
Sesampainya mereka di sawah, Yandi langsung memberitahu tugas untuk Surya.
"Tugas kamu sebenarnya cukup mudah, yaitu, membajak sawah ini aja, dari sini sampai ujung sana" Yandi menunjukkannya pada Surya.
"Apa kamu sanggup?" Tanya Yandi.
"Iya, pak, aku sanggup" Surya menyanggupinya.
"Oke, kalau begitu kamu bisa mulai sekarang" kata Yandi. Sebelum memulai tugasnya, Surya mengganti bajunya terlebih dahulu. Setelah itu, Surya pun turun ke sawah dan memulai tugasnya. Yandi pun memulainya dan Surya juga tampaknya sudah siap mendengarkan setiap instruksi dari Yandi.
"Sekarang membajak sawahnya sudah pakai mesin traktor. Beda dengan dulu masih manual, pake tenaga kerbau. Selain itu, kalau pake traktor bisa jauh lebih cepat juga, makanya petani-petani sekarang juga merasa terbantu banget dengan adanya traktor ini" jelas Yandi.
"Oke, sebelum kita mulai membajak, kita harus lakukan persiapan dulu, yaitu pengecekan alat dan mesin. Terus perlu mengganti ban yang awalnya digunakan di jalan raya dengan roda besi untuk membajak sawah. Bajak subsoil juga perlu dipasang oleh 1 atau 2 orang jika lahan sawah tanahnya cukup keras" terang Yandi.
"Pastikan kedalaman tanah berlumpur di sawah masih bisa dilalui traktor dengan lancar. Di sekitar perputaran roda, traktor sering mengalami macet karena penyumbatan. Untuk itulah operator perlu berhati-hati dan membersihkannya" Yandi melanjutkan.
__ADS_1
Surya mengikuti dengan serius setiap yang dikatakan oleh Yandi dan mengingat-ingat setiap step yang dilakukannya.
"Selanjutnya kita masuk ke proses pembajakan. Proses membajak sawah dengan traktor ini kelihatannya ringan dari kejauhan. Kecepatan gerak traktor bisa 3-5 kali lebih cepat dari sapi atau kerbau. Tapi, jika diperhatikan dari dekat, mengoperasikan traktor itu gak semudah yang dibayangkan".
"Setelah langkah persiapan selesai, semua alat terpasang dengan baik, proses pembajakan bisa dimulai dari tepi sebelah kanan. Kemudian maju dan berbelok sesuai bentuk lahan. Alurnya bisa membentuk huruf S dengan bolak balik dari ujung ke ujung, atau berputar seperti alur obat nyamuk bakar".
"Alur membajak sawah dengan traktor itu harus dilakukan satu arah sampai selesai. Ini perlu dilakukan agar waktu pengerjaan dan bahan bakar yang digunakan lebih efektif. Traktor tangan yang banyak digunakan di sawah Indonesia bisa menyelesaikan proses pembajakan dalam 1-2 jam untuk lahan kurang dari 100 m2"
"Jika kondisi tanah keras dan kurang air, proses pembajakan bisa jadi lebih lama dan harus berulang. Tujuan pembajakan sawah adalah untuk membalik tanah, membuat lapisan dalam tanah mampu menyerap oksigen dan nitrogen lebih banyak. Pastikan hasil bajakan sudah memenuhi syarat sehingga tanah dapat ditanami kembali". Surya mengerjakannya sesuai dengan instruksi dari Yandi. Yandi terlihat senang, Surya mengikuti semua yang dikatakannya itu. Dia senyum-senyum dan tidak menyangka kalau anak muda seperti Surya ini, benar-benar mau menekuni hal-hal yang dianggap tidak menarik dan bahkan biasa disepelekan. Apalagi dengan penuh semangat seperti itu.
"Saat mengakhiri proses membajak sawah dengan traktor, kita perlu memastikan lagi hasilnya. Akan lebih baik pembajakan dilakukan sehari setelah hujan turun dan kondisi tanah sawah cukup basah".
"Dalam kondisi hujan sedang turun, membajak sawah bisa juga dilakukan selama intensitas air rendah dan cuaca bersahabat. Pastikan mesin traktor menggunakan perangkat kedap air sehingga tetap bisa menyala meskipun terkena air".
"Lain halnya kalau hujan turun deras disertai petir. Sebaiknya hindari tanah lapang dan sawah karena tubuh manusia mudah disambar petir. Usahakan untuk selalu utamakan keselamatan saat bekerja di sawah atau di manapun itu, penting banget itu". Selama kurang lebih 3 jam, mereka pun akhirnya selesai dengan semua proses yang telah dilalui. Mulai dari persiapan tadi sampai pada penyelesaiannya dengan menanami bibit, terus proses perawatan sampai pada saat waktunya panen. Surya merasa sangat senang mendapatkan kesempatan belajar langsung sama petaninya. Sungguh Sebuah pengalaman baru untuk Surya, karena bisa belajar langsung dari pak Yandi, yang merupakan seorang petani. Surya sudah merasakan gimana rasanya terjun langsung dan merasakan menjadi petani sehari. Surya jadi sadar, bahwa petani mengerahkan semua tenaganya untuk bisa menghasilkan beras yang memiliki kualitas yang baik, untuk kemudian dikonsumsi oleh semua masyarakat, termasuk dirinya juga.
__ADS_1
"Aku ucapkan terima kasih yah, pak, untuk ilmunya yang sangat berarti ini dan setelah mengetahui semua prosesnya, gak menutup kemungkinan nantinya aku akan beli lahan dan dijadikan sawah, terus aku kelola sendiri, seperti yang bapak lakukan ini" kata Surya. Yandi mengacungkan jempol pada Surya.
"Aku suka dengan anak muda yang semangat seperti kamu ini, aku doakan semoga kedepannya kamu bisa mencapai apa yang kamu impikan" harap Yandi.
"Terima kasih untuk doanya, pak" Surya tersenyum semringah.
"Aku juga ucapkan terima kasih, karena sudah bersedia menjalankan tugas tambahan ini" kata Yandi.
"Itu sudah bagian dari tugasku dan aku harus mengerjakan setiap tugas apapun itu" jawab Surya.
"Sebagai imbalannya, aku akan beri poin besar untuk kamu, silahkan nanti kamu cek sendiri di aplikasi yah, aku sudah masukkan nominal poinnya di aplikasi" kata Yandi sambil membuka handphone dan mengirimkan nominal poin yang dimaksudnya kedalam aplikasi super delivery.
Setelah semuanya selesai dan Surya mengganti bajunya kembali, Surya berpamitan pada Yandi dan menyalaminya, lalu beranjak pergi dari rumahnya. Yandi pun terlihat senang bisa berbagi ilmu dengan seorang anak muda seperti Surya. Yandi juga telah menyampaikan pada Surya, kalau dirinya sudah memberikan poin yang cukup besar untuk Surya, sebagai imbalan karena dia telah menyelesaikan tugas tambahannya tersebut. Surya membuka notifikasi di handphone-nya dan membaca isinya perihal poin yang diberikan oleh Yandi sebesar 930 poin. Surya terlihat terkejut sekaligus senang mendapatkan poin yang hampir mencapai seribu poin itu.
"Rasanya capek sih, tapi, setidaknya semua rasa capek itu terbayarkan dengan sebuah poin yang besar, yang diberikan oleh pak Yandi dan juga sebuah pengalaman yang luar biasa bisa belajar dari beliau dan ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan dalam hidupku" batin Surya. Surya menyusuri jalan desa dan kembali ke tempat dia bekerja. Meskipun baru sehari dia berada di desa ini, namun, Surya merasa nyaman. Apalagi dengan udara yang sejuk, pemandangan yang hijau, membuat pikiran menjadi lebih fresh dan rasanya ingin berlama-lama disini, walaupun sebenarnya dia hanya enam hari bertugas disini.
__ADS_1
"Aku senang banget, pak Rendy menugaskan aku kesini, setidaknya bisa terbebas sejenak dari udara kota yang banyak padat kendaraan dan juga banyak polusi udara" Surya tampak begitu senang.