
Malam Hari.
.
.
.
Kinan dan Yoga tampak bersantai bersama Bu Sara dan Pak bambang.
"Bagaimana kuliah kamu sayang?" Tanya Bu sara pada Kinan.
"Baik ma" Balas Kinan tersenyum.
"Bagaimana hubungan kamu dengan Yoga? apa dia membuatmu kesal?" Tanya Bu Sara lagi.
Kinan pun tersenyum kecil menoleh ke arah Yoga yang tadi nya menonton tv juga menoleh nya.
"Baik juga ma,mas Yoga baik pada ku" Jawab Kinan
"Apa aku tampak seperti penjahat? Sampai mama bertanya itu pada Kinan?" Sela Yoga tapi tidak mengalihkan pandangan nya dari layar tv.
"Kamu kan sangat nakal,jadi mama harus bertanya agar menantu mama betah" Balas Sara yang kini menahan tawa meledek putra nya.
Hari pun semakin malam,Yoga masuk ke kamar lebih dulu.
"Kinan! Sudah malam,ayo kamu juga ke kamar untuk istirahat,Ayo mama antat" Kata Bu sara.
"Iya ma,tapi aku bisa sendiri ke kamar nya,mama juga lebih baik istirahat saja" jawab Kinan.
"Gak apa - apa,mama akan mengantar mu "kata bu Sara.
Kinan pun mengiyakan karena ia juga ingin bertanya pada Ibu mertua nya,apa boleh ia mengajak kedua sahabat nya untuk datang di acara ulang tahun besok.
__ADS_1
Saat sampai di depan kamar Yoga.
"Oh iya sayang,mama dengan dari mama Mery kalau kamu punya 2 sahabat dekat ya,Ajak dia datang ke acara besok ya,sampai kan pada mereka kalau mama mengundang mereka"Kata bu Sara tiba - tiba saat Kinan baru akan bertanya.
"I-iya ma.." Jawab Kinan
"Mama seperti bisa membaca isi hati ku saja,aku baru akan bertanya,mama sudah lebih dulu menjawab" Gumam Kinan dalam hati sembari tersenyum kecil.
"Baik lah,Ayo masuk,istirahat" Kata Bu sara tersenyum menatap Kinan.
"Iya ma,selamat malam ma" Balas Kinan dan masuk kamar lebih dulu,karena Kinan tahu,Bu sara ingin melihat Kinan masuk ke kamar.
"Malam sayang" Balas Bu sara.
Kinan lalu memegang gagang pintu dan membuang nafas dalam - dalam sebelum iya membuka nya,saat pintu terbuka tampak Yoga sedang bersandar di atas tempat tidur sambil membaca sebuah buku.
"Lagi - lagi aku harus tidur dengan nya,bisa - bisa aku akan susah tidur malam ini" Batin Kinan memejam kan mata nya dengan perasaan nya yang sangat gugup.
"Ada apa Kinan?" Tanya Sara membuat Kinan menoleh lagi menatap Bu sara.
"Iya..." balas Bu sara tersenyum.
Kinan lalu melangkah masuk dan menganggukan kepala kepada Bu Sara sebelum ia kembali menutup pintu.
Yoga yang melihat Kinan masih mematung di di pintu itu pun merasa heran.
"Apa kau ingin tidur di luar? Ambil bantal dan keluar la,jika tidak ingin tidur di sini,kau merusak pemandangan dengan berdiri saja di situ" Kata Yoga
Kinan yang mendengar perkataan itu mu merasa kesal dan ingin kembali keluar,saat ia kembali membuka pintu tampak Bu sara masih berdiri di depan pintu membuat Kinan terkejut.
"Mama! Mama masih di sini?" Tanya Kinan gugup
"Iya,kamu kenapa mau keluar lagi?" Tanya Bu sara.
__ADS_1
"Engak kok ma,cuman mau mastiin mama sudah ke kamar istirahat,ternyata mama masih disini" kata Kinan beralasan,Yoga pun hanya tersenyum kecil mendengar Kinan membuat alasan itu.
"Oh iya,istirahat lah,mama juga akan beristirahat" kata Bu sara melangkah pergi dan Kinan pun kembali menutup pintu dan melangkah ke arah tempat tidur.
"Kenapa tidak jadi?" Tanya Yoga meledek
"Diam lah,jangan menganggu ku" Ketus Kinan dan mengambil selimut,menyelimuti seluruh tubuh nya.
"Kenapa dia sangat takut dekat dengan ku,apa aku menyeram kan" Gumam Yoga dalam hati.
Yoga pun terfikir kan untuk megisengi Kinan yang begitu takut harus sekamar dengan nya,ia meletakan buku nya di meja di samping tempat tidur nya.
Ia lalu mendekati tubuh nya ke tubuh Kinan yang tak terlihat karena di tutup selimut,Yoga pun lansung memeluk Tubuh Kinan dan membuat Kinan terkejut.
"Mas Yoga,apa yang kau lakukan,Lepas kan aku!!!!" Teriak Kinan dari balik selimut.
"Kenapa kau begitu takut dengan ku? Apa aku semenakutkan itu" Kata Yoga yang belum mau melepas kan pelukan nya.
Kinan pun mencoba mendorong tubuh Yoga tapi kalah tenaga.
Kinan lalu membuka selimut nya dan kini Kinan dan Yoga pun saling bertatapan,Yoga yang tadi nya tertawa tak bersuara Kini lansung terdiam dan kedua mata nya menatap wajah Istri nya itu.
Waktu seperti terjeda hingga membuat mereka bertatapan begitu lama dengan jarak yang sangat dekat,jantung Kinan berdetak tak beraturan dan nafas nya terasa begitu berat dan akhirnya Kinan lebih dulu mengakhiri tatapan itu dengan memandang ke arah lain Yoga pun lansung melepaskan pelukan tangan di pinggang Kinan yang terhalang selimut.
"Mas Yoga kenapa iseng sekali sih,aku kan sudah mau tidur" Kata Kinan mencoba menghilangkan rasa gugup nya.
"Siapa suruh kau sangat takut tidur dengan ku,aku tidak akan melahap mu kalau kau tidur di sini" Kata Yoga sembari membaring kan tubuh nya memunggungi Kinan.
Kinan pun tak lagi banyak bicara dan juga berbaring memunggungi Yoga.
"Ada apa dengan nya? aku tidak percaya dia bisa melakukan hal konyol seperti itu,dasar pria aneh" Batin Kinan
Sementara Yoga tersenyum tipis memikirkan kejadian itu,baru pertama kali ia melihat wajah Kinan istrinya dengan begitu dekat, sebelum akhir nya senyum kecil itu menemani nya menutup mata untuk beristirahat.
__ADS_1
Bersambung