Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Ciuman Pertama


__ADS_3

"Hai Janet" Sapa Max tersenyum dan duduk di sofa.


Janet pun tampak tersenyum ragu - ragu,karena merasa tidak enak pada Max karena ia menumpang di rumah nya.


"Yoga sudah menceritakan pada ku,dimana putra mu?" Tanya Max


"Ada didalam kamar sedang tertidur" Jawab Janet tertunduk.


"Janet! Aku tahu yang kau hadapi saat ini tidak lah mudah,tapi tentang bunuh diri itu,aku tidak mengerti kenapa kau bisa memikirkan hal itu tanpa memikirkan putra mu,jika suami mu tidak memginginkan mu lagi kau bisa kembali pada keluarga mu" Ucap Max


"Tidak bisa Max,keluarga ku sudah sangat membenci ku karena aku memilih menikah dengan laki - laki itu,keluarga tidak enak dengan keluarga Yoga,karena aku sudah menghianati Yoga" Ucap Janet.


"Lalu apa yang ingin kau lakukan sekarang?" tanya Max lagi.


"Max! Kalau boleh aku ingin mencari pekerjaan,boleh kah aku bekerja dengan mu? aku akan segera pergi dari rumah saat aku mempunyai uang untuk menyewa rumah"Ucap Janet.


Max pun terdiam sejenak menatap Janet dan menghela nafas.


...Dirumah Kinan...


Kinan baru bangun tidur setelah beberapa saat Yoga keluar dari kamar nya.


"Jeslin,Joana ayo bangun sudah mau malam" Kata Kinan mengoyangkan tubuh Jeslin dan Joana bersamaan.


"Astaga,kita sampai ketiduran" Saut Jeslin


"Iya,Ayo makan dulu,Bi Sumi pasti sudah masak" Ajak Kinan.


"Aku kayak nya pulang aja dech Kin,nanti mama papa aku nyariin"Kata Joana.


"Iya aku juga..." timpal Jeslin

__ADS_1


Kinan mengiyakan kalau sahabat nya yang akan pulang dan mereka pun keluar dari kamar di ikuti Kinan.


Saat Mobil kedua sahabat nya berlalu pergi,kinan pun masuk kembali kedalam rumah dan menuju ke kamar nya untuk mandi,saat ia akan membuka pintu,ia pun baru teringat pada Yoga,bahkan ia sampai tidak memperhatikan apakah mobil Yoga ada atau tidak di parkiran.


Kinan pun mengurungkan niat nya untuk masuk ke dalam kamar dan berjalan mendekati kamar Yoga yang pintu nya tertutup rapat.


Tok


Tok


Tok


Kinan mengetuk pintu kamar Yoga tapi tidak mendapatkan jawaban.


setelah beberapa saat tidak mengetuk dan menunggu,ia tidak mendapatkan jawaban ,Kinan pun memberanikan diri membuka pintu kamar Yoga yang ternyata tidak terkunci.


"Apa mas Yoga belum pulang? aku benar benar tidak fokus batu bangun tidur sampai lupa melihat apa kah ada mobil mas Yoga di garasi" Gumam Kinan.


Kinan masuk tanpa bersuara sembari melihat beberapa foto yang terpajang di dinding.


Kinan tampak terhenti disebuah foto,dimana itu adalah foto beberapa tahun yang lalu,didalam foto itu terlihat orang tua Yoga dan Orang tua Kinan serta ada dia didalam foto itu bersama Yoga.


"Ini kan foto aku sama papa mama waktu berkunjung kerumah papa Bambang" Gumam kinan.


"Ekhm"


Suara itu terdengar sangat dekat dan lansung membuat Kinan kaget bukan kepala,ia lansung membalik tubuh nya dengan cepat melihat kebelakang,tapi bibir Kinan malah mencium bibir Yoga yang berdiri persis dibelakang nya dengan sangat dekat.


Nafas Kinan seakan terhenti sejenak,membuat ia mematung dengan bibir mereka saling menempel,Kinan pun dengan cepat dorong tubuh Yoga menjauhinya,iya bisa merasakan dengan tangan nya ,betapa kerasnya dada Yoga.


Yoga yang baru keluar dari kamar mandi,dan terkihat Tubuh Yoga hanya berbalut handuk dan tubuh kekar Yoga yang bisa membuat wanita tergoda dapat dilihat Kinan dengan sangat jelas.

__ADS_1


Kinan pun membuang wajah kesembarangan arah untuk menghindari menatap Yoga.


"apa yang kau lakukan disini? apa seperti itu cara mu mengoda suami mu" Kata Yoga tersenyum tipis.


"Mengoda? aku hanya." Jawab Kinan terpotong


"Sudah lah,aku tahu maksud mu datang ke kamar ku,kata kan saja aku bisa pergi ke kamar mu,jika kau menginginkan nya" Goda Yoga dan membuat kedua mata Kinan membulat terkejut,dengan apa yang di kata kan Yoga.


Yoga lalu berjalan mendekati Kinan,membuat Kinan semakin memundurkan tubuh nya hingga mentok sampai ke dinding.


"Mas Yoga mau apa?" kata Kinan gugup saat Yoga mendekati wajah nya ke wajah Kinan.


Tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu membuat Yoga tidak melanjutkan apa yang ingin dia lakukan.


Yoga lalu berjalan ke pintu yang tertutup rapat dan membuka nya,Kinan pun membuang nafas dan merasa lega karena ada yang datang.


"Kamu selamat Kinan,meski pun ciuman pertama mu sudah di rebut nya,paling tidak kau bisa perfi dari kamar ini"Ucap Kinan dalam hati.


Dan tampak Bik sumi yang mengetuk pintu saat Yoga membuka,Bik sumi melihat ada Kinan didalam dan sekalian memberi tahu kepada kedua majikan nya untuk makan malam,karena sayur sudah di panaskan.


Kinan pun mengunakan kesempatan itu untuk keluar dari kamar Yoga dan masuk kedalam kamar nya sebelum ia turun untuk makan malam.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2