
"Lakukan sesukamu." Sahut yang berbicara tadi sambil berdiri dari dudukny dan berjalan masuk kedalam Ruko, kemudian diikuti oleh Pria lainnya.
___________________________
Disisi Alex yang sangat ini tidak bergerak dan menatap Pak Jima dengan wajah yang membelak terkejut setengah mati.
"A-Apaaa......Apaa yang sebenarnya terjadi?" Alex berkata dengan suara yang sangat gugup, sambil berjalan kearah Pak Jima yang lagi menunduk kepalanya kebawah.
"Pakkk Jimaaa....!!!!" Teriak Alex setelah beberapa detik, setelah mengetahui apa yang sebanarnya terjadi. Alex berteriak dan langsung berlari kencang dan diikuti oleh Ridho yang dari tadi membuat wajah seperti dia.
"P-Pakk, k-kenapa anda seperti ini?" setelah sampai, Alex bertanya sambil melihat kondisi Pak Jima yang mengenaskan.
"B-Benar itu, jawab pertanyaan kami, Pak Jima!" Ridho menambah dengan suara sedikit tinggi, sambil melepaskan ikatan yang mengikat tangan Pak Jima dengan sangat kuat.
"Huh....." Pak Jima menghelakan nafas berat, menatap Alex dan Ridho dengan sekuat kemampuannya, sambil menjawab.
"Alex, apakah kau tau Pria kekar itu?" tanya Pak Jima, dan Alex hanya menganguk cepat sebagai jawaban.
Pak Jima menghelakan nafas lagi lagi dan mengalih pandangannya kearah atap yang rusak, sembari melanjutkan dengan suara yang menyedihkan dan menahan sakit.
"Setelah kamu pergi dari Warteg Bapak, saat itu bapak tidak melakukan apa yang kamu suruh yaitu memanggil polisi. Saat itu juga bapak memperlakukannya dengan baik, memaafkan kesalahan apa yang dia lakukan.
Pada malam hari, lebih tepatnya saat bapak tertidur, disitulah bapak menyadari kalau apa yang dia katakan ada kebohongan, Pria itu mengarungi bapak dan melempar kedalam mobil kemudian saat bapak membuka mata bapak hanya melihat pandangan ini saja, dan setelah itulah bapak disiksa menjadi seperti ini."
Pak Jima menceritakan dengan panjang lebar, jika dilihat dari matanya dia tidak seperti menyimpan suatu dendam dan hanya menerima apa yang terjadi padanya.
Tapi beda dengan Alex, dia saat ini menunduk kepalanya mengepal tangannya dengan sangat kuat, isi kepalanya saat ini hanya berisi menghajar Pria kekar waktu itu. Ridho juga tidak beda jauh dengan Alex, tentu saja dia sangat terkejut dan mara, tapi dia tidak bisa melakukan apa apa hanya bisa mencepatkan melepaskan ikatan yang ada pada Pak Jima.
Setelah Ridho selesai melepaskan sebuah ikatannya, Alex berdiri dari jongkoknya mengulur tangannya pada Pak Jima, sambil berkata.
"Sekarang sudah tidak apa apa Pak Jima karena sudah ada saya. Saat di perjalanan beritahu kami lebih jelas apa yang seban-." Belum menyelesaikan perkataannya, Alex mendengar suara langkah kaki berjalan kearahnya dengan jumlah yang banyak.
"Sial...!! Mereka datang, kita harus keluar dengan cepat!" Alex sangat kesel karena kecorobohannya yang mengajak Pak Jima berbicara, dia langsung berkata pada Ridho dan Pak Jima sambil melihat sekitarnya.
Tapi tidak ada satupun tempat yang cocok untuk melarikan diri, ada satu tempat untuk melarikan diri tapi itu sangat beresiko yaitu, Jendala.
"Alex..! Apa yang harus kita lakukan?" Ridho bertanya setelah menggendong Pak Jima di pundaknya.
Alex tidak menjawab tapi memikirkannya. 'Sial! Apa yang harus aku lakukan saat ini, situasiku saat ini sangatlah mengerikan. Apa aku harus lombat dari Jendala? Tidak...Tidakk, aku yakin bisa selama tapi tidak Ridho dan Pak Jima. Hah...Bedebah! Kenapa aku harus memiliki beban dimanapun aku berada! Dan bodohnya aku, aku belum menutup pintunya'.
Setelah selesai bergumam, Alex langsung berlari dengan cepat dan ingin menutup Pintu yang terbuka lebar, inilah salah satu kelakuan bodoh Alex padahal jika dia tidak menutup ataupun menutup Pintu orang orang akan bisa membukanya. Saat hendak menutup pintu, sebuah kaki menendang Pintu tersebut dengan sangat keras.
"Hughh...!!" Rintih Alex termundur kebelakang, menatap kesel orang orang yang berada di depan pintu yang menatap dirinya dengan mata terkejut.
"Kenapa kalian berada disini..!!!" Salah satu dari Pria berteriak kencang melihat Alex dan Ridho yang menolong Pak Jima.
__ADS_1
Alex langsung berlari mundur kebelakang, dan membelakangin Pak Jima yang berada di punggung Ridho. "Tetaplah di belakangku, jangan kemana mana, mengerti!" ujar Alex setelah menoleh kearah belakang. Ridho menganguk kuat.
Salah satu dari Pria menambah dengan suara keras juga. "Bukankah kalian temannya Samsul? Mengapa kalian datang kesini, hah?! Siapa yang membuat kalian berani kesini, apakah kalian tidak melihat didepan pintu ada tulisan dilarang masuk? Apakah Samsul menyuruh kalian masuk? Jika begitu...Woyy Samsul, kemana kau datang kau kemari, Anj**g!!".
Pria lainnya memegang pundak temennya yang berkata tadi. "Tidak usah memanggilnya, apakah kau tidak melihat mereka berdua melepaskan Pria tua bodoh itu? Berarti mereka berniat membawa pulang Pria tua itu".
Pria G*y yang dari tadi diam sangatlah terkejut, dan beberapa detik diganti oleh senyuman centilnya "Hehehe, Jika begitu...." Pria G*y yang dari tadi diam dan hanya menatap Alex dengan penuh nafsunya, menjadi semakin tergiurkan dan langsung berlari kearah Alex dengan cepat sambil berteriak kencang. "....Aku akan menangkapnya!!".
Kawan kawan Pria G*y itu hanya menghelakan nafas saja, dan menatapnya dengan jijik. Alex tidak bergerak selangkahpun, dan menatap Pria G*y dengan tajam.
Saat jarak antar mereka berdua beberapa centi lagi, Pria G*y itu melempot tinggi dan membuka tangannya ingin menangkap Alex, sambil berkata dengan suara menggoda. "Wahh...Kesinilah sayang, kakak akan memel- KEBUGHH!!"
BRUKK!!
Alex langsung memutar tubuhnya, dan langsung melayangkan sebuah tendangan kuat kearah kepala Pria g*y itu. "Akhirnya aku bisa menendangmu, dasar Bogor sialan!!".
Tendangan yang dihasilkan oleh Alex sangatlah cepat tapi bisa dilihat oleh mata. Pria G*y itu tidak terjatuh tapi terhuyung huyung pening apa yang dia lihat seperti dunia berputar.
Ridho yang menggedong Pak Jima membuat wajah yang terkejut dan mata membelak. Dia tidak percaya kalau yang dia lihat adalah Alex, karena apa yang dia ingat Alex tidak pandai bergelut, tapi sekarang apa yang ia lihat seperti mimpi.
Kawan kawan Pria G*y tersebut sangatlah terkejut, karena tadinya mereka menilai kalau Alex adalah Pria tampan yang lemah yang tidak tau berantem, tapi mereka salah saat melihat tendangan kuat dan cepat Alex.
"Huhh....Tendanganmu membuat kepalaku sangat pusing." Pria G*y itu memegang kepalanya setelah pusing yang dia rasakan mereda secara perlahan, dan menatap Alex dengan nafsu.
Kawan kawan Pria G*y itu hanya tersenyum saja dengan Pria G*y tersebut. Salah satu dari Pria berkata.
"Hey, kau Pria Tampan! Kukasih tau ya, kau jangan meremehkannya walaupun dia memiliki otak yang geser dia kuat juga loh. Aku saja harus berusaha keras untuk mengalahkannya." Ucap salah satu Pria berbadan besar. Alex bisa menilai, kalau dialah yang terkuat dari yang lainnya.
Alex mendengar apa yang dikatakan olehnya, dan menatap Pria G*y dengan tajam, membuat kuda kuda siap bertarung.
Pria G*y tersenyum sambil berkata. "Jangan tendang aku seperti tadi ya, sayang." Setelah berkata dengan menjijikan, Pria Gay itu langsung berlari kencang kearah Alex.
Tatapan Alex semakin tajam dan langsung melayangkan tendangan kearah perut Pria G*y itu sekuat tenaganya.
BUKKK!!!
Pria G*y itu langsung berhenti dan menatap Alex kembali dengan tatapan yang sama, seperti tidak merasa sakit sedikitpun. Alex semakin terkejut, karena itu tendangan sekuat tenaganya.
"Ohh benar juga, aku akan memberi tahumu kalau Perut dia itu sangat kuat karena setiap harinya dia selalu makan b4bi." Ujar Pria yang terkuat memperingati Alex. Tidak ada satupun dari mereka yang ikutan, karena mereka melihat pertarungan Alex antar Pria G*y itu sebagai hiburan.
Alex tidak menatapnya tapi mendengar apa yang dikatakan oleh Pria itu. Tanpa menunda lagi, Alex langsung berlari kencang kearah Pria itu dan melompat tinggi kelangit, kemudian melayangkan sebuah tendangan dari kaki kanannya.
Pria G*y itu semakin menyunggingkan senyumannya, menatap Alex yang lagi diatas dengan menyeringai. Alex merasa bahaya dan ingin membatalkan tendangannya, saat ingin berputar balik sebuah tangan besar memegang Kaki Alex yang berada di ketinggian.
"Heh...Mau kemana kamu, sayang?" Pria G*y tersenyum kearah Alex dan memegang kaki Alex dengan sangat kuat, kemudian menariknya dan langsung membatinkan tubuh Alex kelantai.
__ADS_1
"HIYAAA....!!!!" Teriak Pria G*y itu menjatuhkannya ketanah.
'Sialan...!!' batin Alex berteriak kesel.
BOOMMM!!!
"ALEXXX....!!!" Ridho berteriak sangat kencang dan ingin membatu Alex, tapi saat melihat pandangan dari para Pria nyalinya menjadi ciut.
Bantingan tubuh Alex dan lantai menghasilkan suara yang mengilukan. Alex merasakan sangat sakit dibagian punggungnya, tapi tidak merasa tulangnya patah.
Tanpa berlama lagi Pria G*y itu memegang kembali kaki kanan Alex dan juga mengambil kaki kiri Alex mengangkatnya keatas, kemudian menekukkannya sampai kedua kaki Alex bersebelahan dengan wajah Alex.
Pria itu menyeringai dan langsung duduk diatas pa*t*t Alex, sambil berkata dengan suara menggoda. "Bukankah posisi ini sangat menggoda?" ucap Pria itu memandang bagian ******** Alex dengan nafsu.
Alex tidak menjawab tapi menutup matanya saja dengan tangan yang terkepal kuat. Dia ingin melawan tapi tidak ada yang bisa dia lakukan sekarang atau lebih tepatnya dia berada di stuasi Skak Mat, dia bahkan tidak bisa menggunakan tangannya karena tangannya dipijak kuat oleh Pria G*y. Tiba tiba matanya membelak dan dia menyeringai kearah Pria G*y tersebut.
"Sistem..! Gunakan Kartu Meningkatkan Bintang Kekuatan. Naikan Kemampuan Taekwondoku." Gumam Alex menyeringai, yang baru ingat kalau dirinya memiliki Kartu meningkat Bintang.
_________________________
Bersambung
N/A: Jujur aja ya bro, kondisi gw belum sehat betul dan ini gw memaksa diri gw untuk up buat kalian, jika gw kagak up pasti kalian pada bosen dengan Novel gw karena Upnya lama dan mohon maaf ya karena gw cuman bisa up 1 Chapter, maaf banget, jika kondisi gw udh baikkan gw usahain deh buat Crazy up.
Ohh benar juga, bagi kalian yang kagak suka dengan mc yang lemah seperti ini gausa di baca pas scane gelutnya, jika gw buat mc kagak terkalahkan pasti Action bakal sedikit mc tinggal sat set sat set dah selesai gelutnya.
Yahh itu bagus sih buat gw, karena gw kagak susah payah nyarih ide scane gelutnya, tapi mungkin untuk orang orang yang suka Action pasti bakal bosen, dan maaf juga ya kalau Action yang gw buat kurang di mengerti oleh kalian.
Ohh boleh tanya gak, Gw niat mau ganti Cover novel ini tapi gw belum nemu gambar yang cocok. Barang kali ada diantara kalian yang jumpa gambar yang cocok mohon dong kasih ke gw dan bolehlah di edit juga;v
Bagi yang suka dengan Donghua(Animasi China) boleh kasih rekomendasi gak? kebanyakan Donghua itu kaku banget tapi gw suka sih. Dari yang gw tau yang kagak kaku itu,
-Perfect World
-BTTH
-Soul Land
-Mo Do Zhu Si
-A Record of a Mortal's Journey to Immortality
Ada lagi tapi gw lupa judulnya, dan ini gw kasih rekom juga untuk kalian yang mau lihat
Mohon Maaf kalau gw kebanyakan bacot, Terima Kasih🙏🙏
__ADS_1