
Setelah mengembalikan motor warga yang dipinjamnya, Surya berjalan menuju ke penginapannya. Masih tersisa rasa kesal dalam hatinya.
"Ciee... Yang habis selesaikan tugas dari super delivery, dapat poin berapa nih" goda Yuri saat Surya datang. Surya hanya diam saja, menatap Yuri tanpa menanggapi perkataannya.
"Sur! Kamu kenapa diam aja? Terus muka kamu juga, kayak lagi marah gitu, ada masalah yah?" Tanya Yuri, sambil memperhatikan raut wajah Surya.
"Aku tuh kesal sama customer yang aku anterin pesanannya tadi. Masa iya, dia ngasi poin cuma 75 aja, sementara aku udah selesaikan tugas yang dia berikan, mana udah capek banget lagi, terus imbalan yang dia kasi tidak sesuai dengan rasa capek aku ini, gimana aku gak kesal coba!" Surya meluapkan rasa kesalnya, yang sedari tadi dia tahan. Mendengar perkataan Surya, Yuri juga ikut kesal dan seolah bisa merasakan apa yang dirasakan Surya. Meskipun Yuri terkesan cuek, namun, ketika ada orang yang diperlakukan tidak adil, seperti yang dialami Surya saat ini, saat itu pula dia juga ikut marah. Dia tidak menyukai kalau ada orang yang berbuat semena-mena terhadap orang lain.
"Benar-benar keterlaluan dia itu, andai aja aku ada Disana, udah aku maki-maki dia, karena udah berbuat seperti itu sama kamu" Yuri begitu geram.
"Tapi, ya udahlah, Sur, aku yakin kok, kamu akan dapatkan sesuatu yang lebih lagi dari yang kamu dapat hari ini, Tuhan itu adil dan pasti akan diganti dengan yang lebih baik lagi" kata Yuri. Surya hanya mengangguk.
"Aku tadinya menyangka kalau chef Yuri ini gak peduli, tapi, ternyata dia begitu care, apalagi ketika ada yang terkena masalah, aku baru tahu sisi lain dari chef Yuri ini" batin Surya.
Surya bangun pagi-pagi dan menyempatkan untuk lari pagi disekitar penginapan meskipun hanya setengah jam, sambil menikmati udara pagi yang sejuk di pedesaan itu. Namun, secara kebetulan Surya bertemu dengan seseorang yang dulu pernah dibantunya. Surya bertemu dengannya saat dia hendak membeli sarapan, setelah lari pagi.
"Loh... Feli!" Surya terkejut melihatnya.
__ADS_1
"Surya? Ngapain kamu disini?" Tanya Felicia.
"Aku ditugaskan sama atasanku, untuk menyelesaikan tugas dari aplikasi super delivery, kamu sendiri ngapain disini?" Jawab Surya dan membalikkan pertanyaan.
"Aku ditugaskan dari kantor aku untuk cari lahan yang nantinya akan dibangun perumahan gitu, cuma belum dapat, udah nyari seharian kemarin dan rencananya nanti siang aku mau nyari lagi" jelas Felicia.
"Mau aku bantu gak?" Surya menawarkan bantuan.
"Terima kasih, Sur, tapi, gak usah, aku bisa sendiri kok, eh iya, pesanan aku udah selesai tuh, aku duluan yah, see you next time, bye" Felicia beranjak pergi, setelah membayar makanan yang dipesannya tersebut. Setelah selesai, Surya pun segera kembali ke penginapan, karena dia harus segera mengerjakan misi baru lagi yang sudah masuk di aplikasi super delivery saat dia menunggu pesanannya selesai dibuat. Disitu, Surya diminta menyelesaikan tugas dari customernya yang berprofesi sebagai marketing mobil. Surya segera memberitahukan Yuri untuk segera membuat makanan pesanan dari customer tersebut. Yuri bergerak cepat dan segera membuat pesanan, sesuai dengan yang tertera di aplikasi. Selang 30 menit kemudian, Yuri sudah selesai membuatnya dan juga sudah mengemasnya, siap untuk diantarkan. Surya segera membawanya ke alamat yang tertera di aplikasi. Surya meminjam motor salah satu orang yang bekerja di penginapan. Butuh waktu sekitar 20 menit, Surya sampai di tujuannya. Surya mencari rumah customernya tersebut. Dia melirik ke kanan dan ke kiri. Dari kejauhan dia melihat seseorang berjalan kearahnya dan menunggunya sampai seseorang itu mendekat. Surya turun dari motor dan hendak menanyakan alamat.
"Maaf, mau nanya, tahu alamat ini gak yah?" Surya menunjukkan alamat yang tertera di aplikasi.
"Kita boncengan aja, aku bawa motor" kata Surya. Surya dan seseorang tersebut boncengan menuju kerumah yang dimaksud oleh Surya. Jalan sekitar 100 meter, mereka pun berhenti tepat di depan rumahnya.
"Nah... Ini dia rumahnya, mas ketuk pintunya aja, orangnya ada kok didalam, kalau gitu saya permisi yah" seseorang itu pun beranjak pergi setelah menunjukkan rumah yang dimaksud Surya. Surya membalas dengan anggukan. Surya mengetuk pintu rumahnya dan beberapa saat, ada seseorang yang membuka pintu.
"Cari siapa yah?" Tanya seseorang yang membuka pintu.
__ADS_1
"Benar ini rumahnya Jessica?" Surya berbalik bertanya.
"Iya, dengan saya sendiri" katanya.
"Oh... Ini, aku mau anterin orderan super delivery nih" Surya menyodorkan yang dibawanya pada gadis dihadapannya. Gadis itu pun menerimanya.
"Oh iya, aku sekalian mau tahu juga, kira-kira apa tugas yang harus aku selesaikan?" Surya kembali bertanya.
"Tugasnya mudah kok, kamu cukup bantu aku nyari 1 customer yang berminat untuk membeli mobil dari showroom tempat aku bekerja, kalau berhasil akan aku beri imbalan berupa poin sebesar 890 poin" jelas Jessica.
"Oke, kalau seperti itu, aku sanggup melakukannya" Surya menyanggupinya.
"Kalau kamu udah dapat, kamu bawa dia kemari aja, selanjutnya biar aku yang follow up" kata Jessica. Surya mengangguk dan segera pergi dari hadapannya. Surya pun mulai menyusuri setiap jalan yang dilewatinya dan menawarkan untuk membeli mobil pada orang-orang yang ditemuinya. Namun, semuanya tidak mau dan mayoritas mengatakan kalau tabungan mereka belum cukup. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seseorang yang kebetulan sangat memerlukan mobil untuk dipakai usaha transportasi online. Seseorang itu pun memberitahu pada Surya bahwa dia ingin segera membelinya, agar bisa memulai usahanya tersebut. Surya pun langsung membawa seseorang itu pada Jessica dan biar Jessica yang handle.
"Waw... Hebat juga kamu, Sur, bisa dapat 1 pembeli dalam waktu kurang dari sejam" Jessica terlihat senang.
"Sesuai dengan janjiku tadi, akan aku berikan poin seperti yang aku bilang, kamu cek sendiri nanti, terus masalah pembeli ini, biar aku yang follow up sampai dia benar-benar membeli mobilnya, sekali lagi makasih udah bantuin aku, aku merasa sangat tertolong dengan adanya kamu" Jessica menambahkan.
__ADS_1
"Iya, sama-sama, Jes, ini udah jadi tugas aku, kalau gitu aku pamit sekarang yah, permisi" Surya pun beranjak pergi dari hadapan Jessica. Satu lagi tugas berhasil diselesaikan oleh Surya dengan sangat baik. Surya merasa senang juga dengan poin yang diberikan, meskipun tugas yang didapatkannya relatif mudah. Surya tidak menyangka kalau poin yang didapatkannya sebanyak itu, tapi, dia senang, setidaknya menutupi kekurangan poin dari misi sebelumnya.
"Selamat, tuan, anda telah berhasil menyelesaikan tugas yang diberikan dan anda berhak mendapatkan 890 poin dari Jessica, kerja anda memuaskan menurutnya. Lanjutkan kerja bagus anda di misi-misi berikutnya".