System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Sera.


__ADS_3

" Nama hamba Raden Mahesa Manusia memberikanku nama Buto Ijo , mengenai apa Yang Mulia katakan tadi ,Hamba tidak memerlukan Tumbal atau apapun .."


Ucap pemuda berwajah Tampan di hadapan Udin menangkupkan kedua telapak tangannya .


" Apakah kamu menyembunyikan Wujud aslimu di hadapanku..? "


" Tidak yang Mulia..hamba menunjukkan Wujud asli hamba , jika yang Mulia tidak berkenan Hamba bisa berubah sesuai kehendak Yang Mulia , .."


Udin sedikit demi sedikit mengerti Tentang Khodam miliknya itu.


" Baiklah Kamu bisa pergi kembali ke asalmu ,aku akan memanggilmu saat aku membutuhkanmu "


" Benarkah Yang Mulia mengijinkanku pergi dan tidak Tinggal di Cincin itu lagi...?! " Raden Mahesa atau di kenal Buto ijo bertanya dengan tatapan mata berbinar memastikan perkataan junjungannya tadi.


" Benar ... Kamu bisa kembali menemui keluargamu , aku tidak menganggapmu sebagai budak atau Teman , Pulanglah sikap dan perbuatanmu Kelak akan menentukan kamu akan berarti sebagai apa di hadapanku . "


Kata kata Udin baru saja tentu sangat di fahami makna sebenarnya oleh Raden Mahesa, sikap buruknya dulu yang membuat Dewa menghukumnya berkelana di berbagai Dunia untuk melayani mereka berbuat jahat tanpa bisa menolak. oleh sebab itulah Mahesa kerap menunjukkan Wujud menyeramkan serta meminta Tumbal yang tidak masuk akal untuk menakuti manusia yang ingin memanfaatkannya.


Hingga akhirnya hari ini terjadi tidak ada kata kata yang bisa mengartikan kebahagiaan Mahesa ,pandangannya memburam oleh Air mata Lalu bersujud sepenuh hati sesaat kemudian menghilang kembali ke alam misterius asalnya.


Udin mengela nafasnya merenungi keanekaragaman mahluk yang di ciptakan Tuhan , sesaat dia merasa kecil di hadapan penciptanya.


Setelah selesai membersihkan diri dan mengenakan pakaian santai Udin melangkah keluar Menemui Meilin yang sedang di sibukkan oleh ponsel yang ada di tangannya.


" Meilin Aku akan Pergi menemui sahabat lamaku Apa kamu ikut..?" tanya Udin setelah sampai di hadapan Meilin , Udin Memang sudah berjanji Untuk mencari Usman Sahabatnya , Meilin mendongak melihat Udin yang nampak cocok dengan pakaian yang di kenakannya ,membuat Udin nampak tampan , tatapan mata pemuda itu sangat tenang dan menenggelamkan ,


" Di tanya malah Bengong.." Ucapan Udin membuyarkan lamunan Meilin.


" Eh... nggak.. Aku nunggu kakek yang akan datang kesini Mas..." jawab Meilin setelah mendengar sindiran Udin tadi.


" Baiklah... aku akan secepatnya kembali setelah urusanku selesai , Oh Ya... hari ini juga akan ada beberapa Pekerja yang akn datang kesini ,Bantu aku mengatur mereka " Pinta udin menatap Meilin yang masih saja menatap tubuhnya sedari Tadi.


" Ba..Baik Mas ...serahkan Padaku " Sedikit berteriak Meilin menjawab Permintaan Udin yang telah cukup jauh melangkah menuju Mobil yang terparkir di depan Villa .

__ADS_1


" Dasar Bodoh...kenapa aku jadi Grogi seperti tadi..." Umpat Meilin kepada dirinya sendiri, kembali terduduk melamunkan penampilan Udin yang membuatnya terpukau .


Udin hanya tersenyum di kejauhan .


" Rupanya Aura cincin buto ijo di tanganku ini membuatku lebih tampan di mata lawan jenis " Batinnya penuh kenarsisan , andai saja Udin tahu saat ini System sedang muntah muntah mendengar ucapannya tadi.


" Rupanya Kalin sudah melaksanakan Perintahku untuk mempelajari Cara kami manusia berperilaku "


Ucap Udin melihat kelima Droid wanita miliknya yang menunggunya dekat Mobil yang akan Udin kenakan. Pakaian mereka sudah berganti pakaian yang umumnya di kenakan Gadis gadis jaman sekarang , bahkan mereka mengenakan maka up tipis dan pewarna bibir pada diri mereka . Cantik dan Dingin itu yang Udin lihat pada mereka


" Tentu saja Tuan bahkan kami memberi nama panggilan pada diri kami sendiri agar Tuan mudah mengenali dan memanggil kami , saya Dini Dia Dewi itu Dara yang itu Dina dan Desy " Ucap Droid canggih itu memperkenalkan Diri.


Udin masih saja bingung untuk mengenali mereka , bagaimana tidak wajah ,postur Tubuh, potongan Rambut bahkan Baju mereka pun sama.


" Bahkan Kami sudah mengerti cara melayani Tuan Jika Tuan sedang Bernafsu dan membutuhkan Wanita ,Kami bisa mengupgrade sendiri untuk melengkapi masing masing Fungsi tubuh kami seperti apa yang lelaki sukai . Jadi seandainya..."


" Sudah...cukup..cukup..."


" Lupakan dan jangan pelajari hal hal mengenai *** dan kebutuhan Biologis manusia ,cukup pelajari hal hal yang menurut kalian akan berguna Untuk membantuku dalam pekerjaan dan pengamanan saja "


Sambung Udin menjabarkan secara singkat maksud perintahnya sebelumnya.


" Baik Tuan..laksanakan " serentak kelima Droid itu menerima perintah Udin.


" kalian tinggal Di Villa ini untuk membantu Meilin dan mengawasi keamanan sekitar Villa akan ada penghuni Baru yang akan datang nanti ,jangan lupa Laporkan padaku "


Setelah memberi beberapa arahan lagi Udin Memasuki Mobil lalu berlahan pergi.


" System Tampilkan Profil Usman berdasarkan kabar yang beredar di internet saat ini "


" Baik Tuan ..."


Setelah melihat profil sahabatnya Udin jadi tahu kalau Usman sekarang mengelola Sebuah perusahaan Transportasi umum yang cukup besar dan mengelola Sebuah gedung perbelanjaan berlantai 10 di kota semarang, selebihnya adalah berita gosip pertunangan yang tertunda .

__ADS_1


" Karna Semarang Cukup jauh sebaiknya aku mengganti Mobil dengan yang lebih ramping dan cepat " Batin udin sembari meminta System menunjukkan arah menuju showroom Mobil sport terdekat.


tak lama berselang Udin sampai di depan sebuah showroom Mobil sport Bugatti yang nampak Ramai ,sepertinya sedang ada pameran mobil terbaru yang berlangsung di sana.


Mobil om Darman yang sekarang di pakai Udin saat ini tentu saja termasuk Mobil mewah kelas atas dengan di tunjukkannya sikap penuh hormat mereka saat udin turun dan menyerahkan kunci mobil pada petugas walet akan memarkirkan Mobil itu.


" Selamat datang Tuan " sambut seorang gadis Muda yang cukup menawan menyambutnya.


Udin hanya mengangguk kecil terus melangkah kedalaman Showroom diikuti gadis itu.


" Tunjukkan padaku Mobil terbaru kalian yang paling nyaman di pakai saat kecepatan tinggi " Ucap Udin sesaatbsetelah melihat lihat beberapa model Mobil sport yang ada di ruang pameran showroom itu.


" Tuan datang ketempat yang tepat ,saat ini kami sedang memamerkan Mobil terbaru kami ,silahkan Ikuti saya .." Jawab Sera yang hari ini menyambut Dan melayani Udin ,sudah 5 hari pameran di buka tak satupun Sera mendapat kesempatan untuk melayani pembeli , ataupun pengunjung rata rata yang datang ada lah para Klien atau sugar daddy yang datang atas undangan senior seniornya . sedangkan Sera sendiri baru 5 bulan bekerja sebagai SPG di showroom ini dan hanya Berhasil menjual satu Mobil tipe lama yang di lepas dengan diskon besar tanpa menyisakan Bonus baginya ,Sera bukannya malas mencari atau melayani calon calon pembeli hanya saja persyaratan yang mereka ajukan sangat merendahkan harga dirinya sebagai seorang wanita , Dia tak ingin mengikuti jejak senior seniornya yang hanya demi bonus penjualan dan lain lain lantas mengorbankan tubuh mereka , Bulan ini dia sudah mendapat peringatan terakhir , Akhir bulan bisa di pastikan dia akan menganggur lagi .


Udin mengangguk mengikuti gadis yang berjalan di depannya sembari memutar nomor Usman lalu menghubunginya untuk mengabarkan kedatangannya ,Tak lama panggilan itu tersambung .


" Halo Bro... apa kabarmu..? "


terdengar suara Usman terdengar Agak berat di seberang sana.


" Aku baik baik saja , kebetulan aku di Jatim, dan sekarang menuju Semarang , berniat untuk mengunjungimu "


" Eh..Te..tentu saja , Untukkmu aku akan membatalkan janjiku hari ini ,perkiraan dari jatim ke semarang butuh sekitar 3 sampai 4 jam ,aku akan menjemputmu di Terminal " jawab Usman yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya dari nada suaranya, Membuat Udin semakin yakin ada masalah yang di sembunyikan sahabatnya itu.


" Nggak perlu Bro... Kamu selesaikan saja meetingmu biar aku yang mendatangimu ,kirimkan saja alamatnya.. kebetulan aku bawa mobil sendiri "


" Wiiih...keren sahabatku ,ok..nanti ku sharelock posisiku ,hati hati di jalan jangan ngebut ngebut .." terdengar pujian tulus dari Usman yang membuat Udin tersenyum bahagia.


" OK.. tenang saja aku bukan pembalap ,tentu saja akan mengemudi seperti siput "


 Udin memutuskan sambungan telefon setelah berbasa basi dengan sahabatnya itu beberapa sesaat .


" Apa Kamu Tuli gadis Brengsek !! "

__ADS_1


__ADS_2