
"Sistem..! Gunakan Kartu Meningkatkan Bintang Kekuatan. Naikan Kemampuan Taekwondoku." Gumam Alex menyeringai, yang baru ingat kalau dirinya memiliki Kartu meningkat Bintang.
__________________________
[Ding...! Menggunakan Kartu Peningkat Bintang Kekuatan....
1%
15%
35%
Saat Sistem menghitung persen, ntah kenapa Alex merasa seperti sebuah pengetahuan dasar Taekwondo memasuki otaknya dengan cepat. Alex merasa sedikit pusing kepalanya, jadi dia menutup matanya, tidak memperdulikan tatapan nafsu dari Pria Gay yang ada di depannya.
65%
84%
99%
100%
Meningkatkan Bintang Kemampuan Taekwondo, berhasil]
"HUFFTTT.....!!" setelah Sistem menyelesaikan hitungan persen, Alex menghembus nafasnya berulang kali dan membuka matanya.
Seketika matanya membelak ingin keluar, karena Pria G*y sudah membuka bajunya dan ingin membuka celananya. Alex semakin takut, dia tidak menyangka bahwa ada Pria seperti ini di dunia ini. Jadi di dalam hatinya dia akan menghapuskan Pria Pria seperti ini di Dunia yang dia tempatkan.
"Hehehe, kenapa sayang? Apakah kau takut? Tenang saja, aku akan pelan pelan kok." Ucap Pria G*y, saat melihat tatapan takut dari Alex dia menjadi semakin tergoda dan menjilat bibirnya dengan centil sambil membuka celananya lebih cepat.
"Hah..." Alex lagi lagi menghembus nafasnya untuk menjernihkan pikirannya yang sudah terkotori oleh kata kata menjijikan dari Pria G*y.
"Ada sebuah kata, jangan pernah lengah dari musuhmu." Perkataan Alex membuat bingung seluruh orang termaksud Pria G*y, karena perkataannya tidak cocok dengan situasinya sekarang.
Alex menyeringai dan menarik tangannya yang di injak oleh Pria G*y dengan seluruh kekuatannya, dan itu berhasil terlepas tapi tangan Alex terluka di karenakan dia menarik dengan cara paksa.
Tanpa memperdulikannya, Alex kemudian mengepal tangannya dengan sangat kuat setelah itu dia langsung melayangkan sebuah pukulan cepat kearah dagu Pria G*y tersebut.
BUKKK!!
"KEBUGHHH...!!"
Pukulan dari Alex membuat Pria G*y yang duduk di pa*t*tnya langsung terhuyung huyung tapi tidak terjatuh.
Alex tidak menyangka, tapi tidak menunda nunda waktu lagi dia langsung mendorong tubuh Pria G*y dengan kakinya yang tidak di pegang lagi.
Benar saja, Alex berhasil menjatuhkan Pria G*y itu dari tubuhnya dan terduduk di tanah dengan dagunya memerah.
__ADS_1
Karena merasa bahwa banyak celah dari Pria G*y, Alex tidak menunda waktu lagi dan langsung berdiri dari tanah dengan sangat cepat, kemudian dia langsung melayangkan sebuah tendangan cepat kearah wajah Pria G*y
BRUKKK!!
Tidak membiarkan disitu saja, Alex melayangkan sebuah tendangan kembali tapi kearah tepat di hidungnya.
BAKK!!
Alex memutar tubuhnya dengan cepat dan melayangkan sebuah tendangan lagi tepat di area otaknya.
BRUK!!
Serangan tiga berturut turut dari Alex membuat tubuh Pria G*y itu merasa seperti tubuhnya tidak lagi bisa digunakan, apalagi serangan Alex selalu tepat diwajahnya membuatnya tidak dapat menggunakan matanya, karena apa yang ia lihat seperti dunia berputar dengan cepat.
BAKK!!
Karena pusingnya kepala, Pria G*y langsung terjatuh ketanah dan tergeletak di lantai dalam keadaan yang menyedihkan dengan muka yang babak belu dan biru biru.
Alex tidak melepaskan kewaspadaannya atau lengah, dia dengan cepat berlari kearah Pria G*y yang tergeletak di lantai dan langsung menginjak nginjak wajah Pria G*y tersebut dengan kuat.
BUKK!!
BUKK!!
BUKK!!
BUKK!!
Saat sedang menginjak nginjak wajah Pria G*y tersebut, ntah dari mana sebuah tendangan melayang kearah wajah Alex dengan cepat.
BRUKK!!!
Tendangan tersebut berhasil membuat Alex termundur beberapa langkah dan berhasil juga membuat bibir Alex berdarah walau sedikit.
Alex sangat kesel dalam hatinya, karena dia hanya fokus menginjak nginjak wajah Pria G*y sampai tidak sadar kalau sebuah tendangan melayang di wajahnya, bisa disebut bahwa dia lengah seperti Pria G*y tadinya.
Alex menyeka darah yang keluar dari bibirnya, kemudian mengangkat wajahnya dan melihat siapa yang menendangnya.
Saat melihatnya, Alex hanya menghelekan nafas saja, karena yang menendangakan merupakan orang terkuat dari kelompok Pria G*y.
"Bukankah kau sudah keterlaluan menginjak nginjaknya sampai seperti ini? Dia bisa mati loh jika aku tidak menghentikanmu, yaa jika dia mati aku tidak memperdulikannya sih." Sahut Pria itu menunjukkan Pria G*y yang sudah tidak tersadar.
Alex menoleh kearah Pria G*y, dan hanya tersenyum kecut saja saat melihat kondisi Pria G*y. Karena seluruh wajahnya sudah dilumuri oleh darah, tidak seperti tadi yang hanya biru biru saja.
"Yaaa, kau sangat mengejutkan kau bisa lepas dari genggamannya, sepertinya aku akan serius melawanmu nanti." Lanjut Pria tersebut menggerakkan otot ototnya yang kaku.
Tentu saja seluruh orang terkejut terutama Pria yang terkuat itu, karena saat dia bertarung dengan Pria G*y itu dia sangat susah lepas dari genggaman Pria G*y itu, karena genggamannya sangatlah kuat.
__ADS_1
Tapi saat melihat Alex lepas dari genggaman Pria G*y dengan mudah dia tentu sangat terkejut, pasalnya tadi Alex bahkan tidak lepas dari genggamannya tapi saat melihat Alex menutup kemudian membuka matanya dia seperti melihat Alex yang baru, atau lebih tepatnya Alex tiba tiba menjadi lebih kuat.
Ridho bahkan yang dari tadi hanya melihat atau lebih tapatnya beban juga terkejut, sekarang dia menjadi takut karena beberapa puluh menit yang lalu dia suka memukul kepala Alex dan dia sangat takut, takut Alex membalas dendam.
"Namamu Alex bukan? Panggil Aku dengan Nama A. Hemm, kau memiliki kekuatan yang lumayan kuat, bagaimana jika kau masuk kedalam Gang Destroy Divisi Barat, jika kau mau kau bisa menggantikan posisi Pria itu, yaitu menjadi T-8." Lanjut Pria itu atau Pria bernama aneh yaitu A, berkata dengan tangan menjulur kearah Alex.
Alex tidak menjawab tapi memegang dagunya seperti berpikir. 'Dia berkata menggantikan T-8, apakah arti dari T sebenarnya adalah Tetinggi? Hemm, jika begitu berarti ada 7 Tetinggi lagi di Gang Destroy Divisi Barat. Sial! Salah satu dari Tetinggi saja sudah kuat bagaimana dengan T-1?'.
"Tidak usah berpikir terlalu lama, jika kau memegang tanganku maka mulai sekarang kau menjadi T-8. Bagaimana? Apakah kau menerima tawaranku?" Pria A menyeringai maju beberapa langkah kearah Alex menjulur tangannya lebih maju.
"Baiklah, aku terima tawaranmu!" Alex dengan lesuh menjawab seperti dia sudah pasrah dengan apa yang terjadi padanya.
Perkataan Alex membuat Ridho sangat terkejut setengah mati. "Alex! Jangann! Jika kau masuk kedalam Gang Berandalan itu maka kau sama saja seperti seorang bajingan yang kotor."
Ridho ingin menghentikan tindakan Alex, tapi dia sadar bahwa dia tidak memiliki kekuatan sedikitpun.
Alex tidak menjawab sepatah katapun dan hanya berjalan kearah 'A' dengan kepala yang tertunduk dan mata yang gelap.
Setelah sampai di depan 'A' Alex menangkat kepalanya menatap 'A' yang lagi menyeringai. Tanpa menunda, Alex mengulurkan tangannya juga dan ingin menggapai tangan 'A'.
Saat ingin sampai di tangan 'A' Alex memberhentikan tangannya, menatap 'A' dengan sinis sambil berkata. "Jangan lengah!!"
Sontak 'A' sangatlah terkejut dan ingin mundur kebelakang, tapi sebuah bayangan melayang kearahnya dengan sangat cepat atau lebih tepatnya kearah wajahnya.
BRUKK!!
Alex menyeringai, dan rencana murahannya berhasil dia lakukan. Yaitu dia merencanakan untuk membuat 'A' lengah dan dia akan menendang wajahnya, dan itu berhasil dia lakukan.
Tendangan Alex membuat 'A' sedikit pusing karena kuatnya dan cepat tendangan Alex, bahkan dia tidak sempat mengelak. Dia langsung mundur kebelakang dan memegang kepalanya kemudian menatap Alex dengan tajam dan benci.
Temen temen dari 'A' ingin maju tapi 'A' memberi isyarat kepada mereka untuk tidak maju atau ikut campur, mereka hanya menganguk saja dan menatap Alex dengan kebencian yang mendalam.
"Hehehe, itu balasan karena kau berani memukul wajah tampanku." Ujar Alex pada 'A' dengan tersenyum sinis untuk membuat 'A' semakin kesel.
Alex menoleh kebelakang atau lebih tepatnya kearah Ridho, sembari berkata. "Oiy! Beban bod*h! Apakah kau mengira aku akan masuk kedalam Gang? Aku sudah besar dan bukan anak anak lagi!"
Ridho tidak menjawab tapi tersenyum saja. Perkataan Alex berhasil membuat marah orang orang yang ada didalam gedung, secara tidak langsung Alex mengatakan kalau Gang itu hanya mainan anak anak saja.
"Cuihh....! Beraninya kau melakukan hal ini kepadaku!" 'A' meludahkan darah yang ada di mulutnya dan menyeka darah dari hidungnya, kemudian berkata pada Alex dengan tajam.
"Apakah kau tidak tau kalau aku merupakan salah satu dari Tetinggi Gang Destroy dan kau berani juga mengatakan kalau Gang itu hanya untuk anak anak saja, apakah kau tidak takut unt-".
TRINGG!! TRINGG!! TRINGG!!
Alex menjulurkan tangannya kearah 'A' memberi isyarat untuk berhenti ngomong saat nada dering dari Handphonenya berbunyi.
Alex mengambil Handphonenya yang ada di kantung celananya kemudian membukanya dan hanya tersenyum saat melihat notifikasinya. Dia menoleh kearah 'A' dan tersenyum kejam, sambil berkata. "Jangan salahkan aku jika kau babak belur ya, karena aku baru saja mendapatkan penumpang jadi aku akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat".
__ADS_1
__________________________
Bersambung.