Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Menghilang


__ADS_3

2 Minggu telah berlalu.


Setelah penangkapan pelaku itu,Kinan sudah kembali beraktivitas seperti Biasa.


Pagi itu Yoga mengantar Kinan ke kampus.


Sesampai di kampus,Kinan pun pamit pada suami itu sebelum ia menuruni mobil.


"Sayang,Kamu hati - hati di jalan ya. " Kata Kinan.


"Iya,kau juga." Kata Yoga.


Yoga lalu menjalan kan mobil nya setelah melihat Kinan memasuki Gedung Kampus. Yoga tak ingin terjadi lagi apa pun pada istri nya,Ia memutuskan untuk antar jemput Kinan dan sementara ia sedang mencari supir pribadi yang sesuai kriteria nya untuk menjaga istri nya.


2 hari setelah menangkapan Pelaku itu,Siska memutus kan untuk berangkat Ke london lebih cepat,ia tidak berpamitan lagi pada siapa pun dan menghilang begitu saja.


Sementara Max menyimpan bejuta rasa bersalah pada Yoga,demi menyelamat kan Wanita yang ia cintai,ia mengabaikan penderitaan orang lain,Max pun sejak saat itu tak lagi berkumpul seperti biasa dengan Yoga dan Daven.


Dikampus


Kinan sudah di tunggu sahabat - sahabat nya di kantin kampus yang sedang sarapan.


"Selamat pagi."Sapa Kinan.


"Kinan,Akhir nya kau ke kampus juga,kami merindukan mu." Kata Jeslin dan joana bergantian memeluk Kinan.


"Aku juga,tapi kan kemarin kita baru bertemu di rumah." Jawab Kinan heran.


"Suasana di rumah dan dikampus tentu saja beda." Kata Jeslin sembarki tertawa Kecil.


Sementara Di kantor Yoga.


Ia sudah menemukan sekertaris yang akan menggantikan posisi Siska.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Tersendar suara ketukan pintu dan masuk lah sekertaris baru nya Joni.


"Ada apa?" Tanya Yoga.


"Ada yang mencari anda Pak di luar,kata nya Pak edward." Jelas Joni yang masih baru dan belum mengenal siapa saja yang berkerja sama dengan yoga.


"Suruh masuk saja." Kata Yoga dan Joni pun mengiyakan dan pamit keluar dari ruangan Yoga.


Kemarin Yoga menghubungi Ayah Janet untuk datang ke kantor nya,Ayah Janet yang menghormati Yoga karena Yoga ada menanam saham di perusahaan nya pun pasti datang.


Tidak berapa lama,Joni datang membuka kan pintu dan mempersilakan Pak Edward masuk.


"Selamat pagi pak Yoga." Sapa Pak Edward Ayah Janet.


"Pagi Pak Edward,Silakan duduk." Sapa Balik Yoga.


"Terimakasih."


"Sebelum nya saya minta maaf,mungkin ini seharus nya tidak saya bicara di kantor karena ini masalah pribadi." Kata Yoga memulai pembicaraan.


"Tidak apa - apa,ada apa ya Pak Yoga?" Tanya Ayah Janet.


Yoga lalu menceritakan tentang pertama kali ia menemukan Janet dan anak nya di jalan,Pak Edward pun tampak terkejut dengan apa yang ia dengar.


"Terimakasih pak Yoga atas Info nya,kalau boleh saya minta alamat nya,saya akan menjemput putri saya kembali kerumah,kami memang sangat merindukan nya,hanya kami tidak tahu dia berada di mana." Ucap Pak Edward.


Yoga pun mengiyakan dan menulis kan alamat rumah Max,agar Pak Edward bisa lansung menjemput Janet,Yoga tak ingin lagi berurusan dengan Janet,apa lagi mengingat hal yang menimpa istri nya,masih menggantung siapa pelaku yang menyuruh para penjahat itu..


•••


Sebelum berangkat ke kampus Kinan untuk menjemput istri nya,ia mampir ke kantor Max,karena sudah 2 minggu sahabat nya itu tidak datang menemuinya seperti biasa nya.


Saat sampai di kantor Max.


Yoga berpapasan dengan Janet.


"Yoga." Sapa janet.


"Apa ada Max?" Tanya Yoga datar.

__ADS_1


"Ada di dalam kantor nya." Jawab Janet dan yoga pun lansung berjalan melewati Janet tanpa bicara apa pun lagi.


Saat Yoga masuk tampak Max sedang menatap Layar Laptop nya.


"Yoga,kau datang." Kata Max saat melihat sahabat nya memasuki ruangan nya.


"Ada apa dengan mu?,kenapa tidak ada kabar seminggu lebih ini?" Tanya Yoga.


"A-Aku sedang banyak kerjaan Yoga,itu sebab nya aku tidak mengunjungi mu." Jawab Max.


"Baiklah Aku bisa mengerti,Oia Max,aku sudah meminta Pak Edward untuk menjemput Janet dan putra nya.


" Oh iya,bagus lah,aku senang mendengar nya,nanti aku akan beri tahu pada Janet setelah kau pergi." jawab Max.


"Apa kau baik - baik saja?" Tanya Yoga yang melihat max begitu gugup.


"Tidak Yoga,hanya sedikit kurang enak badan." jawab Max.


"Jangan kesehatan mu,jangan terlalu sibuk bekerja,main lah kerumah ku,Kinam terus bertanya kemana saja kau tidak terlihat belakangan ini." Kata Yoga lagi.


"Iya,aku akan datang,kau tenang saja." Jawab Max.


Yoga pun tak lama di kantor Max,Karena akan menjemput Kinan pulang dari kampus.


.


.


.


.


.


Bersambung


Jangan lupa Mampir ke Karya baru Author ya.


"Aku Memilihmu"

__ADS_1


Terimakasih.



__ADS_2