Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Aku Membalasnya


__ADS_3

Setelah lelah melewati perjalanan panjang,Yoga dan Kinan pun sampai di sebuah hotel yang letak nya dekat dengan pantai.


Yoga sengaja memilih hotel dekat pantai karena tidak tahu,dimana ia harus mrmbawa Kinan serta yang lainnya liburan.


Agar tidak Bosan,Kinan dan sahabatnya bisa bersantai di pantai disaat dia bertemu drngan Clein.


...Jam Menunjukan Pukul 3 Sore...


"Sejuk banget ya Kin?" Kata Jeslin saat turun dari mobil.


"Iya,sejuk" Balas Kinan


"Karena ini dekat pantai" Sela Daven yang lansung berdiri di samping Joana yang tampak malu - malu.


•••


Memasuki hotel.


Kinan serta Jeslin,Joana dan Daven sedang menunggu di Lobby,begitu juga dengan sang supir,menunggu Yoga dan Max mengambil Kunci kamar di Resepsionis.


Tidak berapa lama kemudian,Yoga dan max pun datang.


"Ini kunci kamar kalian!" Yoga memberi kan sebuah Kunci kamar untuk Jeslin dan Joana,sementara Max memberikan sebuah kunci untuk Daven.


"Terimakasih" Balas Joana dan Jeslin,Yoga pun mengangguk kecil.


"Paman Musin,ini kunci kamar paman!" Kata Yoga memberi kan sebuah kunci kamar pada supir pribadi orang tua yoga,yang sudah lama sekali bekerja bersama orang tua Yoga.


"Terimakasih Den!" Balas Pak Musin.


"Ayo Kinan!" ajak Yoga.


"Kita satu kamar?" pertanyaan itu lolos dari Mulut Kinan dan membuat Yoga melirik ke arah sahabat nya dan juga sahabat Kinan,dan tampak tidak ada yang terfokus pada pertanyaan Kinan ,karena asik memperbaiki koper yang akan mereka bawa ke kamar.


Yoga pun lansung menarik tangan Kinan menuju sebuah Lif di ikuti pertugas hotel yang membantu Yoga dan Kinan.


"Aku seperti nya salah bertanya" Gumam Kinan dengan wajah yang tidak enak,sembari mengikuti langkah Yoga.

__ADS_1


...Didalam Kamar...


Yoga tampak diam saja sembari merebahkan tubuh nya di tempat tidur,sementara Kinan tampak mengeluarkan pakaian nya,yang akan dia pakai malam ini,ia pun masuk kedalam kamar mandi Untuk membersihkan diri.


Saat Kinan keluar dari kamar mandi,tampak Yoga sedang tertidur.


Tok


Tok


Tok


Tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar,Kinan lansung berjalan mendekati pintu dan melihat pelayan hotel sedang berdiri di ambang pintu,membawa kan makan malam kinan bersama Yoga.


"Permisi Bu,kami membawa kan makanan pesanan pak Yoga" Kata Seorang pelayan hotel.


"Oh,silakan masuk" kata Kinan dan 2 pelayan hotel perempuan itu pun mendorong kereta memasuki kamar Kinan dan Yoga,meletakan makanan pesanan itu di atas meja.


"Kamar teman - teman saya,sudah di pesan belum makan malam nya?" Tanya Kinan.


"Sudah bu,4 kamar lain nya sudah di antar juga makanan nya"Jawab Pelayan itu,sembari pamit keluar,untuk melanjutkan pekerjaan mereka,tidak lupa Kinan mengucapkan terimakasih sebelum para pelayan itu beranjak pergi.


"Mas,Bangun Mas... makanan nya sudah datang" kata Kinan dengan hati - hati.


Yoga pun segera beranjak berdiri dan berjalan menuju kesebuah sofa,dimana makanan itu terletak di atas meja.


"Mas Yoga,nanti aku ke kamar Jeslin dan joana sebentar ya?" Kata Kinan meminta izin pada Yoga.


"Hem" Balas yoga singkat sembari menikmati makanan nya.


"Mas Yoga nanti keluar?" Tanya Kinan lagi.


"Tidak"


Kinan pun tak banyak bicara lagi ,karena pertanyaan di balas disingkat saja oleh Yoga.


Setelah selesai makan,Kinan menuju ke arah pintu keluar,ekor mata yoga memperhatikan punggung istri nya yang akan keluar dari kamar itu,hingga mata Yoga teralihkan saat Tertutup nya pintu itu,menelan istri nya pada hadapan nya.

__ADS_1


"Seharus nya aku marah pada nya,saat dia hampir membocorkan ke orang dan memunculkan pikiran,kalau kami tidak sekamar,tapi hati ku seperti tidak bisa meluapkan nya" Batin Yoga.


•••


...Menjelang malam...


Kinan kembali ke kamar dan melihat Yoga sedang menatap laptop nya dengan berbagai kertas di atas meja.


"Mas Yoga masih malam sibuk sekali?" Tanya Kinan sembari mendudukan diri nya di samping Yoga.


"Iya,istirahat lah,ini sudah malam,Besok aku ada pertemuan dengan clain ku,jalan - jalan lah dengan sahabat mu ke pantai agar tidak bosan" Kata Yoga dan kinan pun mengangguk kecil sembark tersenyum.


"Apa kau habis makan cokelat?" tanya Yoga saat menoleh menatap Kinan.


"bagaimana bisa mas Yoga tahu? Tadi aku makan di kamar Jeslin,dia membawa banyak cokelat di koper nya" Jawab Kinan.


Yoga lalu mengambil sebuah tissu,lalu membersihkan samping bibir Kinan,Kinan terdiam sembari kedua matanya menatap Wajah Yoga yang begitu dekat dengan nya.


Tangan Yoga terhenti saat sedang menghapus sisa makanan di samping bibir Kinan,jantungnya kembali berdetak sangat cepat,mata nya menatap bibir Kinan yang tampak mengoda lalu mengalihkan pandangan nya ke mata Kinan yang juga sedang menatap nya,hingga membuat ia tak mampu lagi menahan gejolak asmara yang sedang membara di dalam hatinya.


Ciuman pun terlayangkan dibibir Kinan yang masih terdiam,Yoga ******* bibir Kinan dan bisa merasakan manis nya bibir itu karena cokelat yang istrinya makan.


Entah dari mana dan sejak kapan,Kinan membalas Ciuman Yoga dan membuat Yoga merasa senang karena ciumannya berbalas.


Ciuman pun terjadi beberapa saat lama nya.


Hingga ciuman terhenti saat dering telefon Yoga berbunyi.


Nafas Yoga dan kinan tampak terengah - engah karena ciuman itu.


"Istirahat lah" Kata Yoga sembari mengambil ponsel nya dan melihat mama nya yang menghubungi nya.


Kinan pun tampak memegang bibir nya,dengan cepat berjalan ke arah tempat tidur,dan membungkus seluruh tubuh nya dengan selimut.


"Aku membalas ciuman itu" Gumam Kinan tersenyum dibalik selimut,mengingat ia baru saja membalas ciuman Yoga,seperti orang yang sudah berpengalaman.


Sementara Yoga tampak tersenyum menatap Kinan yang tampak malu dengan menutup kan diri dengan selimut.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2