Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Karena Aku Suamimu


__ADS_3

Keesokan harinya


Kinan sedang membuat sarapan sebelum ia pergi kuliah.


Yoga yang juga sudah turun untuk sarapan duduk di kursi meja makan sembari memainkan ponsel nya.


.


.


Nada dering.......


Ponsel Yoga berbunyi,ia pun segera mengangkat telefon nya karena mendapat telfom dari mama nya.


"Iya Ma" Yoga menjawab telfon,Kinan yang mendengar pun menoleh sejenak ke arah meja makan saat mendengar Yoga menyebut mama.


"Yoga ajak Kinan untuk menginap dirumah hari ini,kamu tidak lupakan 2 hari lagi lagi ulang tahun pernikahan papa dan mama" kata Sara


"Tentu saja tidak,mana mungkin aku lupa ma,aku kan juga sudah menyuruh Siska mengurus semua nya,tapi kami seperti nya tidak akan menginap ma" Jawab Yoga yang tidak ingin menginap disana karena sudah tahu akan satu kamar dengan Kinan.


"Jangan banyak alasan,pokok nya nanti malam Kalian harus disini" Kata Sara memaksa Yoga..


Yoga lalu mengambil nafas dan membuang dengan pelan "Baiklah ma,nanti kami kesana" jawab Yoga mengiyakan karena tak ingin mengecewakan mama nya.


"Baik lah sayang,mama tunggu ya" kata sara sembari mematikan sambungan telefon nya.


Yoga lalu menaruh ponselnya di atas meja makan dan kedua tangan nya saling memijit sembari mata nya memandang punggung istrinya yang sedang memasak.


"Bagaimana mungkin aku mengajak nya ke rumah mama,kalau suasana hati nya seperti nya tidak baik,ya ampun.."Gumam Yoga sembari membuang pandangan nya kesembarang arah saat Bi sumi datang membawa kan sarapan yang di masak Kinan ke atas meja.


Kinan lalu melepas kan celemek yang dikenakan lalu berjalan ke meja makan.


"Den,Non bibi mau ijin keluar dulu ya? Bibi mau ketemu keluarga dari kampung yang juga sekarang bekerja di kota ini" Kata Bi sumi meminta ijin.


"Iya Bi" balas Yoga singkat


"Bibi gak sarapan dulu?" Tanya Kinan


"Bibi sarapan berang keluarga bibi saja non diluar,soal nya sudah ditunggu.


"Baiklah Bi" Balas Kinan tersenyum dan duduk di meja makan,Yoga melihat kearah Kinan yang seperti nya sengaja mengurangi menatap wajah Yoga,sebelum akhir nya pandangan Yoga teralih kan untuk sarapan.


Sementara Bi sumi beranjak dan berjalan keluar.

__ADS_1


Dimeja makan


Tidak ada percakapan dan membuat suasana tanpa sepi dan sunyi.


"Aku akan mengantarmu kuliah" Kata Yoga tiba - tiba


"Aku bisa berangkat sendiri,aku punya mobil" Jawab Kinan datar sembari menikmati sarapan nya.


"Mama meminta kita untuk menginap malam ini,jadi aku akan menjemput dan mengantar mu kerumah mama,lusak ulang tahun pernikahan mama dan papa" Kata Yoga mencoba memberi alasa dia akan mengantar Kinan dan menjemput nya.


"Aku bisa pergi sendiri,aku tahu rumah orang tua mu,jadi tidak usah repot - repot" Jawab Kinan dengan wajah yang mulai kesal.


"Aku bilang aku akan akan mengantar mu" tegas Yoga memaksa.


"Kenapa mas Yoga memaksa sekali? Aku kan sudah bilang aku bisa sendiri" Balas Kinan dengan tatapan kesal.


"Karena aku suami mu,Aku tidak mau orang menilai buruk tentang aku,jadi aku akan mengantar mu" Kata Yoga.


"Tidak perduli apa alasan nya,jangan lupa tentang perjanjian yang mas Yoga buat,meski kita suami istri yang sah,tapi kita hanya sebagai teman di rumah ini,sejak kapan mas Yoga perduli tentang ini" Ucap Kinan dan membuat Yoga tak bisa berbicara apa pun


Kinan lalu beranjak dari duduk nya untuk berjalan masuk kekamar nya,tapi Yoga juga ikut berdiri lalu memegang pergelangan tangan Kinan,untuk menahan Kinan pergi.


"Habis kan sarapan mu" tegas Yoga menahan kesal,lalu menarik tangan Kinan untuk kembali duduk.


Kinan yang melihat wajah suami nya yang mulai ingin mengeluarkan amarah nya pun terpaksa duduk untuk menghabiskan sarapan nya,tidak mau pertengkaran semakin panjang,begitu juga dengan Yoga yang kembali duduk untuk menghabiskan sarapan nya tapi mata nya menatap ke arah makanan di piring nya dan mencoba menghindari menatap Kinan yang duduk di hadapan nya.


Air mata Kinan akhir nya lolos membasahi pipi nya sembari kedua mata nya menatap Yoga yang kini juga terdiam sembari memakan sarapan nya.


"Aku tidak mengerti maksud mu saat ini,awal nya kau tidak peduli dengan status ini,tapi kenapa sekarang kau bahkan memaksa ku dengan menyebut kan ,kalau kau adalah suami ku" Batin Kinan lalu menyekat air mata nya yang telah tumpah.


Selesai sarapan,Yoga mengambil kunci mobil kinan yang digantung di tempat yang disediakan, untuk di simpan di dalam tas nya,seakan tidak ingin Kinan mengunakan mobil itu dan tetap pada keinginan Yoga untuk mengantar Kinan.


Kinan yang melihat pun tak lagi berkata apa - apa,selain mengikuti mau nya Yoga.


Kinan lalu berjalan masuk kedalam mobil Yoga yang sudah di buka kan kunci pintu mengunakan remote mobil yang tergantung bersama kunci mobil nya,sementara Yoga masih mengunci pintu rumah sebelum berangkat,karena tidak ada orang di rumah ini.


Didalam mobil


.


Kinan memandangi keluar jendela dan tak mau bicara apa pun pada Yoga.


Sementara Yoga sesekali menoleh ke arah Kinan,melihat Kinan begitu murung.

__ADS_1


"Apa aku terlalu jahat? Apa aku terlalu memaksa? Aku bahkan tidak tahu kenapa aku jadi seperti ini" Batin Yoga dengan bola mata yang tampak sendu.


beberapa saat kemudian


Saat mobil Yoga sampai di halaman kampus dan berhenti dengan sempurna,Kinan pun segera turun dari mobil tanpa berkata apa pun,memandang Yoga pun dia sudah tidak mau.


Iya lansung berjalan meninggal kan Mobil Yoga yang masih terdiam belum memjalan kan mobil nya.


Yoga menatap istri nya berjalan memasuki Gedung kampus nya,sampai pandangan nya tak terjangkau lagi setelah Kinan masuk kedalam gedung kampus nya nya.


Yoga lalu berteriak sekali dengan keras didalam mobil " Aaaaahhhhhhh" Mencoba mengeluarkan sesuatu yang seperti menekan jantung nya dan menyakiti hati nya.


Iya memukul tepian stir mobil nya meluap kan kekesal nya pada diri nya sendiri,sebelum iya menjalan kan mobil nya menuju ke kantor.


Sesampai di kantor,Yoga tampak murung,Siska yang melihat Yoga melewati nya tanpa menyapa nya pun tampak heran lalu menyiap berkas yang ia pegang ke atas meja kerja nya sebelum menyusul Yoga keruangan nya.


"Yoga! ini teh mu" Kata Siska


"Terimakasih" Balas Yoga.


"Kau terlihat murung,apa kau tidak ingin berbagi sedikit cerita pada ku?" Tanya Siska


"Hanya sedikit lelah saja" Balas Yoga


"Baik lah,nanti siang bagaimana kita ke coffeshop ?" Tanya siska


"Tidak,aku sedang tidak ingin,bisa kah kau tinggal kan aku sendiri?" Kata Yoga yang tak ingin diganggu.


"Baik lah,aku keluar dulu" Balas Siska yanh tak ingin menganggu Yoga lalu berjalan keluar.


.


.


.


.


.


Bantu like dan Vote nya ya teman - teman.


Terimakasih banyak

__ADS_1


Nanti siang kalau tidak lelah Aku up 1 episode lagi ya.


Bersambung


__ADS_2