
Keesokan harinya.
Kinan bangun dari tidur dan melihat Yoga tertidur di samping nya sambil memeluk nya.
"Mas Yoga pulang jam berapa? Aku sampai ketiduran tadi malam. " Gumam Kinan.
Kinan lalu perlahan melepaskan pelukan Yoga untuk masuk ke kamar mandi.
Sebelum masuk ke kamar mandi, mata Kinan tertuju pada keranjang pakaian kotor, ia melihat Baju yang yoga kenakan tadi malam terletak disana.
Kinan segera mengambil nya dan memeriksa apakah ada bekas lipstik yang menempel di kemeja Yoga seperti yang ada di film - film yang ia tonton.
Setelah mengecek hingga berulang kali, Kinan bersyukur karena tidak menemukan itu dan Aroma pada kemeja Yoga juga masih dengan bau aroma Khas milik suami nya.
Saat Kinan akan menaruh kembali pakaian itu, tangan Kinan memegang sesuatu di Saku kemeja itu dan kembali Kinan membuka dan melihat sebuah kertas pembelian di toko mainan.
"Mas Yoga beli mainan untuk siapa? Max kan belum menikah. " Batin Kinan, ia mulai takut bercampur Curiga suami nya ada main belakang dengan wanita lain.
Tapi sekali lagi, Kinan mencoba menepis pikiran itu, ia pun menaruh kembali kemeja itu kedalam keranjang dan membuang kertas itu kedalam tempat sampah.
Dimeja Makan.
Orang tua Yoga dan Juga Orang Tua Kinan telah pulang semalam ke rumah mereka dan hanya ada Yoga dan Kinan serta Bik Sumi yang duduk dimeja makan untuk sarapan.
Kinan tampak diam, ia memikir kan hal semalam, ia masih nyakin pada hati nya kalau rumah itu bukan rumah Max.
"Apa Mas Yoga membohongi ku semalam. " Ucap Kinan dalam hati.
"Sayang, kau pergi ke kampus sendiri atau aku yang mengantar mu? " Tanya Yoga dan menepis lamunan Kinan.
"Em, aku bisa pergi sendiri Mas." Jawab Kinan tersenyum tipis.
Yoga melihat istri nya hari ini agak sedikit diam dan tidak sebawel seperti biasa nya.
__ADS_1
"Apa dia marah aku pulang terlalu malam?" Gumam Yoga sembari menatap.
Selesai sarapan.
Yoga dan Kinan pun berjalan keluar rumah, Yoga mencium kening istrinya sebelum ia masuk ledakan mobil dan ia heran istri nya hanya diam saat ia mengecup kening nya,wajah datar di perlihat kan Kinan, tanpa Kinan sadari.
"Apa kau baik - baik saja? " Tanya Yoga.
"Tidak apa - apa mas, mas Yoga hati - hati dijalan. " Saat Kinan tersenyum tipis.
"Baik lah, kau juga hati - hati dijalan. " Balas Yoga dan masuk kedalam mobil nya.
Kinan juga masuk kedalam mobil nya saat Yoga masuk kedalam mobil.
Didalam mobil.
Hati Kinan tampak gelisah, sesekali ia membuang nafas dengan berat.
Sesampai di kampus.
"Kinan, apa kau baik - baik saja? "Tanya Joana.
"Tidak apa - apa, aku baik - baik saja. " Jawab Kinan.
Jeslin dan Joana saling bertatapan sejenak,mereka Nyakin Kinan sedang ada masalah, tapi belum mau bercerita.
Sementara Jonatan yang duduk mengobrol dengan beberapa sahabat nya di tempat tidak jauh Kinan dan sahabat nya duduk,melihat Kinan tampak murung.
Jonatan sangat nyakin murung nya Kinan pagi ini,karena Kinan memikirkan hal semalam.
•••
Sementara Yoga yang sudah sampai di kantor duduk menatap layar laptop nya.
__ADS_1
"Yoga, ini teh mu. "Kata Siska saat masuk Kedalam ruangan Yoga.
"Terimakasih Siska. " Balas Yoga tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar laptopnya.
Sejenak Siska menatap Yoga yang sedang menatap layar monitor nya.
" Yoga. " Panggil Siska.
"Hem, ada apa? " Tanya Yoga.
"Aku ingin bicara pada mu nanti siang, bisa kah kita ke coffe shop untuk mengobrol sebentar? " Tanya Siska.
"Apa ada masalah? " Tanya Yoga mengangkat kepala nya menatap Siska.
"Nanti kita bicara kan,apa kah bisa?" Jawab Siska lagi dan bertanya lagi.
"Baiklah,nanti jam makan siang kita pergi bersama. " Jawab Yoga dan Siska mengangguk tanda mengatakan.
Ia lalu permisi kembali keruangan nya untuk bekerja.
Sementara Yoga penuh dengan tanya di hati, karena Siska tampak sangat serius untuk mengajak nya ke coffe Shop.
"Apa yang ingin siska bicara? " Gumam Yoga.
•
•
•
•
•
__ADS_1
Bersambung