
" Selamat Tuan membuka Kotak Kejutan Dan mendapat 80% saham PT Djuram "
"update System..."
" Data Pemilik.."
" Nama : UDIN MUNA ( Level 01 ) "
" Umur : 21 Tahun "
" Modal : 52.000 Rp ( Melarat ) "
" Skill : ** Ahli semua Bisnis
** Ahli pencak silat Kuno
** Master tenaga dalam tingkat puncak
" Point : 9 ion "
" Keberkahan : 3 "
" Harta : 80% saham PT Djuram
" A...a...apa...80% Saham PT.Djuram ..bukankah mereka termasuk lima besar perusahaan rokok terbaik Di negara ini..? "
" Aku kaya ...!! "tanpa sadar Berteriak Keras, untung saja Suara gemuruh air bendungan mengalahkan suaraku yang fals.
Matahari mulai Terbenam.
" Sebaiknya aku Pulang sekarang jam jam seperti ini Angkutan Umuk biasanya sudah jarang lewat " gumamku Beranjak pergi.
Benar saja hampir dua puluh menit menunggu Belum ada Angkutan Umum yang lewat di jalan ini,Tidak jauh dari tempatku nampak Usman Sahabatku Bersiap Untuk pulang,Mengayuh Sepedanya perlahan menuju ke arahku.
__ADS_1
" Broo... Kamu Nggak Dapat Apa apa sama sekali ya...? Karungmu Kok masih terlipat..? "
Aku Baru ingat Seharian Ini Tidak melakukan Apa apa.. Hanya sibuk memahami System yang baru Bersinergi dalam Tubuhku.
" Eh iya... Tadi aku Ketiduran Pas Lagi ngadem "
Balasku sekenanya..
" Haiiisss....lu Pasti Maksain Diri Lagi Broo... Besok besok Kalau Memang Capek Istirahat Dirumah,Bahaya Tidur di Tempat yang Jarang di lewati manusia Banyak Demit loh..!!.."
Nampak usman Terlihat Khawatir.
" Iya...Broo...Lain Kali Biar Ku ajakin Kamu Sekalian Buat Tiduran, Biar aman Dan Nyaman..."
jawabku Sambil menatap Matanya Dengan Serius..
" Sompret...!! Najis aku.."
" Ha..ha..ha.."
" Begini saja Kamu membonceng denganku,Angkutan Umum Jam Segini Sangat Jarang,orang Yang Lewat gak akan ada yang mau memberi tumpang sama pemulung Seperti Kita "
" Barang Hasil Mulungmu Gimana..? "
" Alaaah...Gampang Tinggal Taruh di Pinggir jalan agak dalam Ga bakal Ada Yang ambil..."
jawab usman mulai menurunkan karung barangnya Dari boncengan sepeda Ontel kesayangannya...
" OK.. ok...Gaskeeeuuunn... " ucapku tak Menunggu lama Lagi.
Berlahan menyusuri Jalan kembali Kedesaku.
Melihat punggung sahabatku yang lebar tertutup kaos butut yang warnanya sudah pudar terbakar matahari,aku teringat memiliki Tiga keberkahan yang Bisa ku Berikan Pada siapapun Yang kupilih,Tentu saja untuk Sahabatku aku Akan memberinya Satu Kesempatan,Semoga Menjadi hal yang baik baginya.
__ADS_1
Sedangkan Metode memberi keberkahan yang kuingat dari System Bebas Dalam Bentuk Apapun Selama aku memberi perintah Kepada System.
" System.. Berikan Keberkahan Kepada Usman Melalui Permen "
Kami para Perokok biasanya membawa Permen di saku,jaga jaga rokok habis mulut jadi asem..he..he..
" Baik Tuan ,Keberkahan terjadwal saat yang terpilih memakan Permen Keberkahan yang di berikan .."
" Broo... Apa kira kira Kamu mau terus hidup seperti ini...? " pancingku memulai pembicaraan..
" Siapapun juga ingin berubah Broo.. keinginanku kelak menikah hidup berkecukupan anak anakku kelak Bisa menjadi orang sukses "
jawab Sahabatku penuh keyakinan.
" Ga pengen Kaya..? Jadi Pejabat..? " selorohku menoel pinggangnya...
" Ha..Ha... Aku Takut Cita cintaku Ketinggian ,nanti Jatuhnya sakit Broo.. "
"Ahh..Sahabatku memang TERBAIK ..!! "
Teriakku Menyemangati..
Taklama Kami sampai di depan Bengkel Sudi yang sudah Tutup..Di depan Bengkel sederhana itu hanya menyisakan Gerobakku yang di tutup seadanya dengan robekan spanduk CaleG tahun lalu yang sudah Menguning.
" Aku duluan Ya " Ujar usman hendak menggenjot pedal sepedanya untuk Pergi
" Sebentar Broo tunggu dulu "
teringat Permen di sakuku yang sudah di berkati System segera ku keluarkan dan sorongkan kepadanya.
" Ongkos ojek " Ucapku sekenanya.
" He..he.. Ku kira Apa.. baik Bang sesuai aplikasi "
__ADS_1
jawabnya tersenyum lalu membuka bungkusnya dan memakannya .
" semoga Menjadi Kebaikan Kawan " gumamku menatap sahabatku yang mulai menjauh.