System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Kabar ( 4 )


__ADS_3

Dengan peluh yang masih mengalir di dahi dan tubuhnya Darmaji lantas menggeliat sejenak mengusir lelah yang dia rasakan setelah menempuh perjalanan jauh tadi lalu merapikan rambut dan pakain lusuh yang ia kenakan dengan telapak tangannya menepuk nepuk debu yang menempel di sana... Berlahan senyum terkembang di wajahnya kesan buruknya masalah dan pemikiran hari ini yang menutupi wajahnya sedari tadi sirna begitu saja.


" istriku aku pulang...!!" teriak Darmaji terkesan jauh berbeda dengan dirinya yang Tadi.


Berlahan Membuka pintu yang terbuat dari papan yang tidak terkunci..lalu dengan penuh semangat berjalan masuk dan duduk disisi dipan di sudut satu satunya kamar di rumah sederhana tersebut.


" Maaf sayang aku sepertinya tertidur sampai tak tahu kamu sudah pulang ,tunggu aku ...aku akan menyiapkan makanan untukkmu ,kamu pasti lapar...!" Nampak seorang wanita paruh baya berwajah Oval yang masih menyimpan jejak jejak kecantikan masa mudanya berusaha bangkit dari pembaringannya dengan tergesa gesa .


" Dina sayang aku sudah makan kamu sebaiknya beristirahat saja .." Ucap Darmaji menahan pundak istrinya yang hendak bangun untuk kembali berbaring.


siapapun yang melihat keadaan dina sekarang akan langsung tahu kalau Dina sedang tidak baik baik saja..wajahnya memucat dengan bibir putih pias tampak mengkhawatirkan.


Mereka bukan tidak pernah memeriksakannya ke Dokter spesialis di kota terdekat berkonsultasi mengenai gejala gejala yang di alami istrinya itu.


Dina ....istrinya ...sering merasa kelelahan yang amat sangat walaupun hanya melakukan kegiatan ringan , rasa lelah itu sama sekali tidak berkurang walaupun telah beristirahat dengan cukup.


otot dan sendinya akan berasa nyeri untuk waktu yang lama Dina juga mengalami


MALAISE ( ketidak mampuan untuk berolahraga)


ada saat dia akan susah untuk dapat tertidur tetapi saat tertentu dia akan mengalami ngantuk yang berlebihan,seringkali Darmaji menemukan istrinya tertidur saat sedang berkebun atau memasak,hal ini sangat merisaukannya saat pergi bekerja.


Dokter spesialis yang di temuinya tersebut menyebut penyakit istrinya itu


" Sindrom Kelelahan Kronis " yang di sebabkan Oleh Inveksi Virus yang menyerang System kekebalan tubuh,mengalami ketidak seimbang Hormon ,Serta Trauma Fisik dan emosional.


Penyakit itu belum di temukan Obatnya sampai Hari ini,juga membutuhkan Terapi yang Berkelanjutan untuk hanya sekedar mengurangi gejalanya,tentunya akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit ,Apalagi dengan kemampuan mereka saat ini itu hanya keinginan yang terasa seperti Impian.susah untuk di capai.


Bagaimana tidak , saat itu membayar biaya satu kali konsultasi dan obat obatan menghabiskan 2.900.000 Rp membuat Darmaji hampir menguras tabungan yang mereka simpan lama dengan niat di gunakan untuk mengunjungi kedua anak gadisnya yang tinggal bersama paman dan bibinya yang ada di Barito.


Darmaji tidak ingin Kedua anak gadisnya Tiara yang SMA kelas 1 ( sekolah Menengah Atas ) dan Elis SMP kelas 1( Sekolah Menegah Pertama ) Putus sekolah hanya karna mengikuti mereka tinggal di daerah terpencil , dia dengan rajin menyisihkan hampir 80% dari penghasilannya yang tidak menentu setiap bulannya tidak banyak yang bisa dia kirim 1.000.000 bila harga sawit mengalami kenaikan harga tentunya Darmaji bisa mengirimkan sampai 2.000.000,


Memang Baginya pendidikan sangat utama,tak terasa sudah hampir 3 tahun tak berjumpa dengan mereka , 2 kali mendengar suara mereka melalui ponsel milik Malik tetangganya dulu , sebelum akhirnya Malik pulang ke kampung halamannya Setahun lalu ,itupun tidak pernah lama,tapi cukup membuat Darmji dan Dina berbahagia.


Darmaji sampai detik ini tidak pernah mengatakan kepada istrinya tentang penyakit yang di deritanya, Dia tidak ingin membuat Istrinya semakin terpuruk lagi ,sudah cukup dia mendengar tangis istrinya di belakang rumah hampir setiap senja karna merindukan anak anaknya.


Jika Dina bertanya dia hanya mengatakan.


" Dokter bilang kamu hanya kurang darah jadi perlu banyak minum vitamin lalu akan membaik dengan beristirahat yang cukup ".


Tentu saja istrinya yang polos akan mempercayainya.


" Kamu istirahat saja aku akan membersihkan diri di belakang " ucap Darmaji mengelus penuh kasih kening istrinya Menemaninya hingga terlelap lalu beranjak berlahan keluar untuk mengusap air mata yang mulai meleleh di sudut matanya.


dalam hatinya dia sangat tahu istrinya selalu menyembunyikan rasa sakit yang di alami di hadapannya. ingin Rasanya dia memindahkan sakit yang di alami istrinya ke tubuhnya sendiri.


******** Di tempat Udin Berada sekarang ********


Udin Tersadar dari lamunannya sesaat setelah jemari lembut itu terlepas dari tangannya , terdengar bisikan malu ..


" Mas aku mau ketoilet sebentar .."

__ADS_1


Winda beranjak menuju toilet yang berada di ujung lorong kabin tidak menunggu udin menjawabnya.


Udin menatap punggung winda hingga tak terlihat lagi oleh pandangannya .


" system update status.." perintahnya dalam hati.


" Baik Tuan..."


Up date System ." .


" Data Pemilik.."


" Nama : UDIN MUNA ( Level 04 ) "


" Umur : 21 Tahun "


" Modal : Tidak terbatas ( 5T / Day )


" Skill : ** Ahli semua Bisnis. "


             ** Ahli pencak silat Kuno.


             ** Master tenaga dalam tingkat puncak.


                          ** Tabib Kuno tingkat dewa."


System x : pencabut sukma Tingkat menengah "


" Keberkahan : 10"


" Toko : Terbuka ( Langit ) "


" Harta : 80% saham PT Djuram "


             : vila taman indah residen."


                           : 100% kepemilikan PT surya indah


"Kotak Kejutan: none. ( Kartu ajaib skill acak ( 1 )


" Senjata : Keris mistis tingkat Dewa. "


Setelah memperhatikan data yang di tampilkan System tanpa ragu Udin memerintahkan System untuk menaikkan Level System.


" Naikkan Level !"


" Baik Tuan Menaikkan Level mengurangi point Ion 1000 ya / Tidak..? "


" Ya "


" biiip...biiip...biiip... menaikkan level System menjadi 05 selesai.."

__ADS_1


" Selamat Batas harian Modal meningkat menjadi 10 T .."


" Selamat Tuan Menaikkan satu tingkatan System x pencabut sukma menjadi tingkat tinggi.."


" Misi Kejutan Terbuka ( memberikan keberkahan Kepada 5 orang secara acak ) Hadiah RAHASIA sampai misi terselesaikan "


"System tak hentinya memberikan kejutan " ucap Udin tersenyum ,lalu mulai memikirkan cara menyelesaikan misi Kejutan yang di berikan System.


" Plak...!!! terdengar suara tamparan keras dari arah belakang Udin.


" Dasar perempuan ******...!!! berani sekali kamu menggangguku...!! " suara berat pria terdengar menggema di seisi kabin .


Udin yang mendengar suara keras di belakangnya sontak berdiri , bukankah Winda tadi juga pergi kearah sana..? Bergegas saja ia berjalan ke sumber suara yang di dengarnya.


Tak jauh di depannya melihat Seorang pria kekar berkaos putih polos penuh tatto di kedua lengannya sedang menunjuk penuh emosi seorang gadis yang tampak memegangi pipinya.


" Bukankah itu gadis yang memperkenalkan diri sebagai caddy pribadinya tadi..? " Batin udin tidak menghentikan langkahnya untuk mendekat.


" Ckleek..!" Pintu di belakang Caddy itu terbuka menampilkan sosok wajah Winda yang terlihat kebingungan berusaha memahami apa yang terjadi dengan Irawati caddy pribadi seatnya yang mengantarkannya ke toilet tadi.


" Ada apa ini..Ira.. ada apa dengan Pipimu ? " tanya Winda tidak memperdulikan Lelaki Di depannya lalu menarik Irawati menghadap pada dirinya, Irawati Hanya menunduk diam tidak menjawab Bagaimanapun semua penumpang First class adalah Tamu terhormat Apalagi lelaki di hadapannya ini putra dari Manager personalia dari maskapai Cat Air tempatnya bekerja ,dia tidak ingin Masalah ini membesar dan berakibat buruk pada karirinya kedepan.


" Jawab aku...!" Winda makin hawatir ketika melihat darah mengalir dari sudut bibir gadis itu.


" Ehemm....Nona kamu jangan memperdulikannya Perkenalkan Aku Cakra Yudha ,Ayahku adalah manager maskapai ini.."


Dengan penuh percaya diri Cakra mengulurkan tangannya kepada Winda.


Sebelumnya dia sedang asik menonton filem Dewasa berjudul Kebaya Ungu yang sedang Viral di Tab miliknya, Di saat kepalanya di penuhi adegan adegan penuh keintiman itulah dia melihat Winda yang berjalan menuju toilet melewati seatnya Dan tentu saja langsung Terangsang melihat Tubuh padat Berisi dengan Wajah seputih pualam melewatinya begitu saja , apalagi gadis itu meninggalkan aroma wangi samar yang membuatnya bergairah, sontak Niat Bejat penuh nafsu Menguasainya .


Tetapi sialnya saat hendak mengetuk pintu toilet tersebut Caddy di depannya ini dengan lancang menghalanginya, Tentu saja membuat kemarahannya meledak seketika.


" Apakah dia tidak mengenalku..?! dengan mudahnya aku bisa meminta ayah memecatnya " ucap Cakra dalam Hatinya penuh kesombongan.


Winda tentu saja mengindahkan tangan Cakra yang terulur padanya ,Dia paling membenci Pria yang tidak menghormati wanita Apalagi hanya bisa mengandalkan kekuasaan orangtuanya,Dimatanya Cakra tak lebih dari Badut tak berotak.


cakra yang menyadari Gadis yang dia inginkan acuh saja bahkan tidak melihatnya sama sekali..


Bagi cakra Ini bukanlah pertamakali baginya menggoda gadis gadis yang dia temui dengan kekuasaan di belakangnya Mereka akan Berakting jual mahal ataupun pura pura tidak suka saat pertama pertemuan pertama seperti ini,


Dan pada akhirnya mereka akan menggelayut manja di bahunya setelah membawa gadis gadis itu berbelanja barang barang mewah di plaza atau mall mall besar, Bagi cakra menghambur hamburkan uang adalah sepotong kue .tentu saja ada barang ada harga yang harus di bayar , Apalagi kalau bukan dengan tubuh mereka


tidak pernah ada yang menolaknya secara terang terangan Seperti saat ini.


" Aku tidak suka berbasa basi ,hasratku sudah memuncak sebutkan harga yang harus aku bayar agar kamu mau menemaniku menuntaskannya..?" Dengan Tatapan penuh nafsu Cakra melihat sekujur tubuh Winda sambil membayangkan nikmatnya memainkan tubuh itu di pelukannya nanti.


Winda yang mendengarkan kata kata menjijikkan keluar dari Pria di hadapannya langsung melayangkan Tamparan kearah wajah Cakra yang


dengan mudahnya menangkap tangan itu menggeggamnya erat lalu menariknya paksa kearahnya.


Semakin kamu berontak makin ingin aku menidurimu sepanjang hari aku harap kamu akan seganas ini nantinya saat ak.......Aaaahhhh !!"

__ADS_1


" Plaaaakkkk....!!!"


__ADS_2