Suami Pilihan Papa 2

Suami Pilihan Papa 2
Ungkapan


__ADS_3

Sesampai Yoga dan Kinan di belakang sebuah gedung besar.


Kinan pun turun lebih dulu saat mobil Yoga berhenti dengan sempurna.


Kinan melihat disekitaran taman yang sudah di dekorasi, tapi Kinan tampak binggung karena tidak ada siapa pun ada di sana dan lampu juga tampak gelap.


"Ada apa? " Tanya Yoga yang melihat Kinan tampak binggung terdiam.


"Apa acara nya sudah selesai, kenapa gelap sekali dan sangat sepi? " Tanya Kinan binggung.


Yoga pun meraih tangan Kinan dan berjalan mendekati taman yang sudah di dekorasi itu.


Tiba - tiba Lampu taman itu seketika hidup dan sebuah tulisan besar menggunakan cahaya terbaca dimata Kinan.


"I LOVE YOU MY WIFE"


kinan tampak terdiam tak percaya dengan apa yang ia lihat,ia pun tidak berfikir kalau tulisan itu untuk nya, dengan tatapan yang masih heran,sejenak menatap ke depan,Kinan lalu memandang ke arah suaminya yang lagi tersenyum.


Tiba - tiba terdengar suara musik dengan alunan biola, membuat suasana menjadi sangat romantis.


Yoga memiringkan tubuh nya dan berhadapan dengan Kinan,begitu juga dengan Kinan.


"Kinan, ini adalah kejutan ku untuk mu. " Ucap Yoga sembari kedua tangan nya memegang tangan Kinan.


"Ini bukan acara pernikahan teman mas Yoga? " Tanya Kinan dan Yoga mengeleng kan pelan kepala nya.

__ADS_1


Yoga membuang nafas,untuk menghilangkan rasa Grogi nya,jantung nya terasa berdetak sangat kencang, hingga suara yang dihasilkan teras berat dan getar..


Saat Yoga mencoba menenangkan diri nya, ia kembali menatap Istrinya itu.


"Kinan, aku minta maaf karena aku tidak tepat janji tentang janji pernikahan itu, aku terperangkap dalam ucapan ku sendiri soal perjanjian itu Kinan, aku terus menepis pikiran ku, dan mengatakan kalau aku tidak mencintai mu, tapi hari ini aku benar - benar mengakui nya, kalau aku mencintai mu istriku,mau kah kau menerima ku sebagai suami mu seutuhnya dan kita jalani pernikahan ini sampai maut memisahkan kita. " Kata Yoga mengungkap kan apa yang ada didalam hati nya dengan begitu tulus.


Kinan tidak menyangka, diam nya Yoga tadi pagi tentang pertanyaan perjanjian pernikahan itu, di jawab Yoga malam ini dengan suasana yang begitu romantis dan kata - kata yang tak pernah dipikirkan Kinan kalau Yoga bisa mengucapkan nya dengan lembut dengan tatapan yang penuh arti.


Air mata Kinan tak mampu ia tahan lagi dan lolos begitu saja dari samping mata nya, bukan air mata kesedihan, tapi air mata yang mengantarkan kebahagiaan yang tak mampu ia ucap kan dengan kata - kata.


Kinan pun mengangguk karena tak ada yang bisa di ucapkan, ia memeluk tubuh suami nya itu.


Kinan memeluk Yoga


"Mas Yoga, aku juga mencintaimu. " Balas Kinan sembari memeluk tubuh kekar suami nya itu.


Saat sedang saling berpelukan,para pelayan datang membawa kan makan malam ke atas sebuah meja yang terletak di di taman itu.


Kinan pun melepas pelukan nya melihat para pelayan datang membawa makanan.


Yoga lalu mengajak istrinya itu untuk makan malam bersama dan kinan mengikuti langkah suami nya itu.


"Kinan, kita akan mengelar acara pernikahan kedua kita dan kita akan mengundang teman - teman dan orang orang yang kita kenal." Kata Yoga memberitahu saat mereka memulai makan malam romantis mereka.


"Apa harus mas? Tidak perlu acara juga aku percaya cinta mas Yoga tulus untuk ku. " Kata Kinan.

__ADS_1


"Aku ingin orang mengetahui nya kalau kau adalah istri yang kucintai" Jawab Yoga dan kinan tampak malu saat mendengar perkataan Yoga.


"Nanti kita bicarakan dulu sama papa dan mama. " Kata Yoga tersenyum dan Kinan pun mengangguk sembari tersenyum.


Malam itu menjadi malam yang terindah bagi Kinan Dan Yoga.


Jam menunjukkan pukul 10 malam,Kinan dan Yoga pun pulang.


Di dalam mobil, Yoga sudah menunjukkan keberanian nya menyentuh istri nya, sesekali ia mencium punggung tangan istrinya itu.


Kinan merasa agak canggung,karena tidak biasa Yoga seperti itu padanya, tapi ia tidak menolak suami nya yang ingin mencium nya, terlebih ia harus membiasakan diri dengan hal itu dengan keromantisan yang sudah memang harus nya tercipta di antara mereka.


Saat sampai di rumah,bik Sumi membuka pintu dan tak terlihat orang tua mereka karena sudah pergi tidur lebih dulu.


Pasangan yang sedang di mabuk asmara ini, kembali melanjutkan kemesraan di dalam kamar pada malam itu.






__ADS_1


Bersambung


__ADS_2