
Siang hari.
Kinan sedang menonton tv,sembari menunggu kepulangan Yoga.
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan pintu,Kinan segera beranjak dari duduk nya dan berjalan ke arah pintu,Kinan mengintip lebih dulu,karena Kinan takut sembarangan membuka pintu untuk orang.
" Ada apa Jeslin?" kata Kinan saat membuka pintu.
"Aku bosan di kamar,Ke pantai Yuk?" Ajak Jeslin sembari masuk ke dalam kamar Kinan dan duduk disofa.
"Joana mana?" Tanya Kinan yang juga ikut duduk di samping Jeslin.
"Dia sedang jalan - jalan dengan Daven,dia sedang jatuh cinta dan tidak mengingat kita." Jawab Jeslin kesal.
"Sudahlah Jeslin,biar dia menikmati nya,apa kau tidak kasihan pada nya jomblo terus?" Ucap Kinan tersenyum.
"Lalu,kau tidak kasihan pada ku?" Tanya Jeslin lagi sembari memanjangkan bibir nya.
"Tentu saja kasihan,makanya cepatan cari pacar." Ledek Kinan.
"Sudah lah Kinan,jangan meledek ku,jadi bagaimana? Apa kau mau ke pantai? hanya itu tempat tujuan kita saat ini" Tanya Jeslin.
__ADS_1
"Mau Jeslin,tapi aku masih harus menunggu mas Yoga,kata nya dia sebentar lagi pulang,kau santai saja dulu disini." Jawab Kinan.
"Em kalau begitu,aku duluan saja ke pantai nya,nanti kau menyusul,bagaimana?" Kata Jeslin lagi
"Oke,aku jalan sekarang ya,aku tunggu loh di pantai nya." Kata Jeslin dan Kinan pun mengiyakan,sembari Jeslin berjalan keluar dari kamar Kinan.
"Gadis Jutex." Panggilan itu terdengar di telinga Jeslin,Ia pun menoleh dan melihat max di belakang nya,berjalan menghampirinya.
"Hentikan panggilan mu,aku tidak suka." ketus Jeslin.
"Kau sangat jutex dan panggilan itu cocok untuk mu." Kata Max tersenyum tipis,sementara Jeslin tidak menghiraukan nya lagi,ia terus berjalan melewati koridor ini dan masuk kedalam Lift.
"Kau mau kemana?" Tanya Max.
"Kepantai." Jawab Jeslin.
"Yah menurut kamu? Apa sekarang aku sedang bersama orang lain?"ketus Jeslin dan Max pun hanya tersenyum,ia merasa senang bisa membuat Jeslin marah.
•••
Dikamar Kinan.
"Kok mas Yoga belum pulang ya?"Ucap Kinan sembari ekor mata nya melirik ke arah jam dinding.
Kinan lalu mengambil ponsel nya,ia bermaksud menghubungi Yoga,tapi niat nya terurung kan,karena takut menganggu kerja Yoga.
Tiba - tiba pintu terbuka,Yoga pun masuk membuat Kinan lekas melirik ke arah pintu.
__ADS_1
"Mas Yoga sudah pulang." Sapa Kinan.
"Iya,kenapa kau tidak jalan?" Tanya Yoga heran.
"A-Aku menunggu mas Yoga."jawab Kinan sedikit gugup.
Yoga pun tersenyum senang,mendengar Kinan lebih mau menunggu nya,dari pada jalan bersama sahabat nya.
"Mas Yoga sudah makan?" Tanya Kinan.
"Belum."
"Kalau gitu,kita makan di pantai aja yuk mas?" Ajak Kinan dengan semangat.
"Iya boleh,aku ganti baju dulu." Jawab Yoga sembari membuka kemeja yang ia kena kan di depan lemari.
Kinan pun seperti sudah biasa dengan pemandangan ini,Kinan tak lagi memalingkan wajah nya ke arah lain.
Ia seperti menikmati pemandangan itu,saat Yoga melihat kearah Kinan,dengan cepat Kinan mengalihkan pandangan nya,agar Yoga tidak tahu kalau ia sedang memandangi Yoga mengganti pakaian.
Sesudah mengganti pakaian,Yoga dan Kinan pun keluar menuju ke pintu Lift.
Didalam Lift,suasana tampak sunyi,hanya terdengar suara nafas masing - masing di dalam nya.
Saat Pintu terbuka,Yoga meraih tangan Kinan dan saling bergenggaman tangan keluar,Kinan pun tersenyum saat Yoga mengandengan tangan nya.
Tangan mereka saling bergenggaman,sembari kaki mereka melangkah ke arah pantai,dimana Jeslin dan max ada disana.
__ADS_1
Bersambung