
Sesampai di rumah.
Yoga masuk kedalam kamar mereka yang tidak terkunci.
Saat masuk ia melihat Kinan sedang berbaring menyamping.
"Sayang,apa kau baik - baik saja?" Tanya Yoga khawatir.
"Kau sudah pulang?" Tanya Kinan tersenyum walau berat.
"Kau tidak menjawab pertanyaan ku,apa kau baik - baik saja?" tanya Yoga lagi.
"Aku baik - baik saja,aku hanya berbaring sejenak karena aku lelah." Jawab Kinan.
"Kenapa mata mu bengkak,apa kau menangis?" tanya Yoga sembari ibu jari nya mengelus kelopak mata istri nya.
"Mungkin efek bangun tidur." Balas Kinan.
"Sayang,kalau ada masalah apa pun cerita saja pada ku,kalau ada hal yang ingin kau tanya kan,tanya kan saja." Kata Yoga.
"Benar kah?"
"Iya,apa ada sesuatu yang ingi kamu kata kan?" Tanya Yoga menatap lekat istri nya.
"Semalam,mas Yoga ngapain kerumah Max?" Tanya Kinan.
__ADS_1
"Siapa itu Janet?" Tanya Kinan lagi sebelum Yoga sempat menjawab pertanyaan pertama nya.
"Bagaimana kamu bisa kenal Janet?" Tanya Yoga,tapi pertanyaan itu terbuang percuma,Kinan hanya diam saja,dia ingin mendengar jawaban dari Yoga dan tidak mau menjawab pertanyaan Yoga.
Yoga yang melihat istrinya menatap nya dengan lekat,seperti menunggu jawaban atas pertanyaan itu pun ,membuang nafas dengan berat.
"Baiklah,aku bisa menceritakan nya,tapi setelah kamu makan,kamu belum makan kan sejak pulang,ayo makan!" Ajak yoga.
Kinan pun beranjak berdiri dengan langkah yang berat,ia berjalan mengikuti langkahan suami nya dan tarikan tangan dari Yoga menuntun nya turun untuk makan.
•••
Setelah selesai makan.
Yoga mengajak Kinan duduk di ruang keluarga.
Yoga lalu menceritakan awal mula ia bertemu dengan Janet dan putra nya,Janet ingin bunuh diri,Yoga membawa nya ke rumah Max dan Janet bekerja di perusahaan Max,semua itu Yoga ceritakan pada istrinya dan Kinan duduk manis mendengarkan cerita dari suami nya itu.
Kinan mencoba Mempercayai penjelasan dari Yoga.
"Lalu kenapa Malam itu mas Yoga ke rumah nya?" Tanya Kinan lagi.
"Max yang meminta ku karena ia dan Janet sedang ada perjalanan luar kota dan akan pulang malam,putra nya menangis menunggu ibu nya pulang,aku kasihan makanya aku kesana,tapi aku sudah pergi sebelum ia kembali ke rumah." jelas Yoga.
Kinan pun bernafas lega saat mendengar perjalanan Yoga dan senyuman tipis mulai terlihat di wajah istri nya.
__ADS_1
Tapi tetap saja di lubuk hati Kinan,Ia tetao merasa waspada,terlebih Janet adalah single parent saat ini dan Kinan tidak ingin ada sesuatu hal terjadi.
"Sayang,kenapa tidak mengikuti saran Max untuk membawa nya pulang ke keluarga ny?" tanya Kinan.
"Iya,aku masih memikirkan itu,aku sudah lama tidak bertemu orang tua nya,aku masih perlu menyiapkan hati ku bertemu mereka kembali." jawab Yoga.
Kinan pun mengerti dan tidak memaksa suami nya,tapi Kinan tetap akan terus mengingatkan Yoga untuk segera mengantar Janet kembali pada keluarga nya.
Karena Yoga lah Kunci Janet bisa pulang dan di maaf kan oleh keluarga Janet.
Bagaimana pun,Keluarga Janet merasa tidak enak hati pada Yoga,karena Janet telah menghianati Yoga beberapa tahun yang lalu,karena Yoga sudah sangat berjasa untuk perusahaan keluarga Janet saat itu dan begitu baik pada keluarga Janet saat Mereka masih pacaran.
•
•
•
•
•
Bersambung
Jangan Lupa Like dan Votenya.
__ADS_1
Terimakasih.