
Saat Yoga dan Max serta Polisi sedang melakukan pengejaran melalui,tiba - tiba aja lokasi keberadaan Ponsel Kinan hilang.
Polisi pun menghentikan pengejaran karena Tidak memiliki keterangan apa pun dan bahkan Yoga dan Max tidak ingat Plat mobil Taxi itu.
"Lokasi nya terputus,ada apa ini?." Tanya Yoga.
"Mungkin mereka sudah mematikan ponsel nya." Ucap max.
"Pak Yoga,saya akan kirim anggota kami untuk berjaga di rumah sakit,sembari menunggu Istri anda sadar dan kami baru bisa meminta keterangan istri anda." Ucap Pak Polisi kepada Yoga yang tampak kesal dan putus asa.
"Baik,Terimakasih Pak."Saut Yoga.
"Jangan khawatir,kami akan berusaha untuk menemukan pelaku penganiayaan istri anda." Ucap Polisi lagi dan Yoga hanya mengangguk karena merasa sangat kecewa.
•••
Beberapa saat yang lalu.
Jeslin menghubungi nomor Kinan untuk memastikan Kinan sudah ada di rumah,karena mendapat telefon dari Satpam kampus kalau Mobil Kinan masih ada di parkiran.
Disaat Jeslin menghubungi ponsel Kinan,dari sana lah para penjahat mendengar ponsel Kinan berbunyi dan melihat Ponsel Kinan di lantai Mobil,mereka yang sadar kalau mereka dalam bahaya,segera menghancurkan ponsel Kinan dan membuang nya ke dalam hutan,Hingga Yoga tak dapat lagi melacak keberadaan para penjahat itu.
•••
Rumah Sakit.
Yoga kembali rumah sakit bersama Max.
"Bagaimana nak?,kenapa cepat sekali kamu sudah kembali." Tanya Pak Alex.
Tapi Yoga tidak menjawab,ia merasa bersalah karena tidak berhasil menangkap para penjahat saat itu juga,Yoga duduk sembari tertunduk dengan kedua tangan mencengkram kepala nya.
Tiba - tiba dokter keluar dari ruangan setelah memeriksa Kinan.
"Bagaimana keadaan istri saya Dok?" Tanya Yoga dengan cepat sembari beranjak berdiri mendekati dokter,begitu juga dengan orang Tua Kinan dan Yoga.
__ADS_1
"Pasien terkena benturan yang kuat,kami akan melakukan CT scan untuk memastikan Cedera seberapa parah,saya permisi sebentar." Ucap dokter dan berjalan melewati Yoga.
•••
Setelah menunggu beberapa saat,dokter pun kembali menghadap Keluarga Kinan.
"Bagaimana Dok?" Tanya Yoga.
"Tidak ada cedera yang serius,Kita hanya perlu menunggu Ibu Kinan sadar saja,sebentar kami akan memindah kan Ibu Kinan ke ruang perawatan." Kata Dokter
"Terima kasih Dok." Kata Yoga dan dokter pun meninggal kan tempat itu.
•••
Diruang perawatan.
Yoga dan Keluarga masih tampak menunggu Kinan sadar.
Wajah Yoga tampak sangat sedih dan murung.
Tiba - tiba Jeslin dan Joana datang untuk melihat keadaan Kinan setelah mendapatkan telefon dari Orang tua Kinan.
"Kata dokter tidak apa - apa,tapi Kinan belum sadar sedari tadi." Jawab Bu Mery.
"Seharus nya aku tak biar kan dia pulang sendiri tadi." Ucap Jeslin merasa bersalah.
Yoga yang mendengar perkataan Jeslin langsung mengangkat kepala nya,ia baru teringat dengan mobil Kinan.
"Jeslin,kenapa Kinan bisa naik taxi pulang nya?" Tanya Yoga.
"Tadi aku dan Joana pulang lebih dulu,tapi aku gak tahu kalau mobil Kinan ban nya kempes,tadi aku baru dapat telefon dari satpam yang memberi tahu mobil Kinan kempes empat - empat nya,mungkin itu yang membuat Kinan pulang naik taxi." Jelas Jeslin.
"Semua ban nya kempes,aku rasa ada yang sengaja membuat Kinan tak bisa naik mobil nya sendiri,dan memilih naik taxi." Saut Max.
"Iya,aku rasa begitu." Jawab Yoga.
__ADS_1
"Apa Kinan memberi tahu Mas Yoga,kalau Kinan tadi pagi seperti mendapat teror dari seseorang."Tanya Joana.
"Tidak."
"Kinan Tadi pagi berangkat ke kampus,sebuah mobil mengikuti nya,lalu melempar mobil nya dengan telur busuk." Jelas Jeslin.
"Berarti itu pasti orang yang sama." Ucap Yoga merasa geram.
"Gadis Jutex apa Kinan bertengkar sama seseorang atau punya masalah dengan orang lain?" Tanya Max dan Jeslin tampak tidak senang dan lansung cemberut mendengar lagi - lagi panggilan gadis jutex,tapi Jeslin tetap menjawab.
"Tidak,Aku sudah bertanya pada Kinan,Kinan mengatakan kalau dia tidak punya masalah drngan siapa pun." Jawab Jeslin.
Tidak berapa lama Kinan pun sadar dan Wajah sedih Yoga tersenyum melebar melihat istri nya sudah sadarkan diri..
"Kepala ku sakit sekali." Ucap Kinan.
"Kau sudah sadar sayang." Ucap Yoga dan Kinan tampak belum sadar sepenuh nya dan tak merespon apa pun selain memegang kepala nya.
"Sayang,aku mau minum." Ucap Kinan dan Yoga segera mengambil kan Minum dan membantu istri nya untuk minum.
Sementara pak Alex segera memanggil dokter untuk memberi tahu kalau Kinan sudah sadar.
Dokter pun datang dan memeriksa Kinan.
Setelah beberapa saat memeriksa Kinan,Dokter memberi tahu Kalau Keadaan Kinan tidak apa - apa dan harus banyak beristirahat.
•
•
•
•
Bersambung.
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Vote ya.
Terimakasih.