Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Alasan Kinan Berbeda


__ADS_3

Setelah duduk beberapa saat.


Yoga lalu segera beranjak berdiri dan masuk kedalam ruangan kerja nya untuk mengambil berkas dan kembali ke kantor.


Saat Yoga keluar dengan sebuah map di tangan nya,ia berpapasan dengan Kinan yang sedang menuruni tangga.


"Mas Yoga gak makan siang dulu?" Tanya Kinan namum pertanyaan nya tidak direspon oleh Yoga yang berjalan melewati nya begitu saja menuju keluar.


Kinan merasa heran dengan sikap Yoga siang ini,karena pagi tadi sikap Yoga baik - baik saja,ia pun memilih tidak menganggu Yoga,karena berfikir Yoga sedang sibuk.


-------------


Dikantor.


Yoga tampak masih memikirkan Kinan dan Jonatan,membuat Yoga sedikit tidak nyaman dengan dan sedikit hilang konsentrasi nya dalam bekerja.


Saat Selesai Meeting,Yoga Lansung masuk kembali ke ruangan nya di ikuti Siska.


"Ada apa dengan mu Yoga,kau tidak fokus saat Meeting" Tanya Siska.


"Aku sedang tidak enak badan" Jawab Yoga sembari duduk menyandarkan tubuh nya dan memijit Kening nya.


"Apa butuh obat?" Tanya Siska sedikit khawatir.


"Tidak perlu,aku hanya butuh istirahat,aku pulang saja" Kata Yoga dan beranjak dari5 duduk nya,lalu mengambil handphone dan tas nya.


"Apa perlu ku antar? aku takut kau kenapa2 dijalan,kau belum makan apa pun sejak tadi" Kata Siska


"Tidak perlu,aku baik - baik saja,aku pulang dulu" Kata Yoga lalu berlalu meninggal kan Siska yang masih berdiri terdiam menatap nya berlalu dari hadapan nya.


---------------


Sesampai dirumah


Kinan yang duduk menonton diruang keluarga melihat Yoga pulang lebih awal hari ini.


Yoga sempat menatap Kinan sejenak sembari terus berjalan menaiki tangga.


Yoga segera masuk kedalam kamar nya tanpa berkata apa pun pada Kinan.


"Sikap nya benar - benar aneh" Kata Kinan heran.


Tiba - tiba Ponsel Kinan berbunyi,Ia melihat nomor tidak di kenal menghubungi nya dab segera ia mengangkat nya.


"Hallo".


"Hallo Kinan,aku siska,aku mau bertanya pada mu,apa Yoga sudah pulang?" Tanya Siska yang ingin memastikan Yoga sudah sampai dengan selamat dirumah.


"Iya Mbak,Mas Yoga sudah sampai dirumah" Jawab Kinan.


"Apa kalian ada masalah?" Tanya Siska membuat Kinan heran dengan pertanyaan yang dilempar kan Siska.

__ADS_1


"Tidak,kami baik - baik saja"


"Oh bagus lah,Kinan! Yoga belum makan sejak siang,sudah dulu ya Kinan,aku hanya memastikan Yoga sudah sampai,tadi dia bilang dia sedang tidak enak badan" Ucap Siska singkat dan nyakin Kinan sudah mengerti.


"Baik lah Mbak" Jawab Kinan dan mematikan sambungan telefon dari siska lebih dulu.


Kinan merasa tidak nyaman,Siska menghubungi nya untuk bertanya perihal Yoga,Kinan merasa seperti tidak tahu apa pun tentang suami nya.


Kinan lalu membuang nafas dengan kasar,mencoba menghilang rasa tidak suka tentang Siska,bagaimana pun Kinan merasa tidak punya hak untuk tidak suka.


Kinan lalu memotong buah - buah segar kedalam sebuah mangkuk plastik.


dan membawa ke atas untuk di berikan pada Yoga.


Tok


Tok


Tok


Kinan mengetuk pintu,Yoga yang sedang berbaring mendengar ketukan pintu pun segera membuka pintu untuk melihat siapa yang datang.


Saat Yoga membuka pintu,tampak lah Kinan. dengan senyuman manis nya dan sebuah mangkuk yang berisi buah.


"Ada apa?" Tanya Yoga


"Ini aku potong kan buah segar untuk mas Yoga" Kata Kinan


Kinan lalu mendekati tubuh Yoga dan menempel kan punggung tangan nya dikening Yoga,untuk memastikan Kalau Yoga tidak demam.


"Apa yang kau lakukan" Tanya Yoga tapi di gubris oleh Kinan.


"Tidak Sopan Menolak.." Kinan menerobos masuk melewati Yoga yang berdiri di pintu "Aku sudah membuat kan nya untuk mu,jangan membuat ku marah,segera habis kan,aku akan masak untuk mu" kata Kinan dan meletakan mangkuk berisi buah di atas meja didepan sofa Yoga,lalu beranjak Keluar.


Yoga pun menutup pintu setelah menatap punggung istri nya itu berlalu menuruni tangga.


Yoga pun menghabis kan,buah - buah yang Kinan bawa lan pada nya dan merasa hati nya sedikit lebih lega dengan perhatian Kinan pada nya.


Setelah menghabis kan buahan di mangkuk itu,Bi Sumi datang mengetuk Pintu.


" Ada apa bi?" Tanya Yoga


"Ada Den Max datang mencari Den Yoga" Jawab Bi Sumi memberi tahu.


"Suruh dia tunggi di ruang kerja ku Bi,aku akan segera turun,aku mau mandi dulu" kata Yoga


"Baik Den" Jawab Bi Sumi dan berjalan untuk memberi tahu kepada mantan majikan nya itu untuk menunggu di ruang kerja Yoga.


Tidak berapa lama Yoga pun masuk keruangan kerja nya.


"Ada apa mencari ku? " Tanya Yoga yang sedang tak berselera mengobrol.

__ADS_1


"Hanya ingin datang bersantai dengan mu"


"Bagaiman kau tahu aku sudah pulang?" Tanya Yoga Heran


"Siska memberi tahu ku,aku tadi ke kantor mu,tapi Siska bilang kau sudah pulang,apa kau sakit?" Tanya Max


"Tidak"


"Apa sedang ada masalah dengan Kinan? Cerita lah pada ku,aku akan menjadi pendengar yang baik" Ucap Max menyakin kan Yoga untuk bercerita,Yoga menatap sejenak Max,tapi segera mengalihkan pandangan nya.


"Tidak ada apa - apa" Jawab Yoga singkat.


"Ayo lah,itu tidak jujur" Kata Max


Yoga lalu menghela nafas dan ingin menceritakan pada Max perasaan aneh ini.


"Aku tidak tahu ada apa dengan ku,aku seperti tidak nyaman saat melihat Kinan dengan laki - laki lain" Ucap Yoga terdengar tidak bersemangat.


"Apa maksud mu kau tidak tahu,kau sedang cemburu,Kinan istri mu,wajar saja kalau kau tidak senang dia dekat dengan Pria lain" Jawab Max merasa konyol dengan perkataan Yoga.


"Tidak mungkin aku cemburu" Ucap Yoga


"Kenapa?"


Yoga pun terdiam sejenak dan dari arah dapur,Kinan datang bermaksud memberi tahu Yoga kalau makanan sudah siap.


"Karena aku tidak mencintai nya,dan tidak akan pernah,Kinan..dia bukan apa - apa di hati ku,dia hanya seorang gadis ceroboh yang datang tiba - tiba di hidup ku dan mengusik ku,aku tidak nyaman hidup dengan nya,aku juga akan menceraikan nya setelah itu,tolong jangan beri tahu siapa pun" Ucap Yoga penuh amarah dan Kinan yang sudah sampai dipintu yang terbuka sedikit dan ingin mengetuk pintu,mendengar perkataan itu,Kinan lalu mengurung kan Niat nya dan berjalan ke atas,Kinan merasa sedih saat mendengar kata - kata yang menyakit kan keluar dari mulut Yoga tentang diri nya.


"Hei apa yang kau kata kan,aku pikir kalian baik - baik saja dan kau menikmati pernikahan ini,lalu apa yang ku dengar saat ini? Kinan wanita yang baik,berbeda dengan Janet yang meninggal kan mu dan pergi dengan laki - laki lain,mulai lah untuk menerima Kinan dan melupakan Janet" Ucap Max mencoba memberi sedikit pendapat nya untuk Yoga yang kini haus akan itu.


"Jangan menyebut Nama wanita itu,aku sudah tidak mengingat nya lagi" Jawab Yoga kesal ketika Max menyebut nama Janet dihadapan nya.


"Buktikan kalau kau sudah tidak mengingat nya"ucap max lagi dan membuat Yoga terdiam dengan wajah penuh kekesalan.


Tiba - tiba Bi sumi datang memberi tahu Yoga kalau Kinan sudah memasak kan sayur untuk nya.


"Dengar lah,dia sudah memasakan sayur untuk mu,karena tahu dari Siska kalau kau belum makan,Aku pulang dulu kalau begitu" Kata Max menepuk pundak sahabat nya yang masih terdiam mematung.


Sementara Kinan menangis di kamar,merasa Yoga sudah kerterlaluan,bukan hanya menghina nya terang - terangan di depan nya,juga menghina nya di depan sahabat nya.


Sejak saat itu,itu lah alasan sudah seminggu Ini Kinan sangat Acuh pada nya.


.


.


.


Bantu Like dan Vote nya teman - teman.


Terimakasih ^_^

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2