Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Menyatakan Cinta?


__ADS_3

Sesampai di pantai.


Mata Kinan melirik ke kiri dan Kekanan,tapi tidak melihat keberadaan Jeslin,ia juga melihat ke arah tempat ia bersantai kemarin bersama kedua sahabat nya,tetap tidak menemukan sosok sahabat nya,yang bilang akan menunggu nya di pantai.


"Kau sedang mencari siapa?" Tanya Yoga saat melihat Kinan celingak - cilinguk.


"Jeslin mas,katanya dia menunggu ku dipantai." Jawab Kinan.


"Kita makan dulu saja,baru mencari dia,dia pasti ada disekitar sini." Ucap Yoga dan Kinan pun mengiyakan karena kasihan pada suami nya yang baru pulang bertemu clain,pasti sudah lapar.


Saat berjalan ke sebuah pondok di tepi pantai,Mata Kinan melotot melihat Sahabat nya Jeslin sedang makan di pondok itu,yang membuat Kinan terkejut,disitu ada Max duduk di hadapan Jeslin ikut duduk makan bersama.


"Hem." Kinan mendehem,membuat Jeslin dan Max mengangkat kepala.


"Kinan." Ucap Jeslin


"Yoga,kau sudah pulang,Ayo bergabung." Ucap Max sembari menikmati kembali makanan nya.


"Ayo duduk Kin,kita makan bareng,aku menunggu mu sampai perut ku lapar,jadi aku makan dulu." Kata Jeslin.


"Maaf ya Jeslin,mas Yoga baru pulang,tapi seperti nya aku menganggu kalian,aku dan mas Yoga bisa mencari meja yang lain." Kata Kinan tersenyum melihat pemandangan yang tak biasa antara Jeslin dan max.


"Bicara apa kau,cepat lah duduk." Ketus Jeslin yang tahu Kinan sedang meledeknya.


Kinan dan Yoga pun duduk bergabung bersama Jeslin dan Max.


•••


Sesudah makan.


jam menunjukan pukul 3 Sore.

__ADS_1


Max dan Yoga duduk di bawah pohon kelapa,sementara Kinan dan Jeslin jalan - jalan menyusuri pantai.


"Apa kau dan Max sudah berteman?" Tanya Kinan.


"Tidak,hanya kebetulan bertemu." Jawab Jeslin cepat.


"Sampai satu meja makan?" tanya Kinan lagi sembari senyum menghiasi wajah nya.


"Kinan...,kenapa kau harus membahas nya,aku sudah kesal sejak tadi padanya,dia terus mengikutiku tadi,dia suka membuat ku marah,dari tadi kami duduk 1 meja,kami tidak ada bicara" Jelas Jeslin kesal.


"Hei,kenapa marah begitu si,aku kan hanya bertanya,jangan terlalu membenci nya,nanti jadi cinta loh." Kata Kinan lagi sembari tertawa kecil.


"Kinan..."


"Iya - iya baiklah,aku tidak membahas nya lagi,ngomong - ngomong Joana mana?" kata Kinan.


"Dia belum pulang,dunia seperti nya milik mereka berdua,sampai tidak menganggap kita ada disini." Ucap Jeslin mengeleng - geleng kan kepala tersenyum tipis.


Kinan pun tertawa mendengar kata sahabat nya itu.


•••


"Kau dan Kinan,apa sudah bisa saling menerima?" Tanya Max.


"Tidak tahu,tapi seperti nya sudah." Jawab Yoga ragu.


"Apa kau sudah menyatakan Cinta pada nya?" Tanya Max.


"Untuk apa melakukan nya? dia sudah menjadi istri dan milik ku." Jawab Yoga.


"Hei,kau lebih punya banyak mantan ketimbang diri ku,bisa - bisa nya kau tidak mengerti penting nya pernyataan Cinta untuk Kinan." Ucap Max sembari mendorong Tubuh Yoga dengan siku nya.

__ADS_1


"Kau dan Kinan menikah tanpa di dasari cinta,diawali dengan perjanjian bodohmu itu,jika sekarang kalian sudah saling mencintai,hati Kinan pasti masih bertanya - tanya,karena kau belum memberikan status yang jelas padanya." Kata Max lagi,membuat Yoga yanh tadi nya melihat lautan,lansung mengalihkan pandangan nya ke arah Max.


"Apa? Kenapa melihat ku seperti itu?"Tanya Max saat Yoga menatapnya.


"Max,aku sudah lama mengenal mu,tapi aku tidak menyangka kau sebijak ini dan semengerti ini tentang Cinta." Kata Yoga tersenyum bangga.


"Sialan kau!,apa itu ejekan."


"Tidak,aku serius,lalu bagaimana sahabat nya Kinan? Apa kau menyukai nya?" Tanya Yoga.


"Wanita Jutex itu?,Aku tidak tertarik padanya,dia terlalu galak" Ucap Max tersenyum mengeleng - geleng kan kepala "Dan juga Aku sudah menyukai wanita lain." Lanjut Max pelan,saat mengingat di dalam hati nya sosok Siska yang ia cintai sejak dulu.


"Oh,wanita mu itu? lama aku tidak mendengar kau bercerita tentang wanita mu itu,apa kau belum berhasil mendapatkan hati nya?" Tanya Yoga.


"Belum,dia sulit untuk ku gapai." Jawab Max.


"Kau pasti bisa,beri tahu aku siapa dia,mungkin saja aku bisa membantu mu." Kata Yoga mrnyemangati.


"Nanti kau akan tahu Yoga,urus saja dulu pernikahan mu,nyata kan dulu hati mu pada nya." Ucap Max mengalihkan pembicaraan.


Yoga pun tersenyum sembari kedua mata nya menatap ke arah lautan lepas dihadapan nya,ia terbayang wajah Kinan saat melihat ke arah lautan.


"Aku akan melakukan nya,tunggu saat yang tepat." Ucap yoga dalam hati.





__ADS_1



Bersambung


__ADS_2