
Siang hari.
Saat Yoga ke kampus Kinan untuk menjemput istri nya.
Karena tidak melihat istri nya ada di luar kampus,Yoga memutus kan untuk turun dari mobil dan masuk ke dalam kampus.
Belum Yoga memasuki gedung kampus,Kinan dan Kedua sahabat nya keluar dari kampus dan berpapasan Di pintu masuk.
"Sayang." Panggil Kinan teraenyum.
"Mas Yoga kita ikut pulang ya,lagi gak bawa mobil,kita mau main bareng Kinan." Kata Jeslin meminta izin.
"Boleh,ayo jalan kalau begitu." Saut Yoga.
Kinan lansung mengandeng tangan suami nya dan berjalan ke arah mobil Yoga yang terparkir.
Didalam Mobil.
"Sayang,kenapa mobil mu bau sekali,tadi pagi tidak bau." Kata Kinan bertanya.
"Tapi aku tidak melakukan apa pun di dalam mobil." Jawab Yoga.
"Pasti karena kamu tidak mandi siang,nanti pulang harus mandi dulu baru kembali ke kantor." Kata Kinan cemberut.
Yoga pun mengangguk lalu menjalan kan mobil nya,sementara Jeslin dan Joana yang sudah masuk ke dalam mobil senyum - senyum melihat Kinan cemberut.
Sesampai dirumah.
Kinan pun segera turun dari mobil karena merasa sangat pusing hari ini.
"Sayang,apa kau baik - baik saja?" Tanya Yoga.
"Tidak apa - apa." Jawab Kinan.
"Apa kau sakit Kin?,tadi di kampus kau baik - baik saja." Kata Joana.
"Iya,aku tidak suka bau mobil mas Yoga,segera lah mandi sayang." Suruh Kinan dan Yoga pun menuruti apa kata istri kesayangan nya.
Kinan lalu duduk di ruang keluarga bersama sahabat - sahabat nya.
"Non,mau minum apa?" Tanya Bi Sumi datang.
"Mau mangga saja Bi."Jawab Kinan cepat.
"Aku Alpukat ya Bi."
"Aku sama Bi dengan Jeslin saja bi." Lanjut Joana.
__ADS_1
Bi Sumi pun mengiyakan dan berjalan ke arah dapur.
"Eh Kin,kamu tadi di mobil nyium bau apa sih,kok kita gak ada nyium bau?" Tanya Jeslin.
"Gak tahu,pokok nya gak enak banget dech." Jawab Kinan mengeleng - geleng kan kepala.
"Apa kau hamil?" Tanya Joana.
Kinan terdiam saat mendengar kata dari sahabat nya itu,ia pun merasa sangat tidak enak pada tubuh nya beberapa hari ini.
"Eh Guys,aku mau ke kamar bentar ya." Kata Kinan dan berlalu dari ruang keluarga.
"Mau Kemana Kin?" Tanya Jeslin heran.
"Ada dech,tunggu bentar ya." Kata Kinan sembari menaiki anak tangga.
Saat Kinan masuk ke dalam kamar nya,ia mendengar suami nya sedang ada di dalam toilet,Kinan pun mengambil sesuatu dan keluar dari kamar nya dan masuk ke toilet kamar sebelah.
Beberapa saat Kemudian.
Kinan kembali ke kamar nya dan melihat suami nya sedang memakai kemeja.
Kinan lansung memeluk suami nya dari belakang,membuat suami nya terheran tiba - tiba Kinan memeluk nya.
"Ada apa?,Apa kau sedang menginginkan nya?." Tanya Yoga dan memutar balik badan nya,sembari tersenyum mengoda.
"Apa kau sedang hamil?" Tanya Yoga sembari menatap Kinan,Kinan pun menganggukan kepala dan tersenyum.
Yoga lansung memeluk Kinan dan mencium wajah Kinan beberapa kali membuat Kinan menjadi risih.
"Aku akan jadi seorang ayah,Terima kasih sayang." Kata Yoga.
"Iya sayang,aku juga akan menjadi seorang ibu." Balas Kinan.
Setelah mendengar kata dari sahabat nya itu,Kinan masuk ke dalam kamar dan mengambil alat tes kehamilan yang pernah di belikan ibu nya dan mengecek nya di kamar mandi.
•••
Yoga yang mendapat kabar kehamilan istri nya memutus kan untuk tidak kembali ke kantor dan menunda semua Meeting di kantor.
Bersama sahabat Kinan,mereka duduk menonton tv di ruang keluarga.
"Akhir nya,aku akan punya keponakan,jaga keponakan ku ini baik - baik." Kata Jeslin senang.
"Pasti bayi nya akan sangat lucu nanti,jadi gak sabar nunggu dia hadit ke dunia ini." Saut Joana.
Kinan yang tidak kalah senang pun mengelus perut nya yang masih datar itu,dan memutuskan besok pagi akan periksa ke dokter bersama Yoga.
__ADS_1
•••
Hari pun semakin Sore.
DiLuar rumah.
Max datang ke rumah Yoga bersama dengan Daven,Daven yang mendapat kabar dari Joana kalau dia sedang ada di rumah Kinan pun,mengajak Max datang ke rumah Yoga.
Max yang sudah terlanjur berjanji akan kerumah Yoga pun turut mengiyakan ajakan sahabat nya itu.
Saat masuk ke dalam,Jeslin yang melihat Max datang menghampiri mereka yang sedang duduk lansung memaling kan wajah nya.
Max pun tampak terdiam dan melihat Jeslin yang memaling kan wajah nya pada nya.
"Hei kalian datang,duduk lah." Ajak Yoga,Daven dan Max pun mengiyakan dan duduk di sofa.
"Mas Max dari mana saja,lama tidak main kesini,apa kau tidak merindukan Jeslin?" Tanya Kinan mengoda.
"Kinan...,apa yang kau kata kan." Kata Jeslin cemberut.
"Aku hanya bercanda Jeslin,jangan cemberut begitu." kata Kinan yang melihat Wajah jeslin yang sudah berubah tidak senang.
"Apa Kabar Kinan?" Tanya Max dan mencoba tidak memperdulikan ledekan Kinan.
"Baik mas,kau sendiri apa kabar?" Tanya Kinan.
"Aku juga Baik." Saut Max.
Mereka pun bersantai di ruang keluarga sembari mengobrol bersama,sementara Jeslin dan Max lebih banyak diam,Sesekali mata Max melirik ke arah sahabat Kinan itu.
.
.
.
.
.
Bersambung
Jangan lupa mampir ke karya baru Author ya.
"Aku Memilihmu"
Terimakasih
__ADS_1