
Tepat jam 9 malam, Surya sampai dirumahnya. Namun, Surya dikejutkan dengan kedatangan seseorang saat melangkah masuk. Surya amelihat kedua orang tuanya dan jga adiknya, tengah ngobrol dengan tau yang datang, yang tidak lain adalah Ratu, mantan pacar Surya.
"Atu! Kamu ngapain disini?" Tanya Surya yang terlihat terkejut.
"Nah... Itu dia, kak Surya, ngomong langsung deh ke orangnya" kata Sosila dengan nada yang sedikit ketus.
"Ada apa sih ini" Surya tampak bingung. Surya pun duduk di samping Sosila dan mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh Ratu.
"Pertama-tama aku ingin meminta maaf, karena udah khianati kamu, aku memang salah dan benar-benar menyesal sudah menyakiti lelaki sebaik kamu" Ratu mengutarakan permintaan maafnya pada Surya.
"Iya, aku udah maafin kamu kok, lagipula itu udah masa lalu dan aku juga udah lupakan masalah itu" jawab Surya.
"Terus, aku juga mau, kita seperti dulu lagi, kita lanjutkan lagi hubungan kita yang sempat kandas itu, kamu mau yah, Sur" pinta Ratu.
"Loh... Kamu kan sudah nikah, ngapain kamu minta aku untuk menjalin hubungan kembali dengan kamu, nanti aku disangka perusak rumah tangga orang, aku gak mau" Surya menolak permintaan Ratu.
"Kamu gak usah takut, Sur, Karen aku udah cerai dengan suami aku. Ternyata dia bukan lelaki yang baik, seperti yang aku sangka sebelumnya, dia selalu menyakiti aku dan bahkan bermain fisik, aku gak tahan lagi dengan sikapnya dan aku memutuskan untuk bercerai dari dia" Ratu menceritakannya dengan mata berkaca-kaca.
"Jadi, gimana, Sur, apa kamu mau untuk melanjutkan hubungan kita lagi, seperti dulu?" Tanya Ratu sekali lagi.
"Aku janji, gak akan mengkhianati kamu lagi dan akan setia sama kamu" Ratu mencoba meyakinkan Surya.
__ADS_1
"Dulu, kamu ninggalin kak Surya dan menikah dengan lelaki lain, seolah gak memikirkan perasaan kak Surya, terus sekarang, saat kamu dan suamimu itu bermasalah dan sudah bercerai, kamu temui kak Surya lagi dan meminta untuk balikan, enak banget kamu yah! Seenaknya saja pergi dan datang lagi" Sosila memelototi Ratu, saking marahnya.
"Jangan mau, kak Sur, dia udah bikin kak Surya sakit hati dan gak menutup kemungkinan, dia akan mengulanginya lagi" lanjut Sosila.
"Sur, aku mohon, kasi aku kesempatan dan aku akan setia sama kamu" Ratu terus memohon.
"Halah! Paling nanti akan terulang lagi, kalau udah balikan" kata Sosila dengan nada sinis. Dalam hatinya, Surya bingung. Disatu sosis, Surya sudah bisa membuka hatinya dan mampu move on dari Ratu. Tapi, disisi lain, Surya juga tidak tega untuk berkata tidak, karena rasa sayang Surya pada Ratu begitu besar, meskipun sekarang sudah ada sosok wanita yang baru, yang mengisi kekosongan hatinya.
"Aku harus mengambil keputusan sekarang juga, sesuai dengan kata hatiku" batin Surya.
"Oke, aku sudah memutuskan, kalau aku akan tetap pada pendirianku dari awal, yaitu, aku gak akan menjalin hubungan kembali dengan kamu, Atu, meskipun rasa sayangku ke kamu begitu besar, tapi, aku gak bisa lagi menerima kamu, karena sudah ada seseorang yang menggantikanmu dihatinya, jadi, maaf, kita gak bisa seperti dulu lagi, kita berteman saja, seperti saat SMA dulu" Surya telah membuat keputusan dan tidak bisa digoyahkan.
"Kuharap kamu tidak sakit hati dengan keputusanku ini" Surya menambahkan. Raut wajah Ratu yang tadinya senang, seketika berubah jadi sedih, saat Surya mengatakan tidak bisa lagi melanjutkan hubungan mereka yang sempat kandas dan tergantikan dengan sosok wanita lain direlung hati Surya.
"Baiklah, kalau itu keputusan kamu, aku gak bisa paksa kamu" Ratu terlihat pasrah.
"Kalau gitu aku pamit yah, mari semuanya" Ratu berdiri dan berjalan keluar dari rumah Surya. Papa dan mama Surya sedari tadi hanya mendengarkan obrolan Surya dan mantan pacarnya tersebut. Mereka tidak mau mencampurinya dan berpikir kalau Surya pasti akan mengambil keputusan yang terbaik untuknya. Namun, ada sebuah pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Sosila yang ingin segera dilontarkannya.
"Kak Surya, tadi kan kakak bilang sudah ada sosok wanita lain dihati kakak, siapa dia, kak?" Tanya Sosila yang terlihat sangat penasaran.
"Mama juga tadi kepikiran dengan pernyataan kamu tadi ke Ratu, siapa wanita itu, Surya?" Mama Surya pun juga penasaran.
__ADS_1
"Bukannya kamu bilang sama mama dan juga papa, kalau kamu ingin fokus kerja dulu, terus nabung untuk beli rumah sendiri dan kalau Surya mencukupi, baru kamu pikirkan tentang pasangan hidup dan menikahi gadis impianmu kelak, sekarang kok malah berubah gini" lanjut mama Surya.
"Surya, perlu kamu ingat, lelaki itu yang dipegang omongannya, kamu jangan plin plan kayak begini" papa Surya menimpali.
"Gini, pa, ma, apa yang aku katakan ke Ratu tadi itu, hanya sekedar statement biasa aja, biar Ratu gak ganggu aku lagi, makanya aku berkata seperti itu, karena aku sudah bertekad untuk melupakan dia, meskipun aku punya rasa sayang yang begitu besar pada dia, tapi, aku harus move on dan hidup aku harus terus berjalan" Surya menjelaskan maksud perkataannya tadi pada kedua orang tuanya.
"Lagipula, aku gak mungkin mengingkari apa yang sudah aku katakan" lanjut Surya.
"Emang sih, aku punya gadis impian yang kelak akan aku jadikan istri, makanya aku mati-matian kerja untuk menggapainya, kalau memang aku dan dia berjodoh, pasti akan dipersatukan" kata Surya dalam hati.
Sementara itu, Ratu merasa begitu kecewa, karena Surya tidak mau menerimanya lagi untuk kembali menjalin hubungan dengannya. Ratu awalnya berpikir, dengan dia bercerai dari Tomi, suaminya, maka dia bisa pacaran lagi dengan Surya seperti dulu.
"Kalau tahu kayak gini, aku gak bakal putusin Surya dan menikah dengan Tomi, yang ternyata hanya seorang pembohong" Ratu terlihat begitu menyesal.
"Aku dan juga orang tua aku dibohongi. Katanya dia itu pengusaha besar dan sukses, udah punya cabang dimana-mana, tahunya dia hanya punya warung kecil aja, itupun juga punya bapaknya, dia ternyata hanya orang miskin, sama seperti aku dulu, sebelum diangkat jadi anak oleh pak Rendy setelah kedua orang tuaku meninggal" Ratu kesal dalam hatinya.
"Aku harus cari cara, supaya Surya mau kembali lagi sama aku, apapun itu caranya akan aku lakukan, yang terpenting Surya bisa menjadi milikku" dalam pikiran Ratu, terlintas sebuah rencana demi mencapai ambisinya itu.
"Aku harus cari tahu, siapa wanita yang kini dekat dengan Surya, aku gak akan biarkan siapapun untuk mendekati Surya, apalagi untuk memilikinya, cuma aku seorang yang berhak memiliki Surya. Lihat saja kamu Surya, aku akan buat kamu tergila-gila denganku" batin Ratu.
Ratu memulai dengan menanyakan tentang wanita tersebut pada teman dekat Surya, yaitu, David. Ratu menelpon David dan bertanya padanya, siapa wanita yang sekarang tengah dekat dengan Surya. Namun, David pun tidak tahu tentang hal tersebut. David berkata, sudah cukup lama dia tidak pernah bertemu dan ngobrol banyak hal dengan Surya, semenjak Surya bekerja. Ditambah lagi, David disibukkan dengan membantu kakaknya berjualan.
__ADS_1
"Siapa lagi yah, yang bisa aku tanyai tentang Surya" Ratu terlihat sedikit bingung.