System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Irawati...


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam akhirnya limousine yang ditumpangi udin mengurangi kecepatan lalu berbelok perlahan memasuki sebuah hotel megah berlantai 70 ,nampak menjelang tinggi dengan konstruksi yang mewah ada pemandangan Taman yang tertata asri mengelilingi bangunan besar itu


" Hotel Medana asri " Nampak dengan jelas nama itu terpampang sebuah Dinding yang sengaja di bangun untuk jadikan papan nama , Limousine berjalan pelan dan berhenti di loby besar Tampak petugas berseragam hotel dan beberapa pelayan menunggu untuk menyambut para tamu yang datang silih berganti.


" Selamat datang ....!" Ucap takzim seorang lelaki berbadan Bongsor mengenakan Jas Biru , lengkap dengan dasi Kupu kudu di lehernya sesaat setelah membukakan pintu Limousine yang udin naiki ,tersemat di dada kanannya Pin berwarna silver bertuliskan Manager berwarna Emas bergaris hitam.


" Tuan udin ... saya Permadi Manager Hotel ini yang akan memandu anda silahkan Ikuti saya..." sambung Suara ramah Permadi menyambut udin yang turun diikuti Winda dan Irawati dari limousine ...


 Udin Hanya mengagguk sedikit lalu melangkah mengikuti Permadi yang memimpin jalan memasuki Loby hotel yang luas dan Nampak ramai dengan tamu tamu yang berlalu lalang baik yang datang Dan pergi.


Tetapi Untuk saat ini Semua Tamu hotel sementara waktu Tidak Di Izinkan berjalan melewati Dua barisan dari Para staf Pegawai dan tim keamanan yang membentuk lorong penjagaan panjang membentang Dari pintu masuk sampai ke Lift husus yang hanya boleh di gunakan Direktur dan Tamu super VVIP Hotel tersebut Makin tampak mewah dengan karpet merah membentang di tengah kedua barisan itu.


" Om Nyoman sedikit berlebihan kali ini...Gumam Udin yang tidak terlalu suka Menonjolkan diri di keramaian seperti itu.


Winda sendiri sudah Tahu bahwa Hotel ini memang salah satu dari Anak perusahaan PT Surya Indah milik Udin dari Berkas Inventaris semua Badan dan Cabang Usaha yang di serahkan Nyoman Sebelum Menaiki Limousine di Bandara Tadi, Walaupun Beberapa lembar berkas yang di berikan itu hanya menerangkan Garis besar Usaha PT Surya Indah saat ini saja Winda sudah bisa Mengetahui Berapa Besar kekuasaan Udin dalam Dunia Bisnis Hususnya Di negara Ini ,Baik dalam bidang keuangan , kesehatan ,perdagangan dan Yayasan yayasan Pendidikan .


" Tak ku duga si Mesum ini Sekaya itu.." Batin Winda menatap punggung belakang Udin yang berada di depannya , sembari mengingat kembali Perkataan Udin Kepada Irawati di perjalanan tadi .


" Lihat saja ...selama aku ada di Dekatmu , tidak akan kubiarkan Kamu seenaknya mempermainkan Gadis Gadis sesuka hatimu ..." dengusnya dalam hati , Terasa getar cemburu Menjalar di hatinya.


Berbeda dengan Irawati yang Melihat sekelilingnya dengan Kagum melihat begitu hormatnya semua orang menyambut Kakak yang baru di kenalnya , Dia merasa saat ini sedang berada di alam Mimpi , Siapa yang akan Percaya Bila dia menceritakan apa yang di alaminya Hari ini..? terlebih saat ini yang dia lihat,bagaimana sambutan bak Raja di Hotel paling Mewah di kota Bogor ini.


" Kak Winda ..Aku tidak bermimpi kan...? " Bisiknya ketelinga Winda Lalu meraih tangan Winda yang saat itu sedang sibuk Bermain dengan Fikirannya sendiri .


" Maksudmu.... Apa aku terlihat Tidak nyata Atau apa kamu melihat Kakiku tidak menjejak tanah saat ini.. ? " Balas winda bercanda ,dia tahu arti dari pertanyaan Adik angkatnya itu , bagaimanapun perlu Waktu untuk bisa terbiasa ,sama halnya dengan dirinya yang selalu ternganga dengan kejutan Kejutan yang tidak biasa dari Udin .


" Bukan....Bukan..begitu maksudku...Tapi Meliha....Aauuu...! " sakit kak.." Ucap Irawati tertahan saat Bahunya di cubit Gemas oleh Winda...


" Nah jadi sekarang kamu tahu kalau sedang tidak bermimpi ".


" Ehemmm...." Terdengar deheman Udin yang menghentikan langkahnya saat mendengar Jeritan kecil Irawati di belakangnya. tentu saja dengan behenrinya langkah Udin yang secara reflex menolehkan kepalanya kepada Winda dan Irawati membuat semua mata juga tertuju pada mereka Berdua.


Winda dengan wajah memerah nampak Malu segera melangkah mendekati Udin menarik tangannya lalu sedikit memaksa mengajaknya berjalan kembali Guna menghindari banyak pasang mata yang tertuju padanya saat itu.


Udin mengikuti saja apa yang di inginkan Winda Hingga mereka memasuki Lift .


Sesaat setelahkeluar dari Lift dan memasuki sebuah Ruang Kantor yang mewah di lantai tertinggi di hotel itu , Udin segera menghempaskan Tubuhnya di sebuah Sofa sudut yang ada di sana. Mempersilahkan Permadi untuk Duduk di depannya ,sedangkan Winda Menemani Irawati kesebuah kamqr Presidential suite room untuk Beristirahat dan mengganti pakaian yang lebih nyaman sesuai permintaan winda padanya.


Presidential suite room  merupakan jenis kamar paling bagus dan paling mahal. Mempunyai fasilitas yang sangat lengkap, mulai dari ruang tamu, dapur, ruang makan, teras, hingga menyajikan pemandangan terbaik yang memang Telah Di persiapkan Nyoman Untuk Udin , yang Bahkan Dia sendiri tidak pernah sekalipun berani memakai kamar husus itu.


" Carikan aku sebungkus rokok seperti ini ,.." Ucap Udin Mengeluarkan bungkus kosong rokok dari saku jasnya , tentunya tidak akan Nikmat Kopi di hadapannya tanpa menikmati sebatang rokok.Udin memang bukan Pengopi yang ahli ,tapi dengan menghirup aroma kopi yang di buat Permadi tadi menandakan kopi itu akan nikmat.


" Baik Tuan saya akan segera mendapatkannya untuk anda .." Jawab Permadi menerima bungkus kosong dengan Hormat ,membungkuk sedikit lalu berjalan keluar , rokoknya tentu saja Merek Rokok pasaran yang murah yang banyak di jual di kios kios kecil di berbagai sudut jalan .Bebrapa kali udin mencoba merk merk baru dan berharga mahal beberapa hari yang lalu Tapi belum menemukan rasa yang pas di lidahnya ,Mungkin karna lidah lokalnya saja yang tidak bisa beradaptasi.


" System ,bukankah aku masih memiliki satu kartu peningkatan skill acak...? " Ucap Udin di dalam hati.

__ADS_1


" Benar Tuan .. apakah anda akan menggunakannya sekarang..? " System membenarkan pertanyaan Udin..


" Baik ...Aktifkan sekarang.."


" Kartu skill acak di aktifkan..."


" Biiip...biiip..biiip.."


" Selamat ..Tuan berhasil meningkatkan tingkat tenaga dalam murni ke tingkat Fana .."


Begitu pemberitahuan System Terdengar, ada gelombang Besar tenaga murni di sertai aliran murni Prana mengalir memenuhi seluruh titik titik pusat Cakra ( chi / khi ) di tubuhnya.


Definisi Tenaga dalam diterjemahkan dalam berbagai ungkapan, begitu pula dengan nama lainnya. Di Cina dikenal dengan istilah Chi, Korea khi, dan ada pula yang menamakannya prana.


Pada dasarnya Tenaga dalam adalah inti tenaga yang tersembunyi di dalam tubuh manusia. Sumber energi yang tertidur dan kurang dimanfaatkan secara optimal. Sumber energi ini terbagi menjadi beberapa titik inti energi di dalam tubuh manusia. titik inti energi inilah yang kita namakan sebagai Cakra. Sedangkan Aura adalah bias energi yang keluar dari tubuh manusia dalam bentuk cahaya dan warna yang hanya terlihat dengan mata batin yang sudah terasah.


Istilah Prana adalah bentuk tenaga dalam juga tapi lebih mengarah kepada menghimpun tenaga/energi alam yang kemudian disalurkan untuk kepentingan tertentu, misalnya saja untuk kesehatan atau penyembuhan. Tenaga dalam yang di olah dalam tubuh menjadi semacam bioelektrik, energi ini menimbulkan kekuatan yang selama ini tertidur menjadi bangkit(ida pinggala). Tenaga dalam bisa dibangkitkan dengan latihan khusus yang sifatnya latihan aerob dan anaerob (berlatih nafas) disertai jurus yang merangsang titik-titik cakra untuk aktif.


Sebenarnya ada banyak titik Cakra di tubuh manusia tetapi Ada 7 cakra Utama yang Baru bisa di fahami saat ini di antaranya .



Cakra Dasar (Aura Merah)



Sifat Cakra : dinamis, energik, semangat, berani, percaya diri.



Cakra Tantian (Aura orange)



Posisi 3 jari dibawah pusar, sebagai kekuatan(kanuragan).


Sifat Cakra : kekuatan, keseimbangan dan daya tahan tubuh.



Cakra Solar flexus (Aura Kuning )



Posisi tepat di ulu hati, sebagai sumber tenaga emosional/perasaan.

__ADS_1


Sifat Cakra : hasrat, emosi, perasaan.



Cakra Jantung (Aura Hijau)



Posisi tepat di tengah Jantung, sebagai Sumber energi kalbu/hati.


Sifat cakra : nurani, cinta, simpati, empati dan kasih sayang.



Cakra Tenggorokan (Aura biru muda)



Posisi di lekukan tenggorokan bawah, sebagai sumber tenaga suara


Sifat cakra : mempengaruhi, intimidasi, motivasi dan healing.



Cakra Ajna (Aura biru)



Posisi tepat di antara dua alis, sumber cross point


Sifat cakra : fokus, kharisma dan pengaruh.



Cakra Mahkota (Aura ungu/putih bersinar)



Posisi tepat pada ubun-ubun kepala, sumber titik energi godspot.


Sifat cakra : wibawa, cahaya keimanan, ilmu pengetahuan.


Itulah inti-inti tenaga beserta sifatnya yang disebut cakra, warna aura bisa berubah-ubah sesuai aura dominan masing-masing orang. Sifat, karakter dan tubuh manusia bisa terdeteksi dari aura yang dimunculkan. Latihan-latihan tertentu pada titik-titik cakra bisa membangkitkan kekuatan khusus. Misalnya kekebalan, kharisma, hipnotis dan juga ilmu kanuragan.


Apapun latihan yang dilakukan sebaiknya dibarengi niat kebaikan (diwakili cakra jantung) dan keimanan (cakra mahkota) dan kesehatan tubuh (cakra dasar )

__ADS_1


Dengan bantuan System tidak memerlukan Waktu lama untuk Udin menguatkan ketujuh titik Cakra di tubuhnya ,Auranya berpendar dengan berbagai macam Warna hingga akhirnya memudar secara berlahan ,ketika Udin menekannya dengan cara Mengalirkan aliran Murni inti sejati menyelubungi titik titik cakra.


__ADS_2