
"Apasih, jauhkan tanganmu dari daguku kau sangat menjijikan" Mira menampar tangan Pria itu yang memegang dagunya dengan sangat kesel dan berkata dengan nada pedas.
__________________________
Pria itu mundur kebelakang agar berdiri sejajar dengan temannya, memandang Mira dengan wajah nafsunya.
"Hehehe, seperti biasa ya, kau sangatlah galak tapi sifatmu membuatku menjadi lebih nafsu" ujarnya tertawa mengejek seraya merangkul kedua tangan ke bahu temen temennya yang memasang wajah seperti dia.
Saat mereka semua melihat ke arah Alex seketika wajah mereka menjadi sangat jelek, tentu karena mereka sangatlah iri pada wajah dan tubuh Alex.
'Pria tampan sepertinya hanyalah keroco bagiku, tch....Untuk apa ganteng kalau barangnya kecil hhaha' batin mereka semua menyemangati diri mereka sendiri agar tidak iri.
Alex maju kedepan Mira seperti melindunginnya seraya menatap wajahnya. "Berlindunglah di belakangku, aku akan melindungimu." Ujarnya pada Mira dengan sedikit tersenyum, membuat Mira sedikit tersipu malu dan menganguk kepala saja.
Dia mengalih kembali pandangannya kedepan menatap 4 Pria itu dengan tatapan yang tajam. Alex melihat lihat sekitarnya dan jalanan sangatlah sepi tidak ada perumahan disekitar mereka, hanya ada perumputan dan perpohonan.
"Apa yang mau kalian lakukan?" sahut Alex dengan tajam. Dia seperti tidak yakin, apakah dia bisa menang melawan orang orang di depannya karena mereka semua terlihat sangat kuat.
Tapi mengingat kalau dia mendapatkan Taekwondo tadi, perasaan takutnya hilang seketika.
"Heh...! Kau bilang apa yang ingin kami lakukan? Hemm, apa yah akupun juga bingung apa yang ingin aku lakukan, mungkin saja aku akan memperkosanya hahaha..!"
Salah satu Pria berjalan dengan wajah mengejek kearah Alex dan menjawab pertanyaan Alex dengan nada mengejek.
Wajah Alex menjadi gelap dia mengepal tangannya dengan sangat kuat. Mengalih pandangannya dia memandang Pria yang baru saja berbicara padanya dengan tajam.
"Hah? Tatapanmu bikin a- HURGG!"
Sebelum menyelesaikan bicaranya, Alex sudah melayangkan tendangan dengan sangat cepat kearah wajahnya.
BRUKK!!
Tendangan Alex membuat Pria itu termundur kebelakang dan jatuh ketanah dengan wajah yang sudah ada jejak sepatu.
Mata teman Pria itu membelak matanya dengan terkejut, pasalnya mereka tidak melihat tendangannya di hasilkan oleh Alex karena cepatnya tendangan tersebut.
Wajah Mira juga tidak beda jauh dengan mereka, dia mengira kalau Alex adalah Pria yang lemah tapi saat melihat tendangan Alex pikiran itu hilang.
Saat dibelakang Alex, dia merasa seperti punggung Alex sebuah dinding yang tidak bisa ditembus. Dan dia juga merasa sangat hangat dan nyaman jika didekat Alex.
Bahkan Alex juga sedikit bingung sekaligus senang, karena dia merasa seperti sudah sangat akrab dengan tendangan yang dia lemparkan.
Dia mengalih pandangannya kearah 3 Pria yang tersisa dan membuat wajah mengejek. "Sekarang, apa yang ingin kalian lakukan, hah?".
"K-Kau....Kau, beraninya kau melakukan hal itu pada temanku? Apakah kau tidak tau siapa k- AARGHH!!"
Seperti Pria sebelumnya, sebelum Pria itu ingin berbicara lebih lanjut. Alex sudah berlari kedepan dan melompat keatas langsung menerjangkan sebuah tendangan kearah dagu Pria itu.
__ADS_1
BRAKK!!!
Pria itu langsung terjatuh dan tergeletak ditanah dengan mulut yang sedikit mengeluarkan darah, karena dia mengigit bibirnya sendiri membuatnya pingsan seketika.
"Sialan...! Beraninya kau melakukan ini pada kami" salah satu dari 2 Pria itu berlari maju dengan sangat cepat dan melayangkan sebuah pukulan.
Alex menghindar pukulan itu kearah sampingnya dengan sangat mudah, dan langsung memutarkan tubuhnya, melayangkan sebuah tendangan kearah kepala Pria itu.
BUKK!!
Kepala Pria itu langsung merasa pusing dan termundur kebelakang, tapi dia tidak terjatuh atau pingsan seperti Pria yang dipukul oleh Alex sebelumnya.
Alex semakin merasa senang dan berlari kedepan ingin mengalahkan Pria yang tersisa. Tapi saat ingin berlari dia mendengar sebuah teriakan yang membuatnya harus menghentikan langkahnya.
"KYAAA.....!!"
Alex sontak terkejut dan mengalih pandangannya ke arah Mira, dan betul saja seperti pikirannya. Dia melihat Mira disekap oleh Pria pertama yang dikalahkan tadi, dan sebuah Pisau yang dipegang Pria itu melekat di leher Mira.
"Hahaha...! Berhenti, jika kau tidak berhenti maka wanita ini akan mati." Pria itu menyeringai kejam sesekali dia mencium leher Mira untuk memancing emosi Alex.
Emosi Alex langsung ke tingkat tertingginya dan ingin langsung memukul Pria itu, tapi jika dia gegabah maka nyawa Mira akan hilang karena dirinya.
'Sial..! Apa yang harus aku lakukan, kenapa aku harus mendapatkan masalah merepotkan seperti ini? Dan juga, kenapa harus ada beban di sekitarku' gumam Alex dengan kesel.
Saat berpikir seperti itu, Alex merasa bahaya di belakangnya. Saat ingin mengalih pandangannya kebelakang, sebuah Tendangan yang sangat kuat melayang di belakang punggungnya.
"HURGHH..!" rintih Alex kesakitan dan langsung tertunduk ketanah. Saat ingin berdiri, sebuah tangan menyekik lehernya dengan sangat kuat. Dengan sisa tenaga, dia mengalih pandangannya dan melihat seorang Pria menyeringai.
"Hahaha....!! Apa yang ingin kau lakukan sekarang?" ucap Pria dibelakang Alex mengejek.
Dengan rasa kesakitan, Alex memegang tangan Pria itu yang ada di lehernya dan ingin langsung melepaskan cekikkan itu.
Tapi, sebuah tangan lagi lagi menghalanginnya, Alex melihat kalau Pria yang baru saja dia pukul di kepalanya memegang tangannya dengan erat.
Pria yang mencekik Alex menghelakan nafas senang dan berterima kasih pada kawannya. Karena dia merasa kalau tangannya bisa dilepas dengan mudah oleh Alex.
"Hahaha...!! Sekarang, dia sudah tidak bisa melakukan apa apa lagi." Pria yang menyekap Mira tertawa terbahak bahak dan maju ke arah Alex yang tertunduk ke tanah.
Mira merasa sangat bersalah pada Alex, karena dirinya Alex harus merasakan seperti ini. Dia ingin menolong, tapi tidak ada yang bisa dia lakukan.
Alex mengangkat kepalanya menatap Pria yang menyekap Mira dengan cepat dan menyeringai, seraya bergumam. "Sistem, lakukan".
[Ding...! Meningkatkan Kekuatan selama 10 Detik. Menghabiskan 2 Milliar Rupiah]
Bersamaan saat Suara Sistem selesai, Alex merasa sebuah tenaga mengalir ketubuhnya dengan jumlah yang sangat banyak.
Alex menyeringai kejam, dengan sangat kuat dia langsung keluar dari genggaman dan cekikkan Orang orang.
__ADS_1
"HURG...!"
"HARG...!" rintihan 2 Pria kesakitan karena dorongan Alex yang sangat kuat membuat mereka terjatuh.
Setelah terlepas dari genggaman dan cekikan, Alex langsung berdiri dengan sangat cepat dan lansung melayangkan pukulannya ke arah Pria yang menyekap Mira dengan sangat kuat.
BUKK!!
"AARRGHHH....!!" Pria itu langsung termundur kebelakang, melepaskan pisaunya yang ada di dekat leher Mira, dan langsung terjatuh ketanah dengan hidung dan bibir yang sudah berdarah.
"Apakah kau tidak apa apa?" tanya Alex pada Mira dengan khawatir seraya memegang pundaknya.
"A-Aku tidak apa apa. Bagaimana denganmu, apakah kau baik baik saja?" jawab Mira bertanya kembali pada Alex.
"Aku tidak apa apa." Balas Alex sedikit tersenyum, tapi dihatinya dia merasa sangat kesakitan. 'Hah...Sial, aku harus kehilangan 2Miliar gara gara orang orang ini'
Alex mengalih pandangannya kearah 2 Pria yang masih berdiri memandang Alex dengan ketakutan. Dia berjalan kearah mereka seraya memegang tangan Mira agar tidak terjadi kejadian seperti sebelumnya.
"Sekarang, apa yang akan kalian lakukan?" tanya Alex tersenyum mengejek membalik kata kata mereka sebelumnya.
"Kau....Kau tidak bisa melakukan itu pada kami, k-kau tau kami adalah Anggota dari 'Gangster Destroy Divinisi Barat'." Salah satu Pria menjawab dengan wajah ketakutan.
Salah satu Pria lagi menambah. "B-Benar, jika kau melepaskan kami maka kami tidak akan mengadu pada Ketua kami, bahkan kau bisa masuk menjadi salah satu Anggota".
Alex merasa aneh, karena dia seperti pernah mendengar nama Gangster itu. Dia melihat kearah Mira, dan Alex sedikit terkejut karena Mira memasang wajah ketakutan saat mendengar 'Gangster Destroy'.
'Apakah Gangster Destroy memang mengerikan? Mendengar perkataan Pria ini, aku menjadi tertarik untuk membangun kekuatan bawah tanah, tapi sepertinya itu susah.
Pasti salah satu Ketua dari setiap Divinisi sangatlah kuat, aku saja hanya melawan 4 orang sampai seperti ini.' Batinnya.
"Tch...Yaudah, sana kalian pergi. Jika kalian muncul di depanku sekali lagi, maka kalian akan kuhabisi." Ujarnya dengan nada dingin dan tinggi.
"B-Baik....!!" mereka dengan tergesa gesa menjawab seraya berdiri dari tanah, sambil membawa 2 Pria lainnya yang sudah pingsan.
Alex sangat ingin menghajar mereka semua karena mereka dia harus menghabiskan 2 Milliar. Tapi, demi keselamatan keluarga Mira dia mau tak mau harus melepaskan mereka semua.
Karena jika dia memukul 2 Pria itu akan membuat Anggota Gangster Destroy murka dan akan membuat masalah ke keluarga Mira karena masalah ini menyangkut pada Mira. Juga, dia tidak yakin untuk bisa menyelamatkan Keluarga Mira.
"Hah...Sungguh melelahkan" gumamnya menghelakan nafas berat. Dia melihat kearah Mira yang memasang wajah memerah.
Alex merasa aneh, tapi saat melihat kebawah dia menjadi sangat terkejut. Dengan tergesa gesa dia melepaskan tangannya dari tangan Mira. "M-Maafkan aku"
"T-Tidak apa apa, kok." Jawab Mira dengan malu. Seketika suasana mereka menjadi canggung kembali seperti sedia kala.
Alex membuka pembicaraan. "Lupakan masalah sebelumnya, mari kita pulang kerumahmu pasti Ibumu sedang menunggu." Ucap Alex, Mira menganguk sebagai jawab.
__________________________
__ADS_1
Bersambung