Supir Taksi Dengan SISTEM

Supir Taksi Dengan SISTEM
Supir Taksi Dengan SISTEM - 013


__ADS_3

"Benar, saya Alex. Kalau begitu, silahkan Naik, Bu." Balas Alex masih tersenyum maskolin. Dia sangat senang menjadi seorang yang tampan, mungkin dengan ini dia bisa mencari Fetish nya dengan cepat.


__________________________


Tanpa menjawab, ibu itu masuk kedalam Mobil dengan wajah yang masih memerah, setelah masuk tidak lupa dia memakai sabuk pengaman.


Alex tersenyum dan menancapkan Gas Mobilnya dengan perlahan. Dia bisa melihat dari kaca kalau Ibu ibu itu menatapnya dengan horny.


Alex hanya terkekeh saja dalam Hatinya, jika Ibu ibu ini adalah seorang Milf seperti yang ada di D*u*in yang perna dia baca, mungkin dia akan memakannya disini. Tapi, wajah ibu itu terlalu tua, dan bukan selerahnya.


Karena merasa terlalu canggung Alex mencoba berbicara. "Oiya bu, wajah Ibu seperti familliar bagiku, apakah kita pernah bertemu satu sama lain?" tanya Alex tanpa membalikan kepalanya dan fokus pada jalan.


"Ahh...." dia sontak terkejut, dan mencoba untuk tenang. "....He..Heh? Apakah begitu? Ibu rasa, kita tidak perna bertemu, deh." Lanjutnya setelah tenang.


"Begitukah...Hemm...Tapi, aku rasa aku seperti bertemu dengan Ibu, tapi dimana yah? Hah.....Benar juga, aku perna mengantar seorang Penumpang yang sangat mirip dengan Ibu, tapi karena kecorobohanku aku mengantarnya ke Kuburan.


Hahah....Memikirkannya saja sudah membuatku tertawa." Alex berbicara panjang lebar dengan berbagai emosi. Tapi beda dengan Ibu itu, Ibu itu sangat terkejut saat mendengar perkataan Alex.


"Tunggu?! Apakah kamu Alex yang perna mengantarku ke tempat yang salah?" tanya Ibu itu dengan nada terkejut.


"Heh?..." Alex juga terkejut dan mengalih pandangannya ke belakang menatap Ibu itu dengan mata membelak.


".....Apakah itu anda?" tanya Alex. Ibu itu hanya menganguk pelan, membuat Alex semakin terkejut.


"Hahaha, aku tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi, Bu. Maafkan saya waktu itu, karena kecorobohan saya membuat anda telat." Lanjut Alex membalik pandangannya dan fokus kembali ke jalan.


"Hahaha....Kamu tidak perlu seperti itu, harusnya saya lah yang meminta maaf karena saya berbicara kasar waktu itu." Balas Ibu itu dengan tertawa centil.


"Ohh...Benar juga, kamu banyak perubahan yah, tambah ganteng dan tinggi. Bagaimana jika kamu menjadi simpanan Tante? Tante akan membayarmu lebih dari menjadi seorang Supir Taksi, bagaimana?" lanjut Ibu itu membuat pose yang seksi.


Mendengar perkataan Ibu itu, Alex ingin memuntah darah, sembari bergumam. ' Sial, dasar tante tante Tua. Jika kau selerahku kau akan kubuat tidak akan bisa berdiri lagi. Ahh sialan! Sepertinya setelah pulang ini aku akan memakan Anisa '.


"A-Aku terlalu dini untuk itu. M-Maafkan saya, bu aku m-menolak permintaan Ibu." Balas Alex pura pura malu.


Tanpa sadar, darah keluar dari Hidung Ibu itu, sembari bergumam. ' Sialan! Sangat imut! Hah...Sepertinya aku perlu meminta uang banyak pada suamiku dan membelinya, terus memakannya sampe aku puas.


Gila, memikirkannya saja sudah membuatku panas dan basah. Sial, jika aku memiliki Uang yang banyak, aku akan menyewa perampok dan menculiknya. ' Gumam Ibu itu seraya menggerakan tangannya ke bagian sensitif.

__ADS_1


Alex tentu menyadari apa yang di lakukan oleh Ibu itu dari kaca di depannya. Dia hanya tersenyum geli saja dengan apa yang di lakukan oleh Penumpangnya.


15 Menit berlalu, selama itu mereka berdua berbicara satu sama lain dan apa yang di bicarakan oleh mereka bukanlah hal yang penting.


Alex memberhentikan Mobilnya didepan sebuah Hotel yang lumayan terkenal di Bali. " Sudah sampai, Bu." Ucap Alex membalikkan wajahnya.


Ibu itu hanya tersenyum dan turun dari Mobil. Alex membuka kaca Mobilnya. " Jangan lupa Bintang Lima nya, ya Bu".


"Jika kau ingin mendapatkan Bintang Lima, maka ikutlah dengan Tante ke dalam Hotel. Tenang saja, Suami Tante sedang bekerja sampai malam, jadi kita bisa maen dengan puas di dalam Hotel." Balas Ibu itu dengan tersenyum menggoda seraya menunjukkan Hotel.


Alex tidak menjawab dan hanya terkekeh saja seperti menganggap bahwa itu lelucon. Tapi di benaknya dia percaya, kalau apa yang di bilang oleh Ibu itu adalah kebenaran.


"Hahaha....Jangan di bawa serius, Ibu hanya bercanda saja." Lanjut Ibu itu mengeluarkan Handphonenya dari dalam Tas dan mengetik ngetik.


"Sudah, ya." Ibu itu menunjukkan layar Handphonenya pada Alex, dan masih membuat senyuman menggoda.


Alex tidak menjawab dan menganguk senang saja, dan menunggu sesuatu.


"Kalau begitu, Tante pergi dulu, ya." Ucap Ibu itu seraya pergi dari hadapan Alex dan masuk kedalam Hotel.


Alex tidak memperdulikannya, dan masih menunggu sesuatu.


'Hahah....Akhirnya ' batin Alex tertawa di dalam hatinya.


.....Anda mendapatkan Bintang 5. Selamat, anda mendapatkan ' Kemampuan Detektif Tingkat Biasa']


Alex mau tak mau terkejut, di dalam pikirannya untuk apa kemampuan Detektif, dia tidak ada niatnya untuk menjadi seorang Detektif, dia hanya ingin di kelilingin oleh Wanita Cantik saja.


Tapi, karena Hadiah dari Sistem dia menerimanya dengan senang hati. Tapi dia sedikit bingung karena itu adalah Kemampuan Tingkat Biasa atau Tingkatan terendah.


"Sistem, apakah Kemampuan Detektif Tingkat Biasa itu sudah luar biasa disini? Dan juga, di Tingkat berapa Detektif yang terbaik?" tanya Alex sembari menancap Gas nya dengan santai saja.


[Itu bukan hal yang Luar Biasa, tapi untuk menuntaskan masalah kecil seperti maling di dalam rumah, pemfitnahan, itu mungkin bisa anda tuntaskan.


Dari analisis Sistem, Detektif terbaik di Indonesia berada di Tingkat Luar Biasa Bintang Menengah. Tapi Sistem tidak mengetahui Tingkatan Detektif terbaik secara Internasional]


"Begitukah, itu lumayan berguna, juga terima kasih sudah memberi tahuku.....Ngomong ngomong, kenapa kau tidak memberi tahuku jika ada Bintang Menengah?" tanyanya yang masih fokus dengan jalan.

__ADS_1


[Sistem tidak memberi tahu karena anda tidak perna mendapatkan Hadiah yang Berbintang. Sistem akan memberitahu pada anda, ada 4 Bintang dalam Kemampuan, seperti


Bintang Rendah


Bintang Menengah


Bintang Tinggi


Bintang Menerobos]


Alex menganguk saja dan menyerap apa yang di katakan oleh Sistem, sembari menyelip nyelip mobil yang ada di depannya.


"Jika aku meningkatkan Kemampuan Pengemudiku hanya dengan Bintang saja apakah bisa?"


[Tentu saja bisa, tapi jika anda melakukan Hal tersebut maka anda akan rugi banyak. Karena jika anda meningkatkan Kemampuan anda ke Bintang Menengah maka anda harus bayar 350 Miliar]


"Haaa....Begitukah, sepertinya dimasa depan aku akan melakukan Hal itu jika aku dalam keadaan yang mepet."


Alex sudah menduganya kalau dia akan rugi, jadi dia biasa biasa saja saat mendengar apa yang di katakan oleh Sistem.


KRUYUK!! KRUYUK!!


Tiba tiba suara keroncongan datang dari perut Alex, dia hanya tersenyum kencut saja seraya mengelus perutnya yang bidang.


"Sepertinya aku harus makan dulu deh, dan juga ini waktu yang tepat untuk aku makan." Ucap Alex sembari melihat Jam di tangannya. Dia menancap Gas Mobilnya dengan cepat dan berniat untuk ke Warteg Pak Jima.


__________________________


Bersambung


Pertanyaan...!


A.) Apakah ini konflik pertama yang di alami oleh Alex?


B.) Apakah dia akan menemukan Haremnya di Warteg Pak Jima?


C.) Isi Sendiri!

__ADS_1


D.) Isi Sendiri!


__ADS_2