
" Tok...tok..tok... !!! Diin ...Udin...!!! "
" ini aku .. Usman...Bangun...!!"
aku Terbangun segera membuka pintu untuknya.
" Ada apa Broo Ini masih Pagi sekali,bahkan ayam saja masih malas berkokok " ujarku sambil mempersilahkan sahabatku itu untuk duduk di kursi yang aku buat sendiri dari sisa papan limbah bangunan yang ku temukan,walaupun tidak indah di pandang,setidaknya itu kuat sesuai kegunaannya, yaitu untuk di duduki.
" Di rumahku ada Seseorang ...."
" Apa ..!!! ada Maling ..? " ucapku memotong omongan Usman,karna melihat raut mukanya penuh kecemasan..
bukankah aku sekarang seorang ahli pencak silat... ini akan menjadi pertarungan perdanaku Rasanya sudah gatal ingin mencoba.
" Ayo Broo bawa aku kesana,kupastikan tidak ada yang akan menyentuhmu,akan kubuat mereka menyesal karna telah mengganggumu."
ketika aku Akan bergegas keluar menuju rumah Usman dia segera menahanku dengan meraih pundakku.
" Bu...Bukan Broo.. orang itu bukan seperti yang kamu duga.."
" lantas...? " ucapku mengerutkan kening semakin penasaran.
" Kamu ingat Bibiku..? Bibi merry.. yang pernah kuceritakan padamu dulu..? "
" ya..aku ingat " jawabku .
Seingatku dari cerita usman dulu Bibi merry adalah saudara tiri satu satunya almarhum ayah usman,Hubungan mereka tidaklah baik,bibinya sangat membenci keluarga Usman, menurutnya Kehadiran nenek usmanlah yang membuat ibunya di ceraikan dan seluruh keluarga nya di usir dan tidak di akui lagi oleh kakeknya.
sejak saat itu Bibi merry hidup menyendiri dan bersumpah untuk membalas sakit hatinya kepada keluarga usman.
Oleh sebab kakek usman Jatuh sakit dan meninggal dunia akhirnya semua usaha di wariskan kepada ayahnya usman.
tidak ada Gading yang tak retak, ayah usman bukanlah pengusaha yang beruntung kekayaan merekapun habis , merugi entah itu di tipu investasi Bodong , atau membayar denda yang tinggi sebab evaluasi bisnis yang salah ,hingga hingga mereka berada di titik terendah atau bangkrut,ayah ibunya meninggal tak lama setelah itu,aku sendiri tidak bertanya banyak penyebab orang tuanya meninggal.
" katakan ...ada apa ,apa bibimu datang menindasmu lagi...? ". Ucapku menduga...
" Bukan ....yang datang bukan bibiku,melainkan pengacaranya, bibiku sudah meninggal.." Ucap usman pelan.
tampak ada sedikit kesedihan di matanya..
" lalu apa yang pengacara itu katakan padamu,apa dia akan menuntutmu, atau apa...? " tanyaku tidak sabaran.
" Bibiku mewariskan semua harta kekayaannya kepadaku," jawab usman ,tidak ada raut bahagia di wajahnya,yang terlihat justru rasa bersalah dan ketidak percayaan, bagaimana tidak... entah berapa lama mereka putus hubungan , sedikit tidak aku mengerti apa yang ada dalam Fikirannya.
__ADS_1
Satu hal yang aku fahami saat ini,ini pasti keajaiban dari System keberkahan yang ku berikan padanya kemarin, itu pasti..
aku mengela nafas lalu mendekat dan menepuk pundak sahabatku,
" Broo ...aku yakin bibimu punya alasan sendiri hingga mengambil keputusan seperti itu,sebaiknya kamu melupakan semua..manusia tak luput dari dosa dan salah " ucapku menenangkan keraguan yang di alamnya saat ini.
" Sebaiknya kamu jangan mengecewakan beliau,terima dan pelihara wasiat yang beliau berikan padamu .." sambungku sambil menatap lurus ke matanya.
" semoga kamu memilih jalan yang baik kawan,mulai saat ini hidupmu kedepan ditentukan oleh piihanmu,jadilah sukses melebihi cita cintamu seperti apa yang pernah kamu katakan padaku kemarin " ucapku dalam hati,ada rasa bahagia dalam hatiku,bagaimana tidak,beberapa hari yang lalu aku bahkan tidak bisa merubah kehidupanku sendiri,sekarang aku malah bisa membantu sahabatku menjadi sukses." Terimakasih System " renungku dalam benak.
" sama sama Tuan " balas System.
" Eh...aku bahkan lupa kamu ada dalam diriku dan bisa berkomuniksi denganku dalam hati ha..ha.."
" tidak apa Tuan, System memahami kemampuan berfikir Tuan yang lemah " jawab System menyindir..
" Sialan...hari masih Pagi tapi kamu sudah membuatku esmosi " rutukku..
" Oh...iya Broo pagi ini aku akan berangkat ke kota jatim untuk mengurus semua di bantu pengacar almarhum bibiku,mungkin aku tidak bisa kembali menemanimu disini untuk waktu yang cukup lama, Aku berniat mengajakmu bersamaku,kamu adalah satu satunya keluargaku saat ini.." Ucap usman mentap balik padaku.
"Kawan aku tidak salah memilihmu .." ucapku dalam hati seraya menepuk nepuk pundak sahabatku .
" aku percaya kamu dapat menyelesaikan dan melewati itu sendiri...jangan khawatirkan aku,aku akan secepatnya menemuimu,ada beberapa hal yang harus kuselesaikan dulu di sini.."
" kamu serius tidak ikut denganku..? walaupun aku belum tahu apa yang di wariskan bibiku tapi aku yakin itu akan cukup untuk kita memulai hidup yang lebih baik.." Usman berusaha meyakinkanku.
" jangan khawatirkan aku Broo, aku baik baik saja,kuharap saat aku mengunjungi nanti kamu sudah menjadi orang sukses,dan aku akan membantumu menghabiskan semua uangmu dengan cepat.." selorohku pada usman sambil berkacak pinggang bergaya bak bos bos besar yang aku lihat di TV balai desa..
" Ha...ha... tentu saja ...tentu saja kamu boleh menghabiskan semuanya.." Ucap usman tertawa ..
" baiklah aku Akan berangkat sekarang..aku harap kamu ingat janjimu untuk menemuiku..!!" sambung usman sambil melambaikan tangannya dari kejauhan.
" Diig.."
" Selamat Tuan berhasil memberikan keberkahan Kepada yang terpilih "
" mendapat kan 1000 point ( ion ).. "
" mendapatkan lima tambahan keberkahan "
" Mendapat 100.000.000 Rp "
" satu Kotak Kejutan "
__ADS_1
terdengar nada System di kepalaku .
" ternyata System sangat murah hati ,tidak akan lama lagi aku akan menjadi orang terkaya di dunia " batinku sambil tersenyum .
" update System "
" Data Pemilik.."
" Nama : UDIN MUNA ( Level 01 ) "
" Umur : 21 Tahun "
" Modal : 101.052.000 Rp.
" Skill : ** Ahli semua Bisnis
** Ahli pencak silat Kuno
** Master tenaga dalam tingkat puncak
" Point : 109 ion "
" Keberkahan : 8 "
" Harta : 80% saham PT Djuram
" kotak Kejutan: 1
" System buka Kotak Kejutan " ucapku penasaran dengan isi nya.
" Baik Tuan..membuka Kotak Kejutan "
" Selamat Tuan mendapatkan vila no 01 di taman indah residen , surat dan kunci telah di simpan di inventory. "
tidak dapat ku sembunyikan keterkejutanku..,bagaimana tidak taman indah residen ...siapa yang tidak tahu itu adalah komplek vila di ibukota jatim tempat para artis artis dan pejabat tinggal ,
Sepertinya tidak lama lagi aku akanmenyusul Usman ke jatim ," tunggu aku kawan ..! "
Hari ini Aku berniat untuk berlatih pencak silat dan tenaga dalam yang telah System berikan padaku, semakin cepat ku kuasai semakin cepat aku akan keluar dari tempat ini mencari keluargaku,
karna dari ingatan System dunia di luar sana akan banyak kutemui pendekar pendekar tangguh yang jauh melebihiku, maka aku akan bersiap lebih dahulu,aku tak ingin gagal lagi kali ini.
dalam hatiku aku bersumpah tidak akan kunikmati kebahagiaan dunia ini sebelum adik adikku ,ayah ibuku bersama denganku,akan ku nikmati anugerah ini bersama dengan kalian..!!!
__ADS_1