System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Dasar Perek...!


__ADS_3

" Jangan cuma Bengong Di sana ..! Cepat menggir...!! "


Seorang wanita Berpakaian sama dengan Sera dengan Make up tebal nampak sedang menunjuk nunjuk wajah sera yang tampak menunduk malu Karna dilihat banyak pasang mata pengunjung showroom di sana.


Udin yang baru saja selesai menelpon usman Berjalan mendekati Sera sambil mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya.


Di belakang wanita galak itu berdiri seorang Pria berjas Rapi nampak tersenyum puas.


" Ma..maaf mbak Lena ,saya juga sedang menemani Calin pembeli yang ingin melihat Mobil itu.."


" Halllaah....jangan sok belagu kamu... nunggu di pecat aja masi ngaku ngaku punya calon pembeli bisa jual apa kamu ,cuma jadi beban manjeman aja " jawab lena ketus ,masih menunjuk wajah sera yang nampak menahan Air matanya , dengan Hati hancur Sera berbalik hendak pergi dari tempat itu ,apa yang dikatakan Lena memang benar ,tapi kalau itu di katakan di depan umum siapa yang sanggup menahan malu itu.


" Tunggu..kamu boleh pergi setelah selesai melayaniku.." Ucap Udin seraya meraih tangan Sera menahannya untuk pergi.


Sera menatap Mata Udin dengan wajah memohon untuk melepaskan dan membiarkannya pergi dari tempat itu.


Udin tersenyum lalu menggeleng pelan .


" Tunjukkan Keprofesionalanmu dalam Bekerja , Kamu boleh pergi saat tugasmu selesai " sambung Udin membuat Sera menyadari kelemahannya dalam bekerja , dia memang selama ini selalu diam saat teman atau seniornya membullynya, tidak ada niat untuk bersaing ,padahal di dunia kerja persaingan adalah hal Lumrah.hal itulah yang membuat dirinya selalu rendah diri.


" Baik Tuan... Silahkan Ikuti saya.."


Suara lembut penuh percaya diri keluar dari mulut mungil Sera seraya sedikit membungkuk Menunjukkan Arah kepada Udin. entah darimana kepercayaan tersebut datang Sera tiba tiba merasa memiliki tekad dan keberanian menunjukkan kemampuannya .


Tentu saja itu datang Dari Udin yang telah berbagi keberkahan Kepada Sera melalu genggamannya Tadi. ,Udin yakin Sera cocok menjadi yang terpilih Dari sikap dan apa yang di lihatnya sekilas tadi.


" Diig.."


" Selamat Tuan berhasil memberikan keberkahan Kepada yang terpilih "


" mendapat kan 100.000 point ( ion ).. "


" mendapatkan tiga tambahan keberkahan "


" satu Kotak Kejutan "


Suara System Terdengar udin sengaja tidak mengindahkannya tetap saja melangkah mengikuti Sera .


" Tuan ini dalam mobil keluaran Terbaru kami Bugatti Chiron super sport 300+


Saat ini, gelar mobil tercepat di dunia masih dimiliki oleh Bugatti Chiron Super Sport 300+, yang mencatatkan rekor dunia dengan kecepatan mencengangkan, yakni 490.484 km/jam pada bulan Agustus 2019. "

__ADS_1


"Chiron Super Sport 300+ adalah penyempurnaan dari tipe Chiron Super Sport dengan desain aerodinamis yang dioptimalkan untuk mencapai kinerja kecepatan yang luar biasa.


Nama "Chiron Super Sport 300+" diambil dari nama pengemudi terkenal Monégasque Louis Chiron, dan dirancang oleh Achim Anscheidt bersama timnya. Mobil ini dirilis pada 2 Agustus 2019 dengan harga mencapai 3,9 juta dolar AS pada saat itu dan hanya diproduksi dalam jumlah terbatas, yaitu hanya 30 unit di seluruh dunia.


Chiron Super Sport 300+ ditenagai oleh mesin W16 berkapasitas 8.0 liter yang dilengkapi dengan empat turbocharger, menghasilkan tenaga luar biasa sebesar 1578 tenaga kuda, dan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu singkat, hanya 2,4 detik.


 rancangan mobil ini adalah perpaduan sempurna antara tenaga, powertrain, berat, dan aerodinamika.


Chiron Super Sport 300+ memiliki 'ekor panjang' sekitar 25 cm yang meningkatkan aerodinamika lebih dari 40%. Tirai udara yang menghiasi sudut depan mobil mengalirkan tekanan udara berlebih ke sisi mobil. Pada saat yang sama, saluran udara di sekitar lengkungan roda dan di belakang roda depan mengarahkan tekanan udara berlebih dari setiap lengkungan roda, mengurangi drag dan menciptakan sedikit angka negatif. "


Dengan lancarnya Sera menjelaskan spesifikasi Mobil di depannya seakan ia menghafalnya di luar kepala.


Para pecinta mobil Sport yang mendengar penjelasan Sera tentu saja menangguk setuju ,beginilah seharusnya seorang sales berbicara ,bukannya hanya mengandalkan koneksi dan kecantikan ,tatapan mereka seketika menjadi kagum dan hormat.


Udin tersenyum puas melihat Sera yang nampak percaya diri di hadapannya.


" Tunggu ..!! "


Lena yang nampak tersaingi mendekat seraya menarik Pria yang sedari tadi ada di belakangnya.


" Percuma kamu berbicara sampai tenggorokanmu kering kalau akhirnya tidak ada Pembeli potensial yang berhasil kamu bawa..! "


Dengan pongahnya Lena menatap Udin ,baginya Anak Muda kaya seperti Udin Tak akan pernah punya banyak Uang untuk membelinya , di matanya Udin hanya anak orang kaya yang sedang berlagak ,pada akhirnya akan memohon orang tuanya untuk membayarnya .


" Om memang berniat membeli Mobil ,tapi Bukan yang ini ,Tapi kalau kamu suka Om akan membayar DP saja dulu ,sisanya nanti Bisa di atur belakangan "


Gery sebenarnya datang karna janji Lena yang akan menemaninya Tidur seminggu penuh asal membeli secara Kredit satu unit mobil di showroom ini untuk memenuhi target penjualannya.


" Wanita sial..!! bisa bisanya aku terjebak membeli mobil yang tak sanggup aku bayar ,tapi ...biarlah Ku setor uang muka saja ,nanti bisa di cancel ,rugi sedikit asal bisa ku nikmati tubuhnya lebih lama.." Batin Gery tersenyum penuh nafsu melihat Tubuh Lena.


Sera Yang memang tak pernah berharap Udin membeli mobil Sport itu tak menganggap apa yang di katakan Lena adalah sebuah sindiran ,Baginya menyelesaikan Tugasnya dengan Baik adalah lebih memuaskan hatinya.


" Bagaiman Tuan ... ? Bila masih ada yang di tanyakan silahkan ..tapi kalau mau melihat unit yang lain saya dengan senang hati akan menemani anda.."


" Ciihh... masih saja berla......! "


Belum selesai Lena mengucapkan Hinaannya pada Sera Suara Udin terdengar.


" Baiklah aku Akan membelinya "


Sembari menyodorkan sebuah Black card di tangannya kepada Sera.

__ADS_1


Semua orang yang ada di ruangan itu ternganga, bagaimana tidak Udin membeli sebuah mobil seharga 3,9Juta US yang bila di rupiahkan menjadi 61,8 Miliar lebih seperti membeli permen yang murah saja , tak terkecuali Lena yang ternganga segera menarik naik lengan Gary memberinya isyarat untuk membantunya memberi pelajaran pada Lena.


" Kamu tenang saja Mungkin dia hanya menggerakkan saja, aku yakin kartu itu tidak memiliki Saldo sebanyak itu." bisik Gery sembari menggesek gesekkan bibirnya di telinga Lena dengan penuh nafsu.


Merasa geli di telinganya Lena mengerlingkan matanya dengan Manja sembari melirik Sera yang menerima Kartu hitam Itu kemudian melangkah menuju ruangan Manger showroom.


Jantung Sera berdebar kencang saat melangkah menggenggan Black card di tangannya , semuanya terasa mimpi .


" Apakah benar pemuda itu akan membeli Mobil tadi...bagaimana kalau ternyata dia hanya mempermainkannya dengan kartu bank kosong " Terbayang Omelan Dari managernya yang akan di terimanya bila hal itu benar terjadi .


setelah mengetuk pintu ruangan managernya Sera melangkah masuk lalu menjelaskan Transaksi pembelian Mobil yang di Handelnya hari ini.


Lardo manager Showroom yang menerima Kartu Black card bermotif husus di tangannya seketika bergetar ,lama sudah ia mendapat pesan dari direkturnya mengenai Kartu yang ada di tangannya Bosnya berpesan untuk memperlakukkan dengan sangat Baik siapapun pemegang Kartu Black Card dari bank Dunia ItuSiapapun orang itu Dia Bukan Orang Yang bisa diremehkan , segera menghubungi sebuah Nomor mengabari direkturnya lalu segera menarik Tangan Sera untuk menemui Udin yang masih berdiri di sisi Mobil sport yang akan di belinya.


Lena yang melihat Lardo menyeret Sera dengan wajah tegang tentu saja berfikir akan ada pertunjukan Bagus yang akan segera terjadi , membuat hatinya serasa di rasuki kemenangan ,tak sia sia niatnya menyingkirkan Sera selama ini. Ia kemudian berjalan menyambut Lardo hendak menyampaikan sesuatu,


Lardo yang melihat Lena menghalangi jalannya dengan kasar mendorong Lena untuk segera pindah dari jalannya.


" Maaf Atas kebodohanku tidak menyambut Tuan dengan baik "


Lardo membungkuk hormat setelah tiba di hadapan Udin.


Udin tidak terkejut dengan apa yang dilakukan Lardo hanya tersenyum lalu berkata.


" Aku sedang tidak punya banyak waktu.,selesaikan pembayaran mobil ini ..aku akan mengendarainya saat ini juga "


" Baik Tuan...segera akan saya kerjakan ..Butuh waktu lama menit saja.."


Lardo tergopoh gopoh kembali keruangannya mengisyaratkan Sera untuk menjamu tamu penting itu.


Sera yang melihat isyarat managernya tentu saja mengerti dan mengarahkan Udin kesebuah Ruang tunggu khusus tamu VVIP yang tak jauh dari sana.


" Tak perlu sungkan... aku tak ingin kamu kemana mana... temani aku mencoba mobil ini beberapa Putaran " Ucap Udin menarik sera untuk memasuki Mobil.


Sera yang berada di dalam mobil yang sedang di kendarai Udin tersebut masih merasa dia sedang bermimpi ,Tak sanggup membayangkan Bonus hasil kerjanya Hari ini ,itu akan cukup membuat dia dan keluarganya bertahan sampai tahun depan .


sementara Itu Lena yang melihat Udin melakukan Test Drive dengan Lena di sisinya menatap penuh Kecemburuan..


" Om batalkan pembelian mereka ,bukannya tadi om duluan yang mengatakan kapan membeli mobil itu..Aku janji sebulan penuh menemanimu, bukannya utu cuma 61 milyar saja..." Rayu Lena seraya mengesekkan dadanya di lengan Gery.


" Dasar Gadis Gila kalau aku punya uang segitu banyak ,aku gak akan dekati kamu ,Akan Kucari yang jauh lebih cantik dari kamu..!! "

__ADS_1


Terdengar bentakan Gery mendorong Lena lalu melangkah pergi meninggalkan showroom itu ,siapa yang berani melawan tamu kehormatan Lardo yang terkenal mempunyai banyak koneksi orang bawah tanah. apalagi dia tidak memiliki uang sebanyak itu.


" Dasar ***** sialan, hampir saja akau menyindir orang besar, " Gumam Gery berusaha mengingat apa saja yang ia katakan tadi ,Dia takut ada omongannya yang akan menjadi bumerang untuknya.


__ADS_2