System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Resi Barja geni


__ADS_3

Segera setelah memasuki Kamar yang di persiapkan Usman Untukknya Udin Duduk bersila Memejamkan Matanya dengan sikap sempurna.


" System Apakah kamu bisa merasakan Aura jahat Di rumah Ini..? "


" Tentu saja Tuan ..Aura ini Berasal Dari Jimat Ular Hitam yang Di tanam di Rumah Ini.. Tapi Tuan Jangan hawatir Jimat itu tidak akan Berpengaruh Pada tuan ,karna tingkatannya masih berada di bawah tuan...tetapi teman Tuan yang tinggal di sini sudah sudah dalam Situasi yang membahayakan , di lihat dari Garis Hitam sudah melintang di keningnya ,menandakan Inti Murni Jiwanya Mulai menipis ,kalau bukan karna keberkahan yang tuan berikan sudah lama dia menjadi Gila atau Mati ".


" Mengapa aku tidak bisa melihatnya ? " Tanya Udin Kepada System setelah Mengingat ingat tidak ada apa apa di kening Usman .


" Tentu saja Tuan tidak Bisa melihat itu , karna Tuan belum memiliki skill Dukun ( sihir ) Super ... skill itu tersedia di toko System, , dengan tiga tingkatan


Dukun Fana / Dewa / Ilahi adalah tingkatan tertinggi nya.untuk Mencapai Tingkat tertinggi selain membuka skill Tuan juga perlu mempelajari Beberapa Kitab Inti Dukun seperti Al Solomon / Ars Notoria / Abremalin / Ghayat Al Hakim / Pseudomonarchia * ( di kutip dari berbagai sumber ) "


" Berapa poin ion yang akan di habiskan untuk mencapai tingkat tertinggi..? "


" Total keseluruhan akan menghabiskan 550.000 point ion Tuan "


Setelah mendengar dan Point yang di miliknya lebih dari Cukup Udin segera memerintahkan System untuk membeli dan mengaktifkan skill tersebut.


" Baik Tuan... Biiip...Biip.."


" membeli skill Dukun Super dan menaikkan Ketingkat tertinggi selesai...!"


Up date System ." .


" Data Pemilik.."


" Nama : UDIN MUNA ( Level 07 ) "


" Umur : 21 Tahun "


" Modal : Tidak terbatas ."


" Skill : ** Ahli semua Bisnis. "


             ** Ahli pencak silat Kuno.


             ** Master tenaga dalam tingkat Fana ( penguasaan 8 cakra )


             ** Tabib Kuno tingkat dewa."


             ** Dukun Super tingkat Ilahi "


System x : pencabut sukma Tingkat Tinggi "


" Point : 1.150.000.ion "


" Keberkahan : 17 "


" Toko : Terbuka ( Langit ) "

__ADS_1


" Harta : 80% saham PT Djuram "


             : vila taman indah residen."


                           : 100% kepemilikan PT surya indah


                           : 60 % saham ExxonMobil


"Kotak Kejutan: ( 1 ) ( Kartu ajaib skill acak ( 0 )


                                 ** Misi Kejutan ( selesai )


" Senjata : Keris mistis tingkat Dewa. "


             : cincin khodam Buto ijo "


Udin yang sudah sedari awal bersila tiba tiba merasakan Begitu banyak pengetahuan mengalir di kepalanya ,jutaan simbol dan Mantra masuk dan tersimpan di memorynya , bersamaan degan Kepalanya yang serasa Panas Dan dingin bergantian ,kedua matanya memerah meneteskan cairan berwarna hitam pekat yang menguap begitu saja setelah bersentuhan dengan Udara , Pandangan matanya menjadi lebih tajam..


Udin merasa tercerahkan di segala bidang keilmuan yang di kuasainya. ternyata semua itu akan selalu berkaitan dan mempengaruhi serta melengkapi satu dengan yang lainnya. banyak pemahaman baru yang di terimanya membuatnya memahami konsep kehidupan secara lebih mendalam.


Setelah merapal beberapa mantra Udin menajamkan seluruh panca indranya, berjalan keluar menuju lantai Dasar , Apa yang di lihatnya sekarang Berbanding terbalik dengan apa yang di lihatnya sebelumnya, Dinding dinding nampak Kusam dengan lantai di tumbuhi Rumput berwarna merah darah Berbagai binatang gaib berbagai ukuran berkeliaran menambah seram suasana di ruangan itu , Tepatnya di bawah meja tamu besar melingkar seekor ulang seukuran lengan dengan mahkota hitam di kepalanya ,terikat rantai berwarna hijau redup ,Tatapan mata kedua mahluk berbeda alam tersebut bertemu , Kepala Ular tersebut menggeliat lemah mengarah ke Udin yang berjalan mendekat .


" Sebelum aku melenyapkanmu sebaiknya kamu katakan siapa kamu !" Udin bergumam menatap Ular Hitam yang terkejut Mahluk Fana ini bisa melihat dan berbicara bahasa yang di kenalinya.


" Akhirnya Ada yang bisa melihatku selain Bajingan tua yang menjebakku , Namaku Agni Sewu , terus terang aku juga sudah tidak ingin hidup lebih lama lagi ,Kamu bisa melenyapkanku sekarang " Rupanya Ular itu adalah seorang wanita , terdengar dari suara lemah yang ia keluarkan , Kepala Agni tertunduk Pasrah menunggu kematian yang telah lama ia harapkan , 10 tahun yang lalu Resi Barja geni menjebaknya dengan Cara licik , Merebut Mustika miliknya , Lalu memanfaatkan Aura Jahat Di tubuhnya Untuk membasmi Semua Musuh sang Resi.


" Terimakasih Tuan , Izinkan aku menjadi pengikutmu dan bersumpah untuk setia " Wujud Agni yang sudah berubah menjadi seorang Wanita cantik bergaun Kuning emas nampak duduk bersujud di hadapan Udin .


" Aku tidak menginginkan pengikut ,tapi aku berjanji akan merebut kembali Mustikamu agar kamu bisa kembali ke alammu , alam kita berbeda tidak akan pernah bisa berdampingan , "


Udin melambaikan tangannya membuka Cincin penyimpanan Buto ijo memerintahkan Agni Untuk masuk dan tinggal di sana sementara Waktu.


Dengan Perginya Agni kedalaman cincin penyimpanan milik Udin sontak membuat Aura Jahat dan pekat di rumah itu menghilang begitu saja , Angin semilir membawa harum aroma Bunga yang ada di taman halaman depan berlahan menyegarkan suasana Sekitar .


" Siapa yang menganggu Urusanku ....Berarti Mati...!! " Terdengar Suara menggema di seantero ruangan tempat Udin Berada.


" Suara siapa itu..." dengan langkah tergopoh gopoh Usman mendekati Udin yang berdiri memejamkan matanya.


" Rupanya kamu memang pengecut Resi Barja Geni ... Datang dan tunjukkan dirimu , jangan kira dengan Ilmu rendahan mengirim suara jarak jauh itu membuat dirimu bisa menghindar dariku "


" Kamu boleh juga anak muda , Membunuhmu semudah menindas semut , Tak perlu aku Datang untuk itu , tapi Aku bisa saja mengampuni nyawa tak ber...."


" Tak usah banyak omong Kakek Peot " Udin yang sudah tidak sabaran mendengar omong kosong itu melompat keluar dan berkelebat cepat menghilang menuju arah tenggara , Usman yang melihat kejadian di depan matanya itu termagu dengan mata melotot..


" Apakah dia manusia...?! "


Dengan menggunakan Ilmu saibi angin membuat Udin hanya memerlukan Waktu 5 menit saja untuk menempuh jarak Puluhan Kilo , Tepat didepannya sekarang sebuah rumah panggung kecil terbuat dari papan .


" Keluar ... berbicara langsung di hadapanku !"

__ADS_1


Nampak sosok Tua berjanggut putih berlahan keluar menyunggingkan senyum licik tetapi tak dapat menyembunyikan keterkejutannya akan kehadiran Udin di gubuknya ,


" Aku meremehkanmu ... tapi sayang sekali kamu mendatangi kematianmu sendiri !"


" Masih saja memakai Cara licik seperti itu , Aku tidak berniat bermain dengan Bayanganmu ... kupastikan Resi Jahat sepertimu cepat atau lambat akan kumusnahkan , Dan Jangan pernah bermimpi menginjakkan Kakimu di pulau jawa ini lagi "


Nampak keterkejutan di wajah Resi Barja geni mendengar Apa yang dikatakan Udin Padanya .


" Darimana bajingan bau kencur ini bisa tahu .."


" Kamu sangat sombong Anak Muda, terimalah kematianmu "


Bayangan Resi yang nampak nyata itu melompat lalu menembakkan selarik cahaya hijau berbau menyengat dari telapak tangannya mengarah kekepala Udin .


Udin tersenyum mengejek bergerak kesamping lalu meluncur dengan cepat menuju sebuah pohon beringin besar di belakang Gubuk , sejurus kemudian di tangannya tampak seekor burung gagak yang berusaha melepaskan lehernya dari cengkraman Udin.


" Ingat namaku Udin , kelak dimanapun kamu Bertemu denganku saat itu adalah Hari kematianmu .."


" Kreek...."


terdengar suara patahan tulang leher Burung gagak itu yang menghilang meninggalkan Asap hitam.


Di sebuah Rumah megah di pulau Sumatera Wujud asli Resi Barja geni nampak bergetar mengeluarkan keringat di sekujur tubuhnya .


" Bagaimana Pemuda itu bisa membuat tubuhku ikut terasa sakit bahkan bisa membuat aliran cakraku menjadi kacau saat dia meremas Khodam gagak yang ku kirim " Ucapnya di Penuhi rasa tak percaya , Berlahan rasa ngeri Menjalar di hatinya , segera duduk bersila memasuki alam gaib memanggil seluruh Khodam yang di kirimnya untuk Kembali , dalam hatinya dia yakin ada yang salah dengan kodam khodam itu.


Udin yang sekarang sudah berada kediaman Usman menceritakan secara rinci apa yang sebenarnya terjadi tadi.


Walau masih sedikit bingung Usman meyakini apa yang di katakan sahabatnya itu , apalagi setelah kejadian itu kondisi mental dan Fisiknya menjadi lebih tenang ,bahkan suasana rumah yang di tinggalnya kembali seperti dulu, saat pertama ia datang .


" Terimakasih Bro.. Aku sangat beruntung memiliki saudara sepertimu , entah apa yang terjadi kalau saja kamu tidak datang .."


" Aku akan menyelidiki siapa dalang di balik semua ini .." ucap Usman mengepalkan tangannya penuh amarah.


" Mulailah Dari mantan tunanganmu Aku yakin ada hubungannya dengan dia , kamu sepertinya perlu memiliki beberapa pengawal di sekitarmu , kalau kamu tidak menemukan yang cocok aku bisa mengirim seseorang untuk menjagamu "


" Baik aku akan merekrut beberapa orang yang kuat untuk menjagaku , setelah masalah ini selesai aku akan mengunjungimu di Jatim "


Udin menanggukkan kepalanya , sudah tidak ada lagi yang perlu di lakukannya di sini ,setelah berpamitan dengan Usman yang kembali di Kejutan dengan sikap Udin yang tetap kekeh pulang dengan Mobil Audi miliknya .


" Ingat...saat mengunjungiku ,Bawalah Seorang Calon adik ipar yang cantik , gunakan Mobil itu untuk mencarinya ,aku yakin kepercayaan dirimu saat menggunakannya akan meningkatkan Drastis..."


Suara Udin terdengar di kejauhan dan melambaikan tangannya .


" Sialan seharusnya aku yang mengatakan Itu..." Umpat usman kesal mendengar sindiran sahabatnya itu.


Udin mempercepat laju mobilnya sesaat setelah menerima kabar Orang tuanya sudah Sampai di Villa Taman indah. 


" Akhirnya kalian Tiba...!"

__ADS_1


__ADS_2