
Alex hanya tersenyum saja dan membalikkan tubuhnya berjalan ke arah Mobil. Setelah sampai dia masuk kedalam mobil dan menancap Gas Mobilnya menuju tempat yang sangat familliar baginya.
________________________
Beberapa puluh menit kemudian, Alex telah sampai di sebuah Komplek Perumahan yang sangatlah mewah. Tapi Komplek ini terlihat sangatlah familliar baginya.
"Sepertinya aku perna mengantar seseorang ke tempat ini, tapi dimana ya?....Hahh, betul saja." Saat dalam keadaan bingung, dia melihat seorang Wanita Cantik berpakaian mewah sedang berdiri di depan Komplek seperti menunggu sesuatu.
Tanpa basa basi, Alex menancapkan gasnya dengan pelan. Saat di sudah di depan Wanita itu, Alex membuka kaca mobilnya seraya bertanya.
"Dengan Mbak Vita?"
Perempuan itu tak lain adalah Vita yang pernah menawarkan Alex bekerja sebagai Supir Pribadinya dengan Gaji selangit, dan tawaran tersebut di tolak mentah oleh Alex.
Sontak Vita sangat terkejut saat melihat orang yang berbicara padanya, karena Pemuda itu sangatlah tampan bahkan lelaki tertampan yang perna Vita lihat.
"I-Iyaa...Dengan mas Alex?" jawab gugup Vita.
Alex menganguk tersenyum dan mempersilahkan Vita untuk menaiki Mobilnya. Tanpa menunda, Vita naik kedalam mobil dan memakai sabuk pengaman.
'Aneh, aku merasa seperti perna naik ke dalam Mobil ini, dan juga nama Supir Taksi ini juga sama dengan orang yang pernah ku ajukan sebagai Supir Pribadiku, hanya saja Laki laki ini lebih tampan' batin Vita tak bisa memalingkan pandangannya dari wajah Alex.
Alex hanya tersenyum saja dan menancap gas mobilnya dengan perlahan sembari menikmati pemandangan.
Sesekali dia juga melihat Vita dari kaca, dan itu hanya membuatnya terkekeh saja dengan sikap Vita. Karena Vita selalu melihat wajahnya.
'Bahkan gayanya membawa Mobil sama persis seperti orang itu' batin Vita.
"Apakah ada yang ingin anda tanyakan, nona." Tanya Alex merasa penasaran apa yang dipikirkan oleh Vita.
"AHHH...!" kejut Vita. "HURRMM...Gayamu membawa mobil seperti orang yang ku kenal, dan lagi nama kalian sama".
"Heh, begitukah.....Bagaimana jika aku mengatakan kalau aku ini orang yang kau sebutkan." Ujar Alex membalik kepalanya menatap Vita menyeringai.
Vita tentu terkejut apa yang di katakan oleh Alex. "Mas ini ada ada saja, wajah kalian saja sudah berbeda jauh." Balas Vita terkekeh pelan.
"Hehh...." Alex membalik kembali kepalanya dan fokus kembali pada jalanan. "Bagaimana jika aku mengatakan kalau mbak Vita menawarkan saya menjadi Supir Pribadi mbak Vita dengan Gaji selangit.
100 Juta perbulan, jika aku bekerja dengan mbak selama 1 Tahun mbak akan menaiki Gajiku menjadi 200 Juta perbulan." Lanjutnya.
__ADS_1
Sontak Vita membelak matanya terkejut, apa yang dikatakan oleh orang di depannya adalah kebenaran.
"Hahaha...!! Aku tidak manyangka kalau kau itu Alex yang perna ku tawari menjadi Supirku, hahaha" Vita langsung tertawa keras dengan tangan yang menampar punggung Alex dengan kuat.
Alex hanya tersenyum kencut saja saat punggungnya di tampar, dia tidak melawan dan hanya membiarkannya saja.
Vita langsung percaya padanya karena wajah orang di depannya sangatlah mirip dengan Alex yang di kenal, walaupun orang di depannya lebih tampan.
Vita memberhentikan tindakannya dan membuat wajah yang aneh. "Tapi, bagaimana wajahmu berubah drastis seperti ini? Kau menjadi lebih Tinggi dan lebih Tampan dari kemarin. Walaupun kita hanya berjumpa beberapa menit saja, aku mengingat wajahmu dengan pasti".
"Yahh....Semua manusia akan berubah pada saatnya. Yang penting aku adalah Alex yang perna kau jumpai." Balas Alex membalik kepalanya menatap Vita dengan senyum maskolin.
Seketika Vita terdiam dengan wajah merona. 'Sial...! Wajahnya sangat mempesona, ah aku harus mendapatkannya menjadi milikku'
"HURMM!! HURMM!!" Vita terbatuk batuk untuk memfokuskan pikirannya. "Apakah kau sekarang menerima apa yang kutawari beberapa hari yang lalu?" tanyanya setelah tenang.
"Maaf saja ya, tawaranmu kutalok. Aku lebih nyaman menjadi seorang Supir Umum dari pada Supir untuk Satu orang saja," jawab Alex kembali fokus ke jalanan.
'Tidak bisa ya, apakah aku harus menaiki harga Gajinya? Tidak tidak, aku merasa kalau dia tidak terlalu tertarik dengan uang. Hemm...Coba pakai rencana 'itu'.' Gumamnya sembari memegang dagunya.
"Kalau kau menerima tawaranku, aku akan menaiki gajimu 200 Juta perbulan. Dan juga, 'aku akan menjadi milikmu selamanya'." Ucap Vita dengan nada yang menggoda.
"Ohh...Apakah kau baru saja menyatakan cinta padaku?" tanya Alex juga dengan nada menggoda.
Vita semakin tersenyum, seraya menjawab. "Silahkan jika kau berpikir seperti itu. Yang penting, apakah kau menerimanya".
Alex tidak menjawab, tapi senyuman menghiasi wajah tampannya. "Sepertinya aku tidak bisa menjawabnya sekarang, karena kita telah sampai di tempat tujuanmu."
Alex memberhentikan mobilnya, dan mengalih pandangannya menatap Vita dengan senyuman. Alex memberhentikan mobilnya saat dia telah sampai di sebuah Bandara yang terkenal di Bali.
"Tch" Vita tidak menjawab tapi hanya mendecak lidahnya. Dia tidak keluar dan hanya melipatkan tangannya di dadanya.
"Bolehkah aku bertanya?" tanya Alex, dan Vita hanya menganguk saja. "Kau mau pergi kemana?"
"Aku ingin pergi ke Sumatra Utara atau lebih tepatnya Ke Kota Medan. Emangnya kenapa?".
"Heh? Betulkah? Sebenarnya aku asli berasal dari Kota itu, bahkan orang tua ku berada disana." Jawab Alex dengan terkejut.
"Hahhh...Benarkah?" tanya Vita dengan mata berbinar seperti bintang, Alex hanya menganguk tersenyum. Melihat jawaban Alex membuat Vita menyeringai.
__ADS_1
Alex tersenyum kencut saat merasakan kalau Vita sedang merencakan sesuatu, tapi dia tidak merasa kalau rencana itu adalah rencana jahat.
"Boleh aku meminta Nomor Teleponmu?" tanya Vita dengan berharap. Alex menganguk, dia mengeluarkan Handphonenya dan memberikan Nomor Teleponnya.
"Jangan lupa Bintang Limanya, ya." Ucapnya setelah memberikan Nomornya. Vita menganguk senang dan keluar dari Mobil Alex, dia melambaikan tangannya pada Alex setelah itu dia masuk kedalam Bandara.
Alex tersenyum saja dan menancap Gas Mobilnya seraya menunggu sesuatu. Beberapa menit menunggu, tiba tiba nada dering Handphonenya dan sebuah suara Robot di otaknya berbunyi secara bersamaan.
TING!! TING!! TING!!
[DING...! Anda Mendapatkan Bintang Lima. Selamat, anda mendapatkan 'Ingatan Kehidupan Sebelumnya']
Seketika Alex langsung memberhentikan Mobilnya dengan mendadak membuat pengemudi di belakangnya berteriak protes.
"Woy..!! Bodoh! Bukan jalan bapak kau ini, jangan berhenti mendadak kau ba*i!." Umpat Seorang pengemudi Sepeda Motor mengetuk ngetuk kaca Mobil Alex dengan kuat.
TITT!! TITT!! TITT!!
Suara Klakson Mobil ataupun Sepeda Motor berbunyi karena ulah Alex. Alex merasa sangat bersalah dan menancap gasnya dengan pelan, beberapa menit menjalankan Mobilnya, Alex memakirkan Mobilnya di pinggir jalan.
"Sekarang, Sistem. Bisakah kau memberi tahuku, apa maksud 'Ingatan Kehidupan Sebelumnya'?" tanya Alex dengan jantung yang berdetak kencang.
[Lebih baik anda pulang ke Kost terlebih dahulu, setelah itu Sistem akan memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi]
Alex tidak menjawab tapi menancap Gas Mobilnya dengan sangat kencang, karena sangat penasaran apa maksud dari Hadiah yang di berikan oleh Sistem.
______________________
Bersambung
(Ilustrasi Vita, dan juga kenalin Istri Gw)
N/A: Alex Seorang Terlahir Kembali, tapi di kehidupan sebelumnya dia bukan berasal dari Dunia Fantasi yang ada Sihir/Pedang. Tapi dia berasal dari Bumi Abad 20
-Gw punya ide sendiri jadi sans ae, juga gw ga bikin Novel ini ada unsur Sihir/Supernatural. Tapi gak tau ye gimana di masa depan ntar, kalau gw punya ide yang bagus mungkin bakal gw masukin.
-Sorry bro, karena di Chapter ini kebanyakan Dialog yang buat lu pada jadi bosan.
__ADS_1