
Malam harinya, di dalam kamar, Surya mencoba untuk langsung mengaktifkan super delivery dengan memasukkan kode yang diberikan oleh Felicia. Surya menunggu beberapa saat. Tak lama kemudian, muncul notifikasi di handphone-nya.
"Selamat, tuan, anda telah berhasil mengaktifkan super delivery. Dengan aktifnya super delivery, anda bisa memulai misi yang ada, dengan reward besar yang akan anda dapatkan, good luck!".
"Wah... Aku udah gak sabar untuk segera menjalankan misi super delivery ini" Surya terlihat begitu antusias.
"Kak...! Kak Surya!" Seseorang mengetuk pintu kamar Surya.
"Masuk aja, dek, gak dikunci kok!" Jawab Surya. Sosila membuka pintu kamar Surya.
"Ada apa, dek?" Tanya Surya saat Sosila masuk. Sosila tidak menjawab pertanyaan Surya dan langsung naik ke tempat tidur Surya dan langsung memeluknya.
"Dek, kamu kenapa? Kayak orang ketakutan gini?" Surya bingung dengan adiknya yang tiba-tiba memeluknya.
"Aku takut, kak" jawab Sosila yang masih memeluk erat Surya.
"Dek, kamu jangan takut yah, ada kakak disini, coba kamu ceritakan ada apa" Surya mencoba menenangkan Sosila.
"Aku mimpi buruk, kak, mimpinya itu menyeramkan banget, aku jadi takut tidur sendirian" jelas Sosila.
"Kak, aku boleh gak tidur disini bareng kakak, aku takut, kak, kalau tidur sendirian, boleh yah, kak, untuk malam ini aja" pinta Sosila.
"Ya udah, kamu boleh tidur disini malam ini" kata Surya sambil mengusap lembut kepala adiknya.
"Sekarang kamu tidur aja yah, kakak mau selesaikan sedikit tugas dulu, abis itu, baru kakak tidur" lanjut Surya.
"Kak Surya jangan jauh-jauh, Disamping aku aja, aku takut" kata Sosila dengan nada manja.
"Iya, bawel, udah, kamu tidur sekarang, besok pagi kamu kuliah kan" jawab Surya dan kembali fokus dengan super delivery tersebut.
__ADS_1
Hari ini, Surya sudah menantikan misi pertama super delivery. Surya membuka sebuah notifikasi yang baru saja masuk dan membaca isi dari notifikasi tersebut. Ternyata itu adalah misi pertamanya dan harus sesegera mungkin diselesaikan. Disitu Surya diminta mengantarkan pesanan makanan, seperti yang sehari-hari dilakukannya.
"Selesaikan misi ini dan dapatkan reward maksimal hingga 1000 poin dengan menuruti permintaan dari customer, apapun itu bentuknya. Jika tidak, maka poin yang anda dapatkan hanya 100 poin, bahkan bisa kurang dari itu, tergantung customer itu sendiri".
"Oke, aku antarkan sekarang juga ke alamat yang tertera di aplikasi ini" batin Surya.
"Sur, apa itu orderan super delivery? Soalnya notifikasinya masuk di E-Mail aku" tanya Renata saat berpapasan dengan Surya.
"Iya, Bu, ini dia pesanannya udah siap, tinggal diantarkan aja" kata Surya dan menunjukkan kantongan yang dibawanya.
"Ya udah, kamu antar deh, good luck yah" Renata beranjak pergi dari hadapan Surya. Surya pun bergegas menuju ke alamat tujuannya. Kira-kira menempuh satu jam perjalanan, Surya sampai ditujukannya dan kini dia berdiri tepat di depan rumah customernya tersebut. Surya melangkah masuk ke halaman rumah bercat biru itu.
"Cari siapa yah, mas?" Tanya seseorang pada Surya, saat melihat Surya masuk ke halaman rumah.
"Ini, pak, mau anterin pesanannya bapak Harlan" jawab Surya.
"Oh... Gitu, tapi, pak Harlan udah berangkat ke tokonya, kira-kira setengah jam yang lalu" jelasnya.
"Kalau aku titipkan, berarti poin aku dikit aja dong, gak deh, aku antarkan dan berikan langsung pada orangnya" batin Surya.
"Gak, pak, aku harus berikan pada orangnya langsung, itu pesan dari atasan aku" kata Surya.
"Aku minta alamat tokonya pak Harlan aja" pinta Surya.
"Mas lurus aja dari sini, ketemu pertigaan belok kanan, lurus lagi sekitar 300 meter, ada ruko berwarna kuning, nah... Itu tokonya pak Harlan, nama tokonya itu toko Adelin" jawabnya, memberi petunjuk ke toko milik customernya.
"Oh... Iya, terima kasih, pak, kalah begitu aku pamit, mau anterin pesanannya pak Harlan, permisi, pak" Surya mengangguk dan beranjak pergi. Surya melanjutkan perjalanannya, menuju ke toko tersebut, mengikuti petunjuk arah yang diberikan. Surya pun sampai di depan toko Adelin dan langsung melangkah masuk ke toko itu.
"Permisi, mbak, pak Harlan ada?" Tanya Surya pada salah satu pegawai toko tersebut.
__ADS_1
"Masuk aja langsung ke ruangannya, beliau ada di dalam kok" katanya yang tetap sibuk dengan kerjaannya. Surya berjalan kedalam dan mengetuk pintu ruangan yang terletak di samping tangga.
"Ya! Masuk!" Teriak seseorang dari dalam. Surya membuka pintu dan masuk ke ruangan itu.
"Permisi, pak, cuma mau antarkan pesanan bapak".
"Oh... Jadi ini pesanan super delivery itu, Okey, simpan di meja aja" katanya.
"Karena kamu sudah antarkan smapai sini, kuberikan 150 poin" memencet sesuatu di handphone-nya dan memberikan poin tersebut untuk Surya.
"Apa gak bisa lebih dari itu, pak? Aku akan lakukan apapun, asalkan bisa dapat poin yang besar dari bapak" Surya mencoba negosiasi dengan customernya tersebut. Dia berpikir sejenak, memikirkan tugas apa yang kira-kira cocok untuk Surya kerjakan.
"Gini aja deh, aku kasi kamu tantangan, tantangan ini mudah, cukup kamu gombalin karyawan wanita disini. Ada 7 karyawan wanita disini, kalau mereka meleleh dengan gombalan kamu itu, hadiahnya 700 poin tambahan untuk kamu" Harlan memberi Surya tantangan yang tidak begitu sulit.
"Gimana, apa kamu sanggup?" Tanyanya.
"Baiklah, pak, akan aku lakukan" Surya menyanggupinya.
"Oke, ini nama-nama karyawan wanita disini, aku pantai kamu dari sini, jadi, jangan coba-coba bohongi aku" kata Harlan dan memberikan nama-nama karyawannya itu pada Surya. Surya langsung melakukan tantangan dari Harlan. Surya menghampiri satu persatu karyawan wanita yang ada di toko tersebut. Surya mengeluarkan jurus gombalannya yang dulu sering digunakannya untuk menggaet gadis disekolahnya dan jurus itu selalu berhasil.
"Semoga aja ini berhasil membuat gadis-gadis itu klepek-klepek dengan gombalan aku ini" batin Surya. Surya memulai aksinya itu dan mengeluarkan jurus gombalan yang dia tahu. Reaksi para karyawan wanita di toko itu bermacam-macam. Ada yang senang sambil senyum-senyum, ada yang biasa saja dan terkesan tidak menanggapi. Ada pula yang bahkan mengatakan kalau Surya cowok tidak jelas, karena tiba-tiba menggombalinya. Harlan si pemilik toko yang memantau dari CCTV, senyum-senyum sendiri, karena melihat reaksi karyawannya itu saat digombali oleh Surya. Selang beberapa menit kemudian, Surya kembali menemui Harlan di ruangannya.
"Pak, aku sudah melakukan apa yang bapak minta" kata Surya.
"Iya, aku juga melihatnya dari CCTV dan jujur, aku tertawa, karena menurutku lucu aja gitu, apalagi reaksi dari cewek-cewek itu, hahahaha.....! Sangat lucu" Harlan tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata, saking lucunya.
"Jadi, gimana nih, pak? Apa aku berhasil dan dapat poin seperti yang bapak katakan atau gimana nih?" Tanya Surya.
"Oke, kamu telah berhasil melewati tantangan yang aku berikan, meskipun gak semuanya meleleh dengan gombalan kamu itu, tapi, aku hargai usaha kamu dan 700 poin tambahan itu jadi milik kamu, total 850 poin dari aku" jawab Harlan.
__ADS_1
"Makasih banyak, pak, itu sangat berarti sekali buat aku" Surya terlihat sangat senang mendengar jawaban Harlan.