
Kinan bersama Jeslin dan Joana pun segera menuju ke kamar Kinan setelah berkenalan dengan sahabat Yoga.
"Joana Sangat cantik,meski dia memakai kaca mata" kata Daven memasang wajah terpesona.
"Wanita mana yang tak pernah kau bilang cantik?" Balas Max dengan nada mengejek.
"Sialan kau,aku hanya memuji karena aku pria yang normal,kalau kau kan berbeda dengan ku" Balas Daven,Yoga dan Max pun tertawa kecil.
---------------
Dikamar
.
.
Jeslin dan Joana duduk di lantai sembari Jeslin mengeluarkan Laptop dari tas nya,sementara Kinan mengambil beberapa bantal,di letakan di lantai untuk dipakai sahabat nya,karena mereka akan menonton drama Korea.
"Teman - teman mas Yoga ganteng - ganteng ya" Kata Joana
"Biasa Aja" balas Jealin ketus
"Hei,aku harap mata mu sedang tidak bermasalah,Ganteng gitu kamu bilang biasa aja" Ucap Joana
Kinan pun tertawa kecil " Sudah - sudah,untuk apa bahas mereka sih,mending nikmati hari kita " Kata Kinan sembari duduk .
Kinan menghabiskan hari ini bersama kedua sahabat nya,Kinan juga meminta Izin pada Yoga untuk mengajak Kedua sahabat nya menginap,Yoga pun tidak keberatan selama tidak membuat kerusuhan di dalam rumah.
-------------------
Keesokan harinya.
__ADS_1
.
.
Pagi - pagi sebelum sarapan Jeslin dan Joana sudah lebih dulu pamit pulang.
Karena hari ini hari libur,Kinan yang habis mengantar Jeslin dan Joana keluar dari rumah pun tidak lansung masuk ke dalam rumah.
Kinan mengambil sapu lidi dan menyapu halaman rumah yang banyak di penuhi dedaunan.
"Non biar bibi saja non yang sapu" Kata Bi Sumi
"Biar aku aja Bi,Bibi lanjut aja bersih - bersih nya,nanti habis sapu aku akan bikin sarapan" Kata Kinan dan Bi sumi pun mengiyakan karena memang masih banyak kerjaan di dalam.
setiap pagi bi Sumi juga tidak membuatkan sarapan,karena Yoga hanya ingin sarapan dengan masakan Kinan,hanya Siang dan Sore Bi sumi memasak.
Sementara Yoga yang baru bangun tidur masuk ke kamar mandi untuk mandi sebelum ia keluar kamar.
Setelah selesai mandi,Yoga pun mengambil ponsel nya,lalu berjalan keluar kamar menuju ke kamar Kinan.
Yoga mengetuk pintu,tapi tidak mendapatkan jawaban,Yoga pun membuka pintu kamar Kinan dan sudah tidak menemukan siapa pun ada didalam nya.
"Kemana mereka? Apa teman - teman nya sudah pulang" Kata Yoga berbicara sendiri.
Yoga lalu berjalan menuruni anak tangga untuk melihat kemana Kinan,Yoga pun bertanya pada Bi sumi yang berpapasan sedang menyapu rumah.
"Bi,dimana Kinan?" Tanya Yoga
"Ada diluar Den,sedang menyapu halaman rumah,tadi bibi mau menyapu nya,tapi non Kinan bilanh,dia yang mau menyapu" Jelas Bi sumi.
"Bersama teman - teman nya?" Tanya Yoga
__ADS_1
"Sendiri saja Den,Non Jeslin dan Non Joana sudah pulang" Jawab Bi sumi dan Yoga pun mengangguk lalu berjalan ke arah pintu keluar.
Yoga yang berdiri di teras,melihat Kinan sedang menyapu halaman rumah,matahari pagi tampak menjemur Kinan yang berdiri dibawah nya.
"Apa kau tidak kepanasan?" Tanya Yoga tiba - tiba dan membuat Kinan langsung menoleh ke arah sumber suara.
"Tidak,matahari pagi kan sehat,Mas Yoga juga harus banyak berjemur biar sehat" Jawab Kinan tersenyum kecil.
"Nanti siang kita kerumah Orang tua ku,bawa pakaian sekalian,kita akan menginap,karena besok sudah acara nya" Kata Yoga memberi tahu Kinan agar Kinan bisa bersiap.
"Baik lah" Balas Kinan.
Yoga pun masih mamatung menatap Kinan yang menyapu halaman dengan semangat,Yoga lalu menghampiri Kinan dan merebut sapu lidi dari tangan Kinan membuat Kinan sedikit terkejut.
"Biar aku saja mas" Kata Kinan namun tak mendapatkan jawaban,Kinan pun membiarkan Yoga menyapu sembari mengambil selang air
"Mas Yoga,seperti nya kita perlu tukang kebun agar halaman luas ini bisa terurus dengan baik,aku lihat sudah banyak bunga yang layu" Kata Kinan dan lagi - lagi tidak menemukan jawaban.
"Lagi - lagi diam,apa sih asik nya jadi pendiam,dasar laki - laki aneh" Gumam Kinan dan tak lagi banyak bicara sembari menyirami tanaman dengan selang air yang ia ambil tadi.
-----------
.
.
Bantu Like dan Vote nya ya teman - teman.
Terimakasih.
Bersambung
__ADS_1