrangan dengan nya,sementara Yoga menatap kedua orang tua nya.


Hati Kinan seperti tidak fokus dengan pembicaraan ini,ia teringat terus dengan pernyataan cinta dari Yoga saat di meja makan.


"Apa Mas Yoga serius dengan ucapan nya?,lalu perjanjian itu?,hm.. Kalau dia serius,dia pasti menunggu jawaban dari ku" Gumam Kinan menatap Yoga yang berbicara dengan orang tua nya.


Setelah mengobrol cukup lama dan hari pun semakin malam,Bu Sara dan Pak Bambang pun masuk kedalam kamar yang letak nya di bawah lebih dulu di susul Yoga dan Kinan.


"Mau tidur dimana?Dikamar ku atau di kamarmu?" Tanya Yoga tiba - tiba dan membuat Kinan lansung memikirkan yang tidak - tidak.


"Aku bahkan belum menjawab pertanyaan cinta nya yang tidak romantis,dia sekarang malah ingin mengajak ku tidur bersama" Gumam Kinan dalam hati.


"Kenapa melamun? Ayo naik ke atas" Ajak Yoga menarik tangan Kinan.


"Ta... Tapi kenapa harus tidur bareng mas?" pertanyaan itu lolos keluar dari mulut nya.

__ADS_1


"Apa kau ingin mama dan papa tahu,kalau kita tidak tidur bersama." Jawab Yoga


"Oh begitu..." Saut Kinan yang sudah salah mengira.


"Kau pikir apa?"


"Eh.tidak apa - apa,tidur dikamar ku saja mas!" Jawab Kinan sembari mengikuti langkah Yoga menaiki anak tangga.


Saat memasuki kamar,Yoga tak lagi banyak bicara dan lansung membaringkan tubuh nya di tempat tidur dan menutup setengah tubuh nya dengan selimut.


Sementara Kinan tampak diam menatap Yoga yang malah akan tidur.


"Kenapa masih berdiri saja,tidur lah,ini sudah malam,lupakan saja yang sudah aku ucapkan dimeja makan" Kata Yoga.


Kinan pun tampak terdiam,hati seperti teriris saat mendengar Yoga menyuruh nya melupakan begitu saja apa yang telah ia dengar,ia mengigit bibir bawah nya menahan kesal.


"Seperti nya dia tidak serius,aku pikir dia benar - benar sudah mencintai ku,kalau benar dia mencintai ku,aku pun ingin menjawab pernyataan nya yang tidak romantis itu,kalau aku juga sudah mencintai nya,ah..tapi sudah lah,memikirkan hal itu,yang seperti nya sulit,mengingat pernikahan ku dengan nya hanya lah perjanjian" Batin Kinan merasa sedih memikirkan perkataan Yoga sembari membaringkan tubuh nya di samping suami nya yang sedang memunggungi nya.


Malam Itu,Kinan tampak tak bisa tertidur,ia berbaring terlentang sembari mata nya menatap ke langit - langit.


"Hari ini aku mengantarkan makan siang untuk nya,aku tiba - tiba khawatir dia tidak makan siang karena terlalu sibuk,entah apa yang kurasakan saat itu,tapi semua itu menyakin kan hati ku,kalau aku sudah mencintai nya." Batin Kinan


•••


Kinan mencintai Yoga dan juga sebalik nya Yoga mencintai Kinan,itu bukan lah hal yang salah,bagaimana pun mereka sudah menghabiskan hari hari mereka berdua didalam rumah selama berbulan - bulan meski dengan status suami istri dengan ikatan perjanjian.


Tuhan bisa membolak balik kan hati siapa saja,yang awal nya biasa - biasa saja,menjadi hati yang mencintai.


hanya saja cara mengungkap kan bukan semudah membalikan kedua telapak tangan,apa lagi kedua nya saling tidak mengetahui isi hati masing - masing.


Itu sebab nya bantu Like dan Vote nya ya teman - teman.


Terimakasih ^_^


•••


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2