
"Kinan,apa kau benar - benar baik - baik saja? Apa yang kau dapat kan saat sampai di sana?" Tanya Jonatan dengan wajah yang khawatir.
"Jojo,kenapa kau terus mengikuti ku dan mencampuri urusan ku,aku sudah menikah,kalau pun aku mempunyai masalah dengan Suamiku,aku bisa mengatasi semua nya." Kata Kinan datar.
"Karena aku menyayangi mu Kinan,aku ingin kau bisa bahagia." Jawab Jonatan.
"Stop Jo,Please jangan ganggu aku lagi ,aku menganggap mu teman dan aku baik pada mu,bukan berarti kau boleh mencampuri urusan pribadi ku." Kata Kinan lagi.
"Maaf Kinan,aku tidak bermaksud mencampuri urusan mu." Saut Jonatan.
Kinan lalu beranjak berdiri dan meninggal kan Jonatan yang masih duduk melihat wanita yang ia cintai berjalan meninggal kan nya.
"Kinan,apa tidak ada sedikit pun cinta mu untuk ku?" Gumam Jonatan dengan tatapan sendu.
Disisi lain,Bella yang juga mengikuti mobil Jonatan sejak tadi merasa geram melihat pemandangan yang tidak mengenakan,ia melihat Jonatan mengikuti dan mendekati Kinan.
Bella yang sangat mencintai Jonatan merasa sangat kesal,karena Jonatan tak pernah memandang nya sedikit pun.
Setelah melihat mobil Kinan pergi,Bella pun juga pergi meninggal kan pantai itu dengan perasaan yang kesal.
•••
Sesampai di rumah,jam menunjukan pukul 3 Sore.
Kinan pun masuk ke rumah dan di sambut oleh Bi Sumi.
"Non Kinan baru pulang." Sapa Bi Sumi.
"Iya Bi,Kinan ke kamar dulu ya Bi." Kata Kinan tersenyum tidak bersemangat sembari melangkah kan kaki nya menuju ke tangga.
__ADS_1
"Gak makan dulu Non?" Tanya Bi sumi.
"Gak Bi,Lagi gak lapar." Jawab Kinan dan menaiki anak tangga.
•••
Jam menunjukan pukul 5 Sore.
Dikantor Yoga menghubungi Kinan sejak tadi,ia ingin mengabari kalau ia akan makan malam bersama sahabat nya,tapi tidak mendapat balasan dari Kinan,Telefon Yoga pun tidak di angkat oleh Kinan.
Yoga lalu menghubungi telefon rumah dan Bi Sumi yang mengangkat.
"Hallo."
"Bi,apa ada Kinan di rumah?" Tanya Yoga.
"Kenapa dia tidak mengangkat telefon ku ya?" tanya Yoga lagi.
"Kalau itu bibi tidak tahu Den,tadi jam 3 Non Kinan pulang wajah nya seperti nya sedang sedih dan sampai sekarang belum ada turun buat makan." Jawab Bi Sumi.
"Apa bibi sudah mengetuk pintu nya?" Tanya Yoga.
"Sudah Den,tapi kata nya belum lapar." Jawab Bi Sumi.
"Baik lah Bi." Kata Yoga dan mematikan sambungan telefon nya.
Siska lalu masuk kedalam ruangan Yoga dan bertanya kepastian makan malam nanti malam.
"Yoga,apa jadi kita pergi sebentar lagi?" Tanya Siska.
__ADS_1
"Aku seperti nya tidak ikut,lain kali saja,kau pergi saja temui mereka dan ceritakan pada mereka." Jawab Yoga.
"Apa ada masalah Yoga?" Tanya Siska.
"Tidak tahu,Kinan tidak keluar kamar sejak tadi,dia juga tampak murung saat pulang kuliah,dia juga tidak mengangkat telefon ku,aku akan pulang memastikan nya sekarang,maaf Siska,kita ganti di lain waktu." Kata Yoga mematikan laptop nya dan memakai kembali Jas yang ia lepas dan taruh di gantungan.
"Aku jalan dulu ya." Kata Yoga dan berjalan keluar dari ruangan nya.
"Baik lah Yoga,aku mengerti." Balas Siska membuang nafas tapi mencoba tersenyum lebar mengantar kan Yoga yang berjalan melewati dan meninggalkan nya di ruangan itu.
Lagi - lagi,Yoga memperlihatkan bahwa Kinan lebih penting bagi nya,dari pada Siska yang akan pergi jauh di waktu yang lama.
Seketika air mata Siska pun kembali mengalir di pipi nya,melukis kan betapa sedih dirinya saat ini.
•
•
•
•
•
Bersambung
Jangan lupa Like dan Votenya.
Terimakasih.
__ADS_1