System Berbagi Keberkahan

System Berbagi Keberkahan
Menggapai mimpi


__ADS_3

Hari sudah semakin gelap perlahan kutarik gerobakku mengikuti jalan tanah menuju rumahku sebelumnya berencana mampir kewarung Bu de gisah satu satunya warung di kampungku,Membeli lauk sederhana intuk makan malamku nanti,aku terbiasa makan dua kali berangkat dan sepulang dari mulung.


Bu de gisah sudah berumur 60 tahun lebih dan tinggal sendirian ,anak menantu dan cucunya pergi ke kota membuka warung kecil di sana.


mereka pulang setahun sekali,sering ku dengar dari warga beliau tidak ingin ikut mereka " tidak mau merepotkan " itu salah satu kata yang selalu beliau katakan jikalau ada yang bertanya ,kenapa tidak ikut anak ke kota.


" Ding... misi tersembunyi terbuka , membantu Bu Gisah memadamkan kebakaran warungnya "


" hadiah 1.000.000 Rp "


Mendengar suara System itu tanpa menunggu waktu aku segera bergegas menuju warung Bu Gisah , gerobak kesayanganku ketinggalan begitu saja,nyawa lebih penting dari segalanya.


sesampainya disana ku lihat asap membumbung dari belakang warung beliau,


 " Bu de..Bu de...!!. " teriakku memanggilnya...


tidak ada sahutan,kekhawatiranku makin memuncak, dengan sedikit kekuatan ku dobrak pintu tersebut.


" Braaak...!! "


Semburan asap hitam langsung menuju kearahku pandangan sedikit kabur ,kupaskan membuka mata berusaha memastikan penyebab asap tersebut berasal.


ruangan ini adalah dapur sekaigus tempat penyimpanan barang kebutuhan pokok yang biasa beliau jual..


" Bu de...!!! ...Bu De...."


sekali lagi teriakanku membahana berharap ada jawaban ,dengan itu Ku bisa tahu di mana posisi beliau.


" Sebaiknya ku padamkan dulu api penyebab asap ini " gumamku semakin khawatir keselamatan bu de gisah.


tidak jauh dari sana kulihat gentong air besar plastik berwarna merah,para warga biasanya menggunakan itu untuk menampung persediaan air untuk memasak dan mandi.lebar gentong itu dua kali pelukan orang dewasa.


segera kuangkat gentong itu dengan mudah saat itu tidak ada terlintas di benakku mengapa gentong itu bisa kebawa dengan mudah..bahkan dengan entengnya menyiram seperti menggunakan ember kecil saja.


" BUUUUURRRRR.....!!! "


seluruh ruangan kecil itu di Penuhi air dari gentong tersebut..


Api telah padam asap sudah tidak mengganggu pengelihatanku ,ku lihat sekitar ruangan tidak kutemukan apa yang menjadi kekhawatiranku sedikit bernafas lega menoleh kebelakangu, Rupanya beberapa warga yg berdekatan dengan warung bude telah datang untuk membantu,


" Tapi mengapa mereka terlihat aneh dengan wajah bingung dan mata membesar menatapku..? " Aku membatin,jangan jangan ada yang salah dengan caraku memadamkan api tadi.


" Ada apa dengan kalian... ? " ucapku Sambil berusaha membersihkan tubuh dan wajahku.


" Ka...Kamu Kuat sekali mengangkat gentong dengan satu tangan "

__ADS_1


Ucap pak dirman tetangga terdekat bu de gisah yang datang paling cepat datang dengan beberapa warga yg lain..


" Aaah... tentu saja dia melihat apa yg kulakukan tadi,pantas saja mereka sedikit linglung sekarang " ucapku membatin


" Sudahlah Bantu aku mencari bude Gisah dulu,jangan Fikiran yang lain lagi " Tepisku mencari alasan agar tidak perlu menjelaskan,sambil segera berbalik memasuki belakang warung bude gisah.


" Nak Udin ga perlu khawatir, mbok gisah sore tadi di jemput ali anaknya,ada perayaan di kota "


ujar pak dirman menenangkanku.


" Oh Syukurlah... " Akhirnya aku bisa bernafas lega ,setidaknya aku bisa menyelesaikan tugas System kataku dalam hati.


Setelah Berbasa basi Santai dengan warga sekitar aku segera beranjak mengambil gerobakku berpamitan pulang,entah apa mereka percaya dengan alasan yang kukatakan, biarlah itu tidak menjadi beban fikiranku.


dalam perjalanan pulang suara System Terdengar.


" Selamat Pemilik menyelesaikan Tugas Rahasia, mendapatkan bonus modal 1.0000.000 Rp. hadiah langsung masuk ke investor ".


" up date System "


" Data Pemilik.."


" Nama : UDIN MUNA ( Level 01 ) "


" Umur : 21 Tahun "


" Skill : ** Ahli semua Bisnis


           ** Ahli pencak silat Kuno


           ** Master tenaga dalam tingkat puncak


" Point : 9 ion "


" Keberkahan : 3 "


" Harta : 80% saham PT Djuram.


" Tugas pertama selesai " ucapku bersemangat menaruh gerobakku dan segera pergi membersihkan diri.


"sepertinya malam ini perut hanya akan tersimpan dengan mie rebus saja,setelahnya aku harus mempelajari System lebih mendalam sambil tiduran.


ketika hendak merebahkan diri di kasur tipis satu satunya milikku,aku melirik notifikasi handphone jadul kesayanganku, handphone ini memang tidak pernah kubawa bepergian,bukannya tidak mau,batrynya ampun dah Droop parah,10 menit terpisah dari charger langsung mati.


apa hendak di kata terpaksa Ku jadikan penunggu rumah saja.

__ADS_1


handphone ini adalah satu satunya harapanku bisa mendengar kabar dari keluargaku yang jauh di sana,walaupun tak pernah sekalipun ada pesan ataupun telfon dari mereka,aku tak pernah kecewa atau berhenti berharap.


" Mungkin mereka masih kecewa " ujarku dengan wajah murung.


" tapi sekarang aku bukan yang dulu..tunggu aku Akan datang dan membahagiakan kalian !!!"


Banyak panggilan Tak terjawab dari nomor yang tidak di kenal,dengan nomor yang sama..


" Apakah Ini mereka ..? "


dengan tangan agak gemetar keputusan untuk menelepon balik,terdengar nada sambung beberapa kali dan akhirnya di jawab.


" Ha..Ha..Halo Apakah Ini Tuan Udin..? "


" Bukan...ini Bukan suara mereka... lalu siapa..?" batinku terdiam cukup lama,rasa rindu ini sangat menyiksaku..apa kabar kalian di sana..? apakah....


" Halo...Halo..Tuan Udin..?!! "


" Apa anda mendengar saya..?"


aku seketika tersadar dari lamunanku dan segera menjawab.


" Benar ini saya Udin "


" Maaf ini dengan siapa..?! "


terdengar suara agak gugup di sana ada beberapa barang yang jatuh,entah apa itu..


" Saya Darman Tuan, Manager Umum PT.Djuram,saya menghubungi Tuan dari siang tadi,akhirnya sekarang Bisa berbicara langsung dengan Tuan Udin "


" Aku mengerti apa yang akan pak darman sampaikan,kirimkan saja jadwal meeting dan yang lainnya kepadaku,nanti akan keputusan apa yang perlu untuk itu " jawabku Santai.


sesuai dugaanku skill bisnis sangat membantuku memahami seluk beluk tentang perusahaan,Terasa sangat mudah dan gamblang.


" Baik Tuan saya akan mengaturnya sekarang juga "


Ucap pak dirman yang dalam hatinya masih tidak percaya Pemilik 80% saham perusahaan tempatnya bekerja ternyata masih muda dari pembicaraan cukup lama tadi dia tahu bahwa bos barunya sangat berpengalaman,tak ada niat sediktpun menunda pekerjaannya sekarang.segera mempersiapkan apa yang di minta tuanya dan mengirimkannya ke email.


Setelah merenung sebentar Udin merebahkan tubuhnya lalu bergumam.


" Sebentar lagi aku akan menemui kalian,jaga diri dan kesehatan kalian, Abang akan datang..ayah ibu..tunggu aku,akan kubalas setiap tetes air matamu dengan kebahagiaan...hanya kebahagiaan... "


tak terasa air mata menetes di ujung pelupuk mata udin,mengingat banyak kebodohan yang dia lakukan di masa masa itu,betapa naif dan egonya dia dengan kehidupan malam ,minum dan Judi juga wanita .


"dengan adanya System aku Akan mewujudkan impian kalian,percaya padaku !!!"

__ADS_1


perlahan matanya terpejam terdengar dengkuran halus...


__ADS_2