Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Perhatian Padanya


__ADS_3

Selesai Meeting.


Yoga tampak sedang bersiap untuk ke kantor nya Max.


"Yoga,kamu mau kemana?" Tanya Siska yang sedang memasukan berkas kedalam map.


"Mau ke kantor Max" Balas Yoga dan Siska tampak menganggukan mengerti,karena sudah lumrah Yoga dan Max sering bertemu untuk berkopi bareng.


Saat Yoga baru akan melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan nya,tiba - tiba seorang staf datang dan lansung masuk kedalam pintu yang terbuka lebar.


"Pak ada yang mencari anda!" Kata salah seorang staf Yoga.


"Siapa?"


"Kata nya istri anda" Balas Staf itu.


Tiba - tiba Muncul Kinan dan masuk kedalam kantor Yoga,Yoga pun tampak terdiam melihat istri nya datang dan segera Yoga duduk kembali di kursi nya,menunda niat nya untuk bertemu dengan Max.


"Kinan!ada apa kau di sini?" Sapa Siska tersenyum.


"Hai Mbak Siska!,aku datang mengantar makan siang untuk mas Yoga"Jawab Kinan sembari menyapa Siska.


"Oh begitu" Siska tersenyum menahan rasa cemburu nya " Baiklah,aku tinggal dulu ya Kinan" lanjut Siska lagi dan meninggalkan ruangan kerja Yoga untuk kembali ke ruangan nya.


"Mas Yoga ini makan siang nya" Kata Kinan dan meletakan di sebuah rantang makanan.


"Terimakasih,kau tahu dari mana kantor ku?" Tanya Yoga

__ADS_1


"Dari mama nya mas Yoga" Balas Kinan sembari membuka rantang dan meletakan di hadapan nya Yoga.


"Ini Mas,cepat makan! Ini sudah siang" Kata Kinan menyajikan makanan dan memberikan pada Yoga.


"Terimakasih" Balas Yoga dengan tatapan merasa senang sembari menikmati makanan yang di sajikan Kinan untuk nya,Kinan pun duduk di kursi yang berada di depan meja Yoga.


"Enak! Apa kau yang memasak?" puji Yoga.


"Bukan,ini masakan bik SumI,ia sudah memasak banyak,mana mungkin aku memasak lagi" Jawab Kinan dan Yoga pun tampak menikmati makanan itu.


Sambil menunggu Yoga selesai makan,Kinan tampak memainkan ponsel nya berchatting dengan para sahabat nya.


Yoga pun tampak memperhatikan Kinan yang sedang memainkan ponsel nya, sembari Yoga menikmati makanan nya.


Yoga merasa seperti sangat senang saat Kinan memberi perhatian padanya,Kinan benar mengantarkan makan siang untuk nya dan bahkan duduk menemaninya makan.


"Iya,aku rasa,aku sudah jatuh cinta..." Gumam Yoga dalam hati dengan wajah tampak sedih.


"Mas Yoga kenapa melamun?" Tanya Kinan


"Tidak apa - apa,apa kau sudah makan?" Balas Yoga


"Sudah tadi di rumah,tadi Mas Yoga seperti nya akan pergi ya? Apa aku menganggu?" Tanya Kinan


"Iya,ketempat Max,kau tidak menganggu ku,aku malah ingin selalu ada kamu" kata Yoga dan mengecilkan suara nya di akhir kalimat.


"Apa yang barusan ku dengar? Apa aku salah dengar? seperti nya begitu,apa aku harus bertanya lagi? Ah..tidak usah saja,nanti malah dia bilang aku tuli" Batin Kinan dan tiba - tiba jantung nya berdetak lagi - lagi sangat kencang saat mendengar kalimat yang mengejutkan terdengar samar - samar.

__ADS_1


Saat Yoga selesai makan,Kinan pun segera pamit pulang,Yoga yang akan ke tempat max pun juga turun ke lantai bawah bersama Kinan.


Banyak bola pasang mata memperhatikan Kinan dan Yoga yang keluar dari dalam,apa lagi saat mendengar dari salah satu staf yang mengantar Kinan,kalau Kinan mengaku sebagai istri Yoga.


Banyak yang tidak percaya akan hal ini,bagaimana bisa Bos mereka yang dikenal jomblo bahkan tidak nampak dekat dengan wanita lain selain siska tiba - tiba terdengar kabar bahwa ia sudah menikah dan wanita yang berjalan di samping nya adalah istrinya.


Banyak yang mengira,kalau Siska adalah kekasih Yoga,dilihat dari kedekatan mereka yang melebihi Bos dan Sekertaris.


Tapi hari ini semua di tepis begitu saja.


Siska yang duduk di ruangan kerja nya tak mau keluar ruangan,hati nya terasa sakit,apa lagi ketika Yoga dan Kinan begitu akrab,Air mata pun lolos membasahi pipi siska.


Sementara Diluar


"Mas Yoga aku jalan duluan" Kata Kinan dan masuk kedalam mobil nya,Yoga pun tak menjawab apa pun dan hanya tersenyum menatap Kinan.


"Aku sudah bersikap buruk padanya,bagaimana mungkin sekarang aku mencintai nya,astaga apa yang terjadi padaku" Gumam Yoga dan melihat mobil Kinan berlalu dari hadapan nya,sebelum iya pun masuk ke dalam mobilnya sendiri untuk berangkat ke kantor Max


Sementara Kinan didalam mobil tampak binggung seperti apa ia harus menyikapi Sikap Yoga,yang menurut nya tidak seburuk pertama mereka menikah.


"Apa dia mencintaiku? Tapi tidak mungkin,dia bahkan baru - baru ini menghina ku dan mengatakan pada Max akan mencari cara menceraikan ku" Ucap Kinan berbicara sendiri,ia mencoba menepis pikiran nya tentang Yoga yang mencintai nya,karena bagi nya itu sangat tidak mungkin.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2