TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN

TABIB JENIUS DARI MASA DEPAN
BAB 28. KEKECEWAAN FRANSISCA


__ADS_3

Saat Sisca sedang asik bercengkrama dengan Pelayan nya ,Seorang Wanita cantik mengunakan gaun berwarna biru dengan beberapa hiasan indah melilit di pinggang nya berjalan menuju ke arah nya.



Sisca menatap ke arah wanita itu,sesaat Dia terpaku Wanita itu tersenyum ke arahnya.



Dari senyuman nya Sisca melihat ada seringai licik entahlah? Dia melihat ke arah nya dengan tatapan memicing ' ada yang aneh dari Wanita ini, tetapi apa?' monolog nya dalam hati.



Sisca akui wanita di depan nya yang sekarang tersenyum polos ini,begitu cantik anggun secara bersamaan,aura nya sedikit suram membuat Sisca menatap nya tak suka.



Jika vexna menatap ke arah Sisca dengan wajah yang Full senyum, sebaliknya yang terpancar dari raut muka Siska hanya senyuman kaku.



Wanita itu menunduk sebentar memberi hormat seperti biasa" salam untuk kakak,semoga kakak selalu bahagia" ujarnya dengan senyuman yang tak pernah luput dari bibirnya.



Jika para pelayan terpukau dan tidak sedikit yang tertunduk malu berbeda dengan Sisca ia tau senyuman itu senyuman palsu cihhh apa ku bilang ?,buah itu takan jauh dari pohon nya!'



Sisca tersenyum simpul 'baiklah ayo kita mulai ' jika wanita itu bisa berpura-pura Ramah kenapa dia tidak?



" Adik...bangunlah,bagaimana kabarmu?" Dia mencoba tersenyum seramah mungkin.


" A..ah itu aku baik k,bagaimana kabar kakak apa setelah jatuh dari kereta kakak tidak apa-apa?. " ia tau arti dari kata kata itu

__ADS_1


' Apa iya sedang berharap aku mati dan tidak bangun lagi ckckck wanita ini ?,'



"Hummm aku baik bagaimana dengan mu di pengasingan apa kau baik baik saja dik?!,


oh apa kamu makan dengan baik ?"


Tentu Sisca tak bodoh apanya yang enak? Apa nya yang sehat? Hahaha di sana adalah daerah yang jauh dari kata layak dan makanan?! hais sepertinya amat sangat sulit bagaimana pun aku hanya mengikuti apa yang kau main kan??!!.



Di dalam hati Vexna ia sedang mengumpat ke arah wanita berwajah polos itu,kakak apa? Saat memanggil nya dengan sebutan kakak rasanya Vexna ingin muntah. ahhhh sialan !!,,



Apalagi saat dia bertanya tentang ke adaan nya di pengasingan benar benar ,.?!!!




" Ahhh kakak aku baik baik saja ah yahhh Ini kak ! Aduhhh" Vexna Berjalan memegang tangan Sisca dan terjatuh setelahnya.



Ia merintih sakit di sikunya ,sedetik kemudian Ia menangis dan terlihat tidak berdaya. seketika Sisca dibuat bingung olehnya,kenapa dia jatuh??



Tepat ketika Sisca dan Pelayan disana kebingungan ,dari arah belakang Sisca Tuan Hao yang tak lain adalah sang kakek datang ,ia terlihat marah entah pada siapa,ia berjalan agak cepat ke arah Jatuhnya Vexna membantunya berdiri .



Ada kemarahan di wajah sang Kakek. Ketika melihat Sisca dan itu membuat Sisca paham apa yang terjadi.

__ADS_1



Detik berikut nya nada suara Tuan Hao sedikit serak entah karna kurang minum atau sedang menahan amarah.



" Katakan Sisca apa yang kau lakukan pada adikmu?!" terlihat jelas amarah di dalam nada suaranya .



Sedangkan Vexna menatap sedih ke arah nya Ia berkata,


" Kakek jangan marah Kakak tidak sengaja mendorongku,aku lah yg kurang berhati hati tolong jangan marah kek!" lirihnya menatap takut ke arah Sisca dan bersembunyi beberapa langkah ke belakang sang Kakek.


Sedang yang di tuduh hanya melongo tak percaya.'Kapan aku mendorong nya? ahhh dia ingin memfitnah diriku,haiss kau salah orang Vexna aku bukan Sisca Aku Alea.



Pantang bagiku untuk kalah pada manusia seperti mu !' ia masih berperang di dalam hati Suara bas seseorang membuat nya tersadar .



" Apa benar yang vexna katakan Aiyong? Benarkah kau mendorong nya?,Jika benar kakek akan kecewa padamu,kalian berdua cucuku bagaimana munkin salah satu dari kalian bersikap seperti ini apa yang akan aku katakan pada orang luar nanti jika wanita di keluarga ini mencelakai satu sama lain seperti ini !,JAWAB AIYONG!!" marah sang kakek.



Sisca diam ia terpaku pada ucapan sang Kakek,kenapa sang kakek marah padanya ? tetapi kenapa? Bukan kah tadi Vexna jatuh sendiri?



Apa kakek percaya pada Vexna dan bukan dirinya? , iapun sibuk memikirkan sikap sang Kakek.



Namun dengan Kediaman dari Sisca membuat sang Kakek berpikir bahwa Sisca sengaja mendorong adiknya sampai ia lecet dan kesakitan seperti itu,bagaimanapun keduanya adalah Cucu kesayangan nya walaupun sebelum nya Vexna membuat kesalahan .

__ADS_1


__ADS_2