Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Selamat Pagi!


__ADS_3

Keesokan harinya.


Kinan sudah bangun lebih dulu,Ia pun sudah mandi dan duduk di sofa menonton TV,sembari menunggu Yoga bangun.


Tidak berapa lama,Yoga pun terbangun dan melihat istrinya sudah duduk manis menonton Tv.


Yoga beranjak dari tidur nya dan melangkah kan kaki nya ke kamar mandi.


"Selamat pagi!" Sapa Yoga sebelum memasuki kamar mandi.


"Pagi." Balas Kinan tersenyum dan Yoga pun segera masuk ke dalam untuk bersiap,setelah menyapa istrinya.


Saat Yoga keluar dari kamar mandi,sarapan pun sudah di siapkan Kinan untuk nya.


Yoga mengambil dasi dan mengantungkan di leher nya,sebelum ia memasang dasi,ia mengambil sebuah kue untuk di makan.


"Mas Yoga pulang nya sore lagi?" Tanya Kinan.


"Tidak tahu,mungkin siang sudah kembali." Jawab Yoga sembari memakan kue di tangan nya.


Kinan yang melihat dasi Yoga masih belum di pasang,Kinan pun beranjak dari duduk nya dan mendekati suami nya.


Yoga sempat heran dan bertanya ada apa Kinan mendekati nya,tapi pertanyaan itu terjawab saat Kinan memegang dasinya.


Kinan memakai kan dasi Yoga perlahan dengan sangat rapi.


"Kamu pandai memasang dasi." Kata Yoga.


"Iya,aku belajar memasang nya,karena dulu aku suka membantu papa memakai dasi saat bersiap ke kantor." Jawab Kinan tersenyum.


Kinan mengelus dasi nya dan juga mengelus dada Yoga untuk merapikan kemeja yang tampam sedikit kusut di area dada,tapi itu membuat tatapan antara suami istri itu tak terelakan.

__ADS_1


Yoga dan Kinan saling bertatapan dengan begitu dalam,hingga akhir nya,ciuman pun terjadi antara Yoga dan Kinan.


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu yang mengakhiri ciuman pasangan yang sedang jatuh cinta ini.


Kinan tersenyum menatap suami nya,sebelum ia berjalan membuka kan pintu.


Terlihat Jeslin dan Joana berdiri di depan pintu.


"Kinan,ke restoran di bawah yuk,sarapan pagi." Ajak Jeslin.


"Iya boleh,kalian duluan saja,nanti aku turun bareng mas Yoga,sekalian mas Yoga mau berangkat kerja." Jawab Kinan.


"Oke dech,kita duluan ya." balas Jeslin,sembari berjalan pergi bersama Joana.


"Mas Yoga cepat habiskan teh nya." Kata Kinan kepada Yoga yang melamun menatap nya.


"Eh,iya.." Balas Yoga dan mengambil teh di atas meja dan meminum nya.


Kinan pun mengantar Yoga turun sampai Lobby seperti kemarin.


Dalam perjalanan turun menuju lobby,tampak Tangan Yoga mengandeng tangan istrinya itu.


"Nanti,kalau aku pulang siang,kita ke pantai bareng - bareng ya." Kata Yoga dan Kinan pun mengiyakan apa yang dikatakan suami nya.


Sesampai di lobby,Kinan pun melambaikan tangan nya ke suami nya dan yoga pun membalas nya.

__ADS_1


•••


Restoran


Kinan sedang menikmati sarapan bersama sahabat nya.


"Kinan,kayak nya sama Mas Yoga mu sudah ada perningkatan ya hubungan nya?" Tanya Jeslin tersenyum.


"Apa si jeslin,kok kamu bisa berfikir seperti itu?" Tanya Kinan.


"Nebak aja." balas Jeslin lagi.


"Naluri kamu melebihi naluri orang yang sudah berpasangan." Kata Kinan tertawa.


"Tapi sayang Jomblo." Ledek joana.


"Apaan sih,kok jadi bahas Jomblo." ucap Jeslin kesal.


Tiba - tiba Max dan Daven tampak memasuki restoran itu.


"Calon pacar datang." bisik Kinan ke telinga Jeslin.


"Kinan."


"Selamat pagi semua,selamat pagi wanita judes." Sapa Max tersenyum sinis tapi Jeslin hanya diam saja.


"Hei,apa yang aku dengar? Kau sudah mempunyai panggilan sayang pada Jeslin?" Tanya Daven dan membuat Kinan dan Joana tersenyum mendengar nya.


"Itu ledekan bukan panggilan sayang." Ketus Max.


Silakan duduk mas,kalau mau bergabung."Kata Kinan mempersilakan.

__ADS_1


Max dan daven pun ikut sarapan bersama di pagi itu.


Bersambung


__ADS_2